Ini Jadwal Rapat FOMC The Fed 2024 & Hasilnya!

Mari kita lihat apa itu, apa yang diputuskan, apa dampak dari pertemuan The Fed di pasar, dan jadwal pertemuan FOMC The Fed untuk tahun 2024.

Apa itu the FED?

suku bunga the fed
Sumber: Situs The Fed

Federal Reserve System (The Fed) adalah sebutan untuk bank sentral Amerika Serikat. The Fed merupakan salah satu institusi paling berpengaruh di dunia. Hasil rapat The Fed selalu ditunggu oleh banyak negara, termasuk Indonesia.

Kita akan melihat apa yang bisa kita harapkan dari Federal Reserve, tidak hanya di pertemuan berikutnya, tetapi sepanjang tahun. Tanpa diragukan, ini adalah salah satu topik yang paling menarik bagi investor, karena tidak hanya berdampak langsung pada perkembangan pasar (saham, mata uang, indeks), tetapi juga pada ekonomi itu sendiri.

Pertemuan The Fed: pertemuan FOMC

Ketika kita berbicara tentang Federal Reserve (Fed), untuk memahami semua yang terjadi dalam pertemuannya, kita harus mengenal empat konsep:

  • FOMC: merupakan kepanjangan dari Federal Open Market Committee yaitu Komite Pasar Terbuka Federal dari Federal Reserve. FOMC terdiri dari 12 anggota. Bertanggung jawab atas strategi kebijakan moneter untuk mencapai tujuan. Bertemu 8 kali dalam setahun, sekitar setiap 6 minggu, di Washington. Biasanya, dari 8 kali pertemuan dalam setahun, setengahnya kemudian menawarkan konferensi pers.
  • Notulen The Fed: merangkum secara detail semua topik yang telah dibahas oleh FOMC dalam pertemuannya. Notulen dipublikasikan 3 minggu setelah setiap pertemuan FOMC dan menunjukkan pendapat semua anggota yang telah berpartisipasi dalam pertemuan.
  • Buku Beige: adalah kumpulan data yang digunakan FOMC dalam pertemuannya untuk mengambil keputusan. Diterbitkan sekitar 2 minggu sebelum pertemuan FOMC.
  • Dot plot: adalah grafik yang menampilkan serangkaian titik. Grafik ini dipublikasikan secara gratis setelah setiap pertemuan Federal Reserve dan mencerminkan apa yang dipikirkan setiap anggota tentang apakah suku bunga akan naik atau turun dalam sisa bulan tahun ini dan tahun-tahun berikutnya, dan sejauh mana. Berasal pada akhir 2011 dengan Ben Bernanke sebagai presiden Bank.

Selama pertemuan The Fed, anggota FOMC akan memulai rapat dengan membahas kinerja ekonomi nasional dan global. Termasuk melihat kembali indikator-indikator ekonomi seperti tingkat inflasi, tingkat pengangguran dan kondisi PDB untuk mencapai ekonomi yang sehat.

Kemudian, agenda utama pertemuan The Fed adalah mendiskusikan dan menentukan kebijakan moneter. Ini termasuk membahas suku bunga (baik peningkatan, penurunan maupun mempertahankan) berdasarkan prospek perekonomian. Tujuannya adalah mencapai lapangan pekerjaan yang maksimal, kestabilan harga dan tingkat suku bunga jangka panjang yang moderat.

Setelah diskusi menyeluruh, anggota FOMC akan melakukan pemungutan suara untuk kebijakan moneter. Keputusan ini dibuat secara langsung mempengaruhi tingkat suku bunga dan ketersediaan kredit. Hasil dari pemungutan suara kemydian akan diumumkan ke publik.

👉 Simak saham terbaik dan terburuk di indeks Dow Jones

Dengan diskusi kondisi ekonomi, membuat kebijakan moneter dan pemungutan suara soal suku bunga, FOMC akan terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan stabilitas ekonomi. Memahami tindakan ini akan memberikan konteks berharga untuk menafsirkan tindakan The Fed dan dampaknya pada perekonomian serta pasar keuangan.

Jadwal Pertemuan The Fed

Hasil pertemuan The Fed Mei 2024

Baru-baru ini, perhatian investor tertuju pada rilis indikator inflasi Amerika Serikat atau yang disebut Personal Consumption Expenditures (PCE) price index.

Komite Federal Reserve telah memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga federal antara 5,25% dan 5,5%. Ketua Fed, Jerome Powell, secara eksplisit menyatakan bahwa tidak ada kenaikan suku bunga pada pertemuan Juni, menganggap langkah tersebut tidak mungkin. Powell menyatakan bahwa kenaikan suku bunga hanya mungkin terjadi jika ada bukti kuat bahwa kebijakan moneter saat ini gagal menurunkan inflasi ke target 2%.

Selain itu, Fed akan memperlambat laju pengurangan kepemilikan sekuritasnya, menurunkan batas penebusan bulanan untuk obligasi Treasury dari US$ 60 miliar menjadi US$ 25 miliar dan mempertahankan batas untuk penebusan utang agensi dan sekuritas yang dijamin dengan hipotek sebesar US$ 35 miliar. Langkah ini mencerminkan tekad Fed untuk mengendalikan inflasi dan mengembalikannya ke tingkat target.

“Saya pikir tidak mungkin langkah kebijakan suku bunga berikutnya adalah kenaikan. Saya akan mengatakan tidak mungkin”

Jerome Powell, Ketua FED (1 Mei 2024)

Apa yang diharapkan dari The Fed pada Juni 2024?

Pertemuan berikutnya dari Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dijadwalkan pada tanggal 11-12 Juni 2024, dengan ekspektasi bahwa Fed akan mempertahankan tingkat suku bunga antara 5,25% dan 5,50%. Sebagai badan utama pembuat kebijakan moneter Federal Reserve, FOMC memainkan peran krusial dalam mempengaruhi variabel ekonomi utama, termasuk tingkat tabungan individu.

Keputusan dalam pertemuan ini akan didasarkan pada data ekonomi terkini, terutama fokus pada inflasi dan ketenagakerjaan, yang merupakan elemen penting untuk menilai keseimbangan ekonomi AS antara kesempatan kerja dan stabilitas harga.

“Namun, prospek ekonomi tidak dapat diprediksi dan kami tetap sangat waspada terhadap risiko inflasi. Kami telah menetapkan bahwa belum tepat waktunya untuk mengurangi suku bunga The Fed sampai kami lebih yakin bahwa inflasi mendekati 2% secara berkelanjutan.”

Jerome Powell, Ketua FED (1 Mei 2024)

Namun tingkat suku bunga ini sudah pada siklus tertingginya. Sehingga jika ekonomi sesuai dengan yang diharapkan maka akan ada pemangkasan suku bunga ke level moderat di tahun ini.

Apa yang diharapkan dari The Fed
Sumber: Morningstar

Jadwal pertemuan FOMC The Fed 2024

Rapat FOMC The Fed dijadwalkan bertemu 8 kali dalam setahun dengan jarak sekitar 40 hari antara setiap pertemuan. Sekarang, mari kita lihat jadwal pertemuan The Fed untuk tahun 2024.

  • 30-31 Januari. (Dilakukan)
  • 19-20 Maret. (Dilakukan)
  • 30 April-1 Mei. (Dilakukan)
  • 11-12 Juni: termasuk membahas proyeksi ekonomi.
  • 30-31 Juli.
  • 17-18 September: termasuk membahas proyeksi ekonomi.
  • 6-7 November.
  • 17-18 Desember.

Jika Anda tertarik pada kebijakan bank sentral, Anda juga bisa mengunjungi kalender kami untuk mengetahui pertemuan berikutnya dari ECB.

Apakah The Fed telah menaikkan suku bunga pada Mei 2024?

The Fed mempertahankan suku bunga pada pertemuan bulan Mei 2024 lalu dalam kisaran 5,25-5,5%. Meski demikian, perlu dipahami bahwa level suku bunga acuan The Fed ini menjadi yang tertinggi selama hampir 23 tahun.

apa itu fed

The Fed masih belum memiliki kepercayaan diri yang cukup untuk berpikir bahwa perjuangan melawan inflasi telah dimenangkan. Itulah sebabnya pada pertemuan FOMC, The Fed memutuskan untuk menunggu dan tidak menurunkan suku bunga sampai mereka melihat bahwa inflasi terkendali dan menurun secara berkelanjutan ke target 2%.

Berapa banyak kenaikan suku bunga The Fed pada 2023?

Pertemuan terakhir Januari mengkonfirmasi fase baru di mana suku bunga tetap tidak berubah. Ini adalah penundaan ketiga berturut-turut setelah 11 kenaikan berturut-turut suku bunga yang dilakukan sejak Maret 2022.

Artinya, The Fed menaikkan suku bunga 11 kali berturut-turut sejak Maret 2022 dan menghentikan siklus ini pada Juli 2023.

Apakah The Fed akan memangkas suku bunga tahun ini?

Ketua The Fed Boston, Susan Collins, dan John Williams, dari New York, telah mengatakan bahwa pemangkasan suku bunga pertama kemungkinan akan terjadi tahun ini. Namun keduanya mengatakan pemangksan tidak akan terjadi sebelum Juni 2024.

Sama seperti Raphael Bostic, dari Atlanta, telah menyebutkan bahwa saat ini mereka sedang mempertimbangkan pengurangan pada suatu waktu di musim panas ini.

Pesan resmi yang disepakati oleh semua anggota adalah bahwa dibutuhkan kesabaran dan mereka tidak akan mengambil tindakan sampai yakin bahwa inflasi akan turun secara berkelanjutan. Dan pesan ini menjadi semakin penting setelah melihat bahwa inflasi pada Januari berada pada level yang lebih tinggi dari yang diharapkan dan diinginkan.

the fed suku bunga

Padahal dalam sejarahnya, The Fed cenderung memangkas dengan cepat suku bunga untuk bereaksi terhadap resesi ekonomi. Tetapi saat ini, ekonomi Amerika Serikat cukup solid, pengeluaran konsumen tetap kuat dan pengangguran berada pada titik terendah. Jadi, situasi serupa ketika The Fed mulai meningkatkan suku bunga pada Maret 2022.

Apa dampak pertemuan The Fed terhadap pasar?

The Fed lembaga yang sangat penting untuk kesehatan ekonomi Amerika Serikat dan memiliki dampak signifikan pada pasar keuangan global. Pertemuan FOMC The Fed di mana kebijakan moneter ditentukan, terutama sehubungan dengan suku bunga, dapat memiliki dampak yang relevan pada pasar keuangan.

Apa yang terjadi ketika ada kenaikan suku bunga?

Ketika The Fed memilih untuk meningkatkan suku bunga, atau kebijakan lain yang ditujukan untuk mengurangi likuiditas dalam sistem, dalam konteks menahan tingkat harga, ini mengakibatkan perlambatan ekonomi.

Kenaikan suku bunga, sebenarnya, menghambat pinjaman, membuatnya lebih “mahal”. Pada gilirannya, memiliki efek negatif pada permintaan agregat dan tingkat konsumsi.

fed rate

Penurunan likuiditas juga mempengaruhi pasar saham. Likuiditas yang ketat menunjukkan sumber daya yang lebih sedikit untuk investasi. Oleh karena itu, pada umumnya, peningkatan suku bunga dikaitkan dengan penurunan nilai saham.

Namun, dalam beberapa kasus, pasar mungkin sudah “mendiskontokan” efek kenaikan tersebut, yang terjadi ketika, seperti biasanya, The Fed telah mengantisipasi niat kebijakan moneter mereka sebelum keputusan resmi. Dalam kasus ini, efeknya di pasar mungkin lebih moderat.

Di masa ketidakpastian, seperti yang terjadi setelah kenaikan suku bunga, berinvestasi dalam saham defensif bisa menjadi strategi yang sangat baik. Juga aset safe haven, yang menunjukkan korelasi rendah dengan siklus ekonomi, seperti berinvestasi dalam emas, bisa menjadi strategi investasi yang baik.

Apa yang terjadi ketika ada penurunan suku bunga?

Sebaliknya, ketika ada penurunan suku bunga oleh The Fed atau lembaga bank sentral lainnya, efek yang berlawanan dari kenaikan suku bunga biasanya dicari. Konsekuensi utama dari penurunan suku bunga meliputi:

  • Stimulasi Ekonomi: Penurunan suku bunga membuat pinjaman menjadi lebih murah. Ini dapat mendorong baik perusahaan maupun konsumen untuk mengambil lebih banyak pinjaman untuk investasi atau konsumsi, masing-masing.
  • Peningkatan Konsumsi: Dengan lebih murahnya berhutang, konsumen mungkin merasa lebih cenderung untuk melakukan pembelian besar, seperti rumah atau mobil, yang pada gilirannya dapat mendorong permintaan agregat dalam ekonomi.
  • Dampak pada Pasar Saham: Penurunan suku bunga dapat memiliki efek positif pada pasar saham. Dengan menurunkan biaya pembiayaan dan meningkatkan konsumsi dan investasi, perusahaan dapat melihat peningkatan dalam harapan keuntungan mereka, yang biasanya tercermin dalam peningkatan harga saham.
  • Depresiasi Mata Uang: Dalam beberapa kasus, penurunan suku bunga dapat menyebabkan depresiasi mata uang nasional terhadap mata uang lain, karena investor akan mencari pengembalian yang lebih tinggi di pasar lain, menjual mata uang lokal dalam prosesnya.
  • Risiko Inflasi: Meskipun penurunan suku bunga bertujuan untuk merangsang ekonomi, efek samping yang mungkin adalah peningkatan inflasi. Ketika konsumsi dan investasi meningkat, harga dapat mulai naik, terutama jika penawaran tidak dapat memenuhi peningkatan permintaan.

Intinya, ini adalah kalender pertemuan FED berikutnya, agar Anda tidak melewatkan satupun dari mereka, dan dengan cara ini Anda dapat bereaksi di pasar, sesuai dengan petunjuk dari Federal Reserve, apakah ekspansif atau kontraktif.

Bagaimana dampak kebijakan suku bunga AS pada perekonomian Indonesia?

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang atau juga disebut sebagai emerging market yang juga akan merasakan dampak dari setiap keputusan The Fed.

Sebagai contoh, pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang dilaksanakan pada 19-20 Maret 2024 juga melihat perekonomian global terutama sikap The Fed sebagai bank sentral Amerika Serikat (AS).

RDG BI memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 6% dengan mempertimbangkan kebijakan The Fed yang masih berusaha menurunkan laju inflasi di negara tersebut. Dengan melihat kondisi ini, seperti yang kita ketahui The Fed juga mempertahankan suku bunganya.

Adapun alasan BI mempertahankan suku bunga dengan melihat kebijakan The Fed adalah berupaya menahan laju arus modal asing keluar dan berupaya menarik arus modal asing masuk.

Sebab perkembangan ekonomi global ini mendorong berlanjutnya penguatan dolar AS secara global, lebih terbatasnya aliran masuk modal asing, dan meningkatnya tekanan pelemahan nilai tukar di negara emerging market. Kondisi tersebut memerlukan penguatan respons kebijakan untuk memitigasi dampak negatif rambatan global tersebut, termasuk di Indonesia.

Pertanyaan yang sering diajukan tentang FOMC

Kapan kebijakan suku bunga The Fed berikutnya?

Pertemuan berikutnya FED akan berlangsung pada 11-12 Juni 2024. Kebijakan moneter termasuk tingkat suku bunga adalah agenda penting yang sangat diantisipasi oleh investor dan ekonom di seluruh dunia. Pertemuan ini akan diumumkan pada pukul 18.00 GMT atau waktu wilayha Amerika Serikat atau pukul 01.00 dini hari di Indonesia bagian Barat. Pengumuman ini sangat penting karena bisa mempengaruhi pasar keuangan global, nilai tukar dan memiliki dampak signifikan pada ekonomi.

Kapan FED akan menaikkan suku bunga?

Untuk tahun ini tidak ada kenaikan suku bunga yang diantisipasi, tetapi The Fed belum memiliki kepercayaan yang cukup untuk berpikir bahwa perjuangan melawan inflasi telah dimenangkan. Itulah sebabnya mereka memutuskan untuk menunggu dan tidak menurunkan suku bunga sampai mereka melihat bahwa inflasi terkendali dan menurun secara berkelanjutan menuju target 2%.

Bagaimana suku bunga AS The Fed mempengaruhi konsumen Indonesia?

Perubahan suku bunga AS akan mempengaruhi kebijakan suku bunga Indonesia untuk menjaga stabilitas dalam negeri. Tentu konsumen akan merasakannya pada perubahan suku bunga pinjaman (kredit), imbal hasil deposito dan sikap belanja dan menabung di antara konsumen lainnya.

Apa itu kenaikan atau penurunan suku bunga? Kenapa ini penting?

Kenaikan suku bunga atau penurunan suku bunga adalah alat yang digunakan oleh Bank Sentral termasuk The Fed untuk mengontrol inflasi dan menstimilasi pendinginan kondisi ekonomi. Tingkat suku bunga ini sangat mempengaruhi pinjaman, kredit dan seluruh pertumbuhan ekonomi.

Artikel Terkait