Investasi Properti: cara mendapatkan keuntungan hingga 8 persen!

Investasi properti saat ini menjadi sangat populer walaupun membutuhkan pengeluaran yang besar. Kebanyakan orang ketika memiliki kesempatan, membeli properti untuk memperoleh keuntungan dengan cara menyewakan atau merenovasinya kemudian dijual kembali.

Investasi Properti: Bagaimana mendapatkan keuntungan?

Namun, membeli properti tanpa mengambil kredit sebenarnya cukup sulit bagi kebanyakan orang. Sehingga mereka harus berutang untuk melakukan investasi di sektor real estat. Tentu dengan melakukan pertimbangan: akan seberapa menguntungkan sebenarnya investasi properti? Apakah investasi properti layak untuk dilakukan?

Pada kenyataannya keuntungan dari investasi properti sangat bervariasi yang sangat bergantung dengan banyak faktor seperti harga properti, lokasi, perkembangan permintaan, dan lain-lain. Umumnya, keuntungan dari investasi properti berkisar antara 5% hingga 8%.

Untuk lebih paham tentang kapan investasi properti akan memberikan keuntungan, pertama-tama kita harus tahu untuk melakukan penghitungan. Hal ini bisa bervariasi dan sulit untuk mendapatkan data yang pasti. Yuk, simak bagaimana cara memperkirakan keuntungan yang dapat diperoleh dari investasi properti!

Apa itu investasi properti

Apabila Anda mempertimbangkan berinvestasi pada properti, terdapat dua cara untuk mendapatkan keuntungan yaitu menjual rumah dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga belinya atau menyewakan properti Anda untuk menghasilkan uang. Itu semua tergantung pada tujuan yang Anda miliki. Berikut merupakan beberapa hal yang harus Anda evaluasi terlebih dahulu:

Pasar perumahan Indonesia

Membeli, renovasi, dan jual kembali

Jual beli properti merupakan bisnis yang telah dilakukan secara profesional oleh kebanyakan orang. Membeli rumah, merenovasi, dan menjualnya kembali merupakan salah satu cara mendapatkan keuntungan di sektor properti, namun hanya bagi mereka yang memiliki modal cukup besar.

Pastinya keuntungan yang sangat besar dapat diperoleh dari pilihan ini, apalagi ketika Anda dapat menjual properti dengan sangat cepat, sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan biaya yang timbul dalam waktu jangka panjang. Namun, penting bagi Anda untuk melakukan perencanaan keuangan terkait dengan biaya yang akan Anda keluarkan dan berapa harga jualnya sehingga mengetahui potensi keuntungannya.

Jika Anda tidak mencari tahu lebih dalam tentang cara investasi properti ini, Anda mungkin akan menui kejutan yang timbul akibat kerugian ketika melakukan renovasi. Hal tersebut timbul akibat hal-hal tak terduga yang dapat menunda dilakukannya renovasi sehingga memerlukan invetasi yang lebih banyak. Ingat, dalam hal ini waktu adalah uang, jika Anda tidak siap lebih baik tidak memilih cara ini ketika akan berinvestasi properti.

Membeli untuk disewakan

Tanpa diragukan lagi, hal ini merupakan pilihan investasi properti yang paling populer. Membeli rumah lalu menyewakannya dapat menjadi cara yang paling menguntungkan ketika Anda melakukan hal tersebut di tempat yang setidaknya memiliki permintaan yang stabil.

Agar dapat mengahilkan keuntungan, tetap pada anggaran yang telah direncanakan. Jangan mengambil kredit terhadap biaya yang lebih dari biaya sewa yang bisa Anda dapatkan sehingga tidak menimbulkan biaya tambahan. Pelajari dengan baik tentang perkembangan permintaan di wilayah tersebut dikarenakan ketika permintaan turun, maka ada kemungkinan properti Anda tidak ada yang menyewa.

Investasi Properti: bagaimana menghitung keuntungan?

Setelah Anda sudah menentukan pilihan cara berinvestasi properti, lakukan pemilihan rumah yang akan direnovasi. Lakukan penghitungan tepat sehingga Anda dapat menjualnya dengan harga yang lebih tinggi. Tetapi hal yang harus Anda ingat adalah semua biaya yang harus Anda tanggung, tidak hanya pekerjaan renovasi, tetapi keseluruhan ketika Anda masih memiliki properti tersebut.

Untuk melakukan penghitungan keuntungan, hal pertama yang harus Anda teliti adalah harga properti di wilayah Anda membeli baik untuk rumah yang perlu renovasi maupun tidak perlu direnovasi. Lakukan penghitungan seakurat mungkin terhadapt biaya renovasi (termasuk biaya tak terduga) serta keseluruhan pembelian dan pemeliharaan.

Investasi akan mengarah ke hal yang baik ketika perbedaan harga beli dan harga jual yang diperkirakan pada rumah yang direnovasi lebih tinggi dari biaya perbaikan rumah tersebut.

Apabila Anda lebih condong untuk melakukan investasi dengan cara membeli properti dan menyewakannya untuk mendapatkan penghasilan seperti yang telah dilakukan kebanyak orang, aliran kas yang dihasilkan menjadi kunci agar Anda memperoleh keuntungan.

Sumber: Casmona

Arus kas merupakan perbedaan antara pendapatan yang Anda terima dari biaya sewa bruto dan semua biaya yang harus Anda tanggung (pajak, biaya lingkungan sekitar, dan asuransi). Alangkah lebih baik apabila perbedaan biaya tersebut lebih besar dikarenakan biaya tersebut dapat mengalami kenaikan sehingga membuat investasi tidak menguntungkan.

Apabila arus kas tersebut bernilai negatif, maka Anda dapat dinyatakan mengalami kerugian.

Cara Lain Investasi Properti

Selain dengan cara membeli properti untuk dikelola dan mendapatkan keuntungan, Anda juga memungkinkan untuk melakukan investasi properti tanpa harus melakukan pembelian langsung. Berikut merupakan beberapa cara lain untuk berinvestasi properti:

  • Pendanaan kolektif properti: Jenis investasi ini dilakukan dengan cara membeli satu atau beberapa properti yang dilakukan bersama investor lain. Anda akan mendapatkan bagian sesuai dengan proporsi dari keuntungan yang dihasilkan oleh properti. Hal tersebut bergantung pada persentase partisipasi Anda dalam penanaman modal. Misalnya, Anda membeli sebuah rumah dengan 3 investor lain dan rumah tersebut menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp 10 juta per bulan, maka Anda akan mendapatkan hasil Rp 2,5 juta.
  • Reksa dana properti: Reksa dana properti merupakan cara yang dilakukan dengan mengumpulkan modal yang berasal dari banyak investor lalu dana tersebut dikelola oleh seorang profesional. Terdapat beberapa reksa dana yang berinvestasi di perusahaan yang terkait dengan pasar properti sepeerti pengembang atau agen properti.
  • Saham di sektor properti: Di Indonesia banyak sekali perusahaan properti yang saham bisa Anda beli. Perusahaan ini juga beberapa kali masuk dalam indeks LQ45 yang berarti kinerjanya cukup baik.

Hal tersebut menjadi menarik untuk dijadikan alternatif bagi Anda yang tidak mampu membeli properti sendiri namun tertarik untuk berinvestasi properti.

Kesimpulan

Berdasarakan pertanyaan awal tentang seberapa menguntungkan investasi properti, jawabannya bergantung pada jenis investasi yang dilakukan. Apabila Anda membeli sebuah properti untuk direnovasi kemudian dijual kembali, akan menghasilkan keuntungan ketika capital gain yaitu selisih perbedaan harga beli ditambah dengan biaya renovasi dengan harga jual kembali bernilai positif.

Apabila Anda memilih cara dengan membeli properti dan menyewakannya, investasi akan menguntungkan ketika arus kas bernilai positif, seperti penjelasan kami sebelumnya.

Terakhir, apabila Anda mencari cara lain untuk berinvesasi properti, dua contoh terakhir yang telah kami sebutkan merupakan cara yang menguntungkan selama hal tersebut menghasilkan keuntungan bukan kerugian.

Sebagai penutup, ingatlah bahwa setiap investasi memiliki risiko kerugian, namun dalam investasi properti tidak disertai dengan volatilitas yang tinggi sehingga Anda dapat mengukur keuntungan dengan lebih mudah.

Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ)

Bagaimana memperoleh keuntungan dari investasi properti?

Untuk memperoleh keuntungan dari investasi properti, Anda dapat melakukan dua cara utama. Cara tersebut adalah dengan membeli, merenovasi, lalu menjualnya kembali dan membeli lalu menyewakannya. Keduanya memiliki risiko masing-masing dan mebutuhkan biaya yang besar untuk membeli sebuah properti.

Apakah investasi properti menguntungkan?

Investasi properti akan menguntungkan selama Anda melakukan penghitungan yang benar terkait dengan biaya pembelian, renovasi, dan biaya tak terduga selama Anda memiliki properti tersebut sehingga memiliki selisih yang besar dengan harga jual atau harga sewanya. Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan beberapa faktor seperti harga properti, perkembangan permintaan, dan wilayah tempat Anda membeli properti tersebut.

Apa yang harus diperhatikan ketika kita menyewakan rumah?

Yang harus diperhatikan ketika Anda menyewakan properti yang Anda miliki adalah memperhatikan arus kas. Arus kas merupakan perbedaan antara pendapatan yang Anda terima dari biaya sewa bruto dan semua biaya yang harus Anda tanggung (pajak, biaya lingkungan sekitar, dan asuransi). Arus kas harus bernilai positif sehingga Anda dapat disebut memperoleh keuntungan.

Artikel Terkait