Saham BBCA: Bagaimana Cara Membelinya & Opini

Saham BBCA (Bank Central Asia) menjadi salah satu saham yang banyak perhatian bagi banyak investor. Saat ini, sudah sangat mudah bagi Anda yang ingin membelinya. BCA merupakan bank asal Indonesia yang menjadi incaran bagi kebanyakan investor pemula. Hal tersebut karena kinerja saham ini dapat menjadi instrumen investasi yang memungkinkan investor meraup keuntungan yang besar. Tentu saja, hal ini berlaku pada Anda yang ingin berinvestasi dala jangka waktu yang panjang.

Cara Membeli Saham Bank Central Asia BBCA

Pada artikel ini kami akan membahas tentang mengapa berinvestasi saham BCA menjadi hal yang menarik? Bagaimana cara berinvestasi? dan Di mana Anda dapat membelinya, baik secara online maupun offline? Mari, simak artikel ini untuk lebih jelasnya!

Apa itu Saham Bank Central Asia (BBCA)?

BCA (Bank Central Asia) merupakan bank swasta asal Indonesia dengan aset dan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia. Perusahaan ini resmi berdiri sejak 10 Oktober 1955 serta mulai IPO (Initial Public Offering) pada tahun 2000.

logo saham BBCA

Saham tersebut merupakan saham milik Bank BCA dengan kode BBCA. BCA menjadi bank swasta terbesar di Indonesia dengan banyak cabang yang sudah ada di berbagai daerah seluruh Indonesia.

Mengapa berinvestasi pada saham BBCA?

Sejak melantai di bursa, saham milik bank BCA mengalami pertumbuhan yang konsisten karena sejak melantai di bursa pada tahun 2000 hingga 2024, BBCA mengalami pertumbuhan sebesar 2.595,65%. Oleh karena itu, hal ini memberikan kepercayaan kepada investor untuk berinvestasi di dalamnya.

Saham BCA juga mendapatkan predikat saham blue-chip karena memiliki basis pelanggan yang luas, diversifikasi produk yang baik, serta kemampuan saham tersebut bertahan dalam kondisi perekonomian yang sulit terutama pada saat Covid.

Dalam 5 tahun terakhir, BCA telah melakukan pembayaran dividen secara konsisten dan stabil. Pembayaran dividen tertinggi terjadi pada awal tahun 2021, yaitu sebesar Rp 432 per lembar sahamnya. Kebijakan dividen yang stabil dan meningkat siring dengan pertumbuan laba bank membuat para investor tertarik untuk berinvestasi pada saham BCA.

Stabilitas yang bank BCA miliki sebagai institusi keuangan menjadi salah faktor penting bagi para investor karena bank ini memiliki rasio kecukupan modal yang kuat, pengelolaan risiko yang baik, serta likuditas yang cukup. Selan itu, BCA memiliki reputasi yang baik dalam hal pelayanan pelanggan dan inovasi digital yang mereka miliki seperti mobile banking dan internet banking. Hal tersebut mampu meningkatkan pangsa pasar bagi bank BCA maupun saham BCA itu sendiri.

👉 Pengertian Dividen: Jenis-jenis, Syarat, dan Kapan Dibagikan

Hal penting yang perlu investor pahami terlebih dahulu

Sebelum mulai berinvestasi, terdapat beberapa hal yang perlu Anda pahami. Berikut merupakan hal-hal yang perlu investor pahami terutama pada investor pemula sebelum mulai berinvestasi:

  • Pemilihan Broker: Melakukan pemilihan broker maupun sekuritas merupakan langkah awal yang perlu Anda lakukan ketika akan memulai investasi. Penting bagi Anda untuk memilih broker yang sudah terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI).
  • Membuka Rekening Saham: Agar dapat melakukan transaksi, Anda diwajibkan untuk memiliki rekening saham. Broker saham online biasanya telah menyediakan fasilitas pembukaan rekenigng secara online.
  • Membuka Rekening Dana Nasabah (RDN): Rekening ini merupakan rekening yang berguna untuk menyimpan dana yang berkaitan dengan jual beli saham pada pasar. Pada broker online, Anda dapat dengan mudah membuka RDN.
  • Melakukan Setoran Dana: Anda dapat melakukan setoran dana ketika sudah memiliki rekening saham. Setoran ini dapat dilakukan pada RDN. Untuk jumlah minimal deposit, bergantung pada masing-masing broker yang Anda gunakan.
  • Melakukan Transaksi: Untuk bertransaksi saham, jumlah minimal yang harus Anda perdagangkan adalah 1 lot atau 100 lembar saham. Pertama-tama, lakukan pemilihan saham yang akan Anda investasikan kemudian masukkan jumlah lot serta jangan lupa untuk melakukan konfirmasi.

Membeli Saham BCA Secara Online

Cara membeli saham BCA sangatlah mudah karena Anda bisa melakukannya secara online melalui aplikasi investasi saham resmi yang telah terdaftar pada BEI atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Di bawah ini, kami akan memberikan contoh langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melakukan pendaftaran dan membeli BBCA melalui aplikasi Stockbit.

Cara registrasi akun melalui aplikasi Stockbit

  • Unduh aplikasi Stockbit
  • Klik Sign Up atau Daftar pada tampilan awal ketika membuka aplikasi
  • Anda bisa mendaftar akun social Stockbit dengan menggunakan akun Google, Facebook, Email atau Apple ID jika menggunakan perangkat iPhone
  • Masukkan Nama Lengkap
  • Buat username yang ingin Anda gunakan untuk berinteraksi di Stockbit Social
  • Buat password akun social dan lakukan konfirmasi dengan memasukkan kode yang sama pada kotak Konfirmasi
  • Masukkan nomor HP
  • Masukkan kode verifikasi yang dikirimkan melalui SMS ke nomor HP yang telah terdaftar
  • Pilih negara. Apabila Anda memilih Indonesia, maka data yang akan muncul pada aplikasi Stockbit adalah daftar saham yang melantai di Bursa Efek Indonesia. Selain itu, akan muncul topik bahasan seputar saham di Indonesia.
  • Selesai. Akun Stockbit Social Anda sudah terdaftar

Cara membuat akun dan membuka rekening di Stockbit

  • Pastikan Anda telah mengunduh aplikasi Stockbit terbaru
  • Klik fitur Portfolio, pilih opsi Register
  • Masukkan Password Stockbit. Apabila belum memiliki password, buat terlebih dahulu dengan mengikuti arahan yang diminta
  • Masukkan nomor HP yang telah terdaftar
  • Masukkan alamt email yang telah terdaftar
  • Kemudian Anda akan menerima kode verifikasi yang muncul pada email.
  • Masukkan kode verifikasi tersebut
  • Unggah foto e-KTP
  • Unggah foto selfie dengan memegang e-KTP
  • Isi informasi data diri Anda, sesuai dengan e-KTP
  • Isi data informasi rekening pribadi yang ingin digunakan untuk transaksi saham
  • Konfirmasi rekening pencairan, kemudian klik lanjut
  • Isi data profil resiko dengan menjawab pertanyaan yang paling sesuai dengan Anda
  • Pilih bank untuk pembuatan RDN

Panduan membeli BBCA dengan Stockbit

  • Pertama, buka aplikasi Stockbit pada smartphone Anda
  • Kedua, lakukan deposit pada RDN (tidak ada minimal deposit pada aplikasi Stockbit)
  • Kemudian, pastikan saldo RDN cukup untuk melakukan pembelian BBCA (dengan minimal pembelian 1 lot)
  • Selanjutnya, Anda dapat melakukan pencarian BBCA dan klik saham tersebut
  • Klik tombol buy
  • Masukkan harga beserta jumlah lot sesuai dengan yang ingin Anda beli
  • Klik buy, lalu confirm

Hal lain yang perlu Anda perhatikan ketika akan berinvestasi saham pada Stockbit adalah broker online tersebut akan mengenakan komisi sebesar 0,15% untuk transaksi beli dan 0,25% untuk transaksi jual.

👉 Panduan Membeli Saham di Bursa: Langkah Mudah untuk Pemula

Membeli Saham BBCA Secara Offline

Selain membeli BBCA secara online di atas, terdapat cara lain yang dapat Anda gunakan yaitu secara offline. Untuk dapat melakukan pembelian secara offline, Anda tidak dapat berkunjung ke kantor cabang Bank BCA, namun Anda harus datang ke kantor cabang perusahaan sekuritas, baik itu BCA Sekuritas atau sekuritas lain.

Lakukan pembuatan Rekening Dana Nasabah (RDN) ketika Anda datang ke kantor sekuritas tersebut. Kemudian, lakukan penyetoran dana melalui sekuritas untuk membeli saham BCA, baik secara langsung maupun melalui telepon. Pastikan saldo RDN Anda cukup untuk membeli batas minimal pembelian BBCA yaitu sebanyak 1 lot. Apabila saat ini nilai sahamnya Rp 9.300 , maka setidaknya Anda menyetorkan dana sebesar Rp 1 juta agar dapat membelinya. Namun, untuk membuka akun BCA Sekuritas, Anda harus mendepositkan minimal Rp 3 juta untuk setoran awalnya.

Biasanya, berinvestasi saham melalui sekuritas memiliki komisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan broker online. Jika Anda menggunakan BCA Sekuritas, besar komisinya adalah 0,18% untuk transaksi beli dan 0,28% untuk transaksi jual. Sedangkan, untuk transaksi dengan jasa broker, besar komisinya adalah 0,25% untuk transaksi beli dan 0,38% untuk transaksi jual.

Analisis Saham BBCA

Dividen

Apabila kita melihat pada tahun 2019 sampai dengan 2023, BCA selalu meningkatkan dividend payout ratio (DPR). Berikut merupakan data rasio tebaran dividen dari BBCA dari tahun 2019 hingga 2023:

Tahun Dividend Payout Ratio (DPR)
201947,9%
202048,18%
202149.02%
202262,12%
202368,47%
Sumber: finansial.binis.com

Berdasarkan data di atas, BCA menunjukkan komitmennya untuk senantiasa memberikan nilai tambah yang berkesinambungan kepada para pemegang saham.

Analisis Fundamental

BBCA mencatatkan Rasio P/E (Price Earning Ratio) sebesar 22,93. Hal tersebut mencerminkan ekspektasi pasar terhadap pertumbuhan laba yang stabil. Dengan pertumbuhan nilai saham sebesar 19,7% pada tahun 2023, menunjukkan kepada investor kinerja baik dari saham BCA yang secara konsisten pertumbuhannya mencapai 2 digit. Hal tersebut mencerminkan efisiensi operasional serta ekspansi bisnis yang baik.

Pada tahun 2023, BBCA memiliki nilai rasio kecukupan modal (CAR) adalah 28,3%, dan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 1,9%. Berdasarkan data tersebut, kesehatan keuangan BCA ditandai dengan rasio kecukupan modal (CAR) yang kuat, rasio kredit bermasalah (NPL) yang rendah, dan likuiditas yang tinggi, menunjukkan kemampuan bank untuk menghadapi risiko dan mendukung pertumbuhan di masa depan.

👉 Bagaimana Cara Menilai Perusahaan Berdasarkan Analisis Fundamental?

Analisis Teknikal

Berikutnya, mari kita melihat tren pada grafik kinerja saham BCA dari tahun 2019 hingga 2023. Di mana pada grafik tersebut terlihat jelas terjadi tren naik selama 5 tahun, walaupun terjadi penurunan ketika pandemi covid pada triwulan ke-3 pada tahun 2020. Pada tahun 2023, saham tersebut mencatatkan harga tertinggi yaitu Rp 9.450 per lembar.

Sumber: bloomberg

Dalam jangka waktu 5 tahun, BBCA mencatatkan volume perdagangan yang stabil dengan kapitalisasi pasar yang terus meningkat setiap tahunnya. Volume total transaksi pada saham tersebut meningkat sebesar 25,1%, dua kali lipat dalam jangka waktu 5 tahun terakhir. Kapitalisasi pasar tertinggi pada tahun 2023 berada pada triwulan ke-4 yaitu sebesar Rp 1.159 triliun.

Sumber: bloomberg

Apabila kita melihat grafik dalam jangka waktu satu bulan terakhir, sinyalnya adalah netral. Kesimpulan ini berdasarkan hasil dari indikator RSI. Grafik harga saham BBCA bergerak di antara nilai 30 dan 70 yaitu pada nilai 57, sehingga bisa disebut netral.

Sumber: Tradingview

Kemudian, pada indikator stochastic saham BBCA berada pada nilai 64 yang menunjukkan posisi netral. Apabila kita melihat pada indikator moving average, nilainya berada pada 6088 pada rentang 100 hari dan 4525 pada rentang 200 hari sehingga menunjukkan sinyal untuk melakukan pembelian.

Dengan melihat grafik di atas, pergerakan harga saham berada di atas garis indikator moving average. Sehingga masih dimungkinkan akan adanya kenaikan harga saham.

👉 Cara Menggunakan Indikator Stokastik dalam Analisis Teknikal

Valuasi Saham

Hingga September 2023, BBCA mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 36,42 triliun dengan pendapatan operasionalnya Rp 45,01 triliun. Mari kita bandingkan dengan saham lain, bank BRI (BBRI) yang memperoleh pendapatan bersih sebesar Rp 43,99 triliun dan pendapatan operasionalnya Rp 52,69 triliun.

Berdasarkan perbandingan tersebut, memang valuasi BBCA saat ini terbilang sudah mahal. Saat ini, BBRI memiliki nilai Rp 4.450 per lembar saham, sedangkan BBCA memiliki nilai Rp 9.300 per lembar sahamnya. Dapat dikatakan dengan pendapatan BBRI yang lebih besar dari pada BBCA, harga per lembar sahamnya hanya setengah dari harga per lembar saham BBCA. Sehingga, dapat dikatakan valuasi BBCA terbilang mahal.

Strategi Investasi Saham BBCA

Investasi Jangka Panjang

Ketika akan melakukan investasi jangka panjang, Anda dapat berfokus ke beberapa hal, yaitu:

  • Berfokus pada dividen: Hal ini sangat sesuai bagi investor yang mencari penghasilan pasif serta stablitas jangka panjang. Harus diingat bahwa saha BCA memiliki rekam jejak pembayaran yang konsisten setiap tahunnya.
  • Buy and Hold: Strategi ini juga kami rekmondasikan melihat nilai saham BCA yang terus bertumbuh. Dalam 5 tahun terakhir, pertumbuhan sahamnya sudah mencapai 57,22%. Sehingga membeli dan menahannya dalam jangka waktu panjang sangat sesuai bagi Anda yang ingin berinvestasi jangka panjang.

Investasi Jangka Pendek

Bukan hal yang mustahil ketika Anda juga berinvestasi pada saham BCA dalam jangka waktu yang pendek. Ketika ingin berinvestasi jangka pendek pada saham tersebut, Anda dapat menggunakan analisis teknikal seperti menggunakan indikator moving averages, RSI (Relative Strength Index), dan volume perdagangan. Hal tersebut dapat Anda lakukan untuk melihat peluang trading jangka pendek.

Selain itu, Anda juga dapat melakukan swing trading, yaitu dengan membeli ketika harga saham sedang rendah lalu menjualnya ketika harga sama mengalami kenaikan dalam beberapa hari atau minggu. Strategi jangka pendek lainnya adalah dengan melakukan day trading dengan memanfaatkan fluktuasi harga saham dalam satu hari perdagangan. Untuk melakukannya, Anda dapat menggunakan candlestick, level support dan resistance, dan pola harga agar dapat menentukan pengambilan keputusan trading secara cepat.

Kelebihan dan Kekurangan Berinvestasi Saham BBCA

Sudah pasti dalam berinvestasi saham pasti ada kelebihan dan kekurangan. Berikut kami akan menyebutkan beberapa kelebihan dan kekurangan berinvestasi pada saham BCA:

KelebihanKekurangan
✅ BCA memiliki brand image yang sangat baik❌ Harga per lembar saham yang mahal
✅ Memiliki kinerja keuangan yang solid❌ Kurang sesuai bagi investor jangka pendek
✅ Pergerakan saham BCA stabil
✅ Pembagian dividen yang rutin

Kesimpulan

Berinvestasi saham BCA menjadi hal yang menarik untuk menambah portofolio Anda. Dengan pertumbuhan nilai saham yang stabil serta pembagian dividen yang konsisten, menjadikan saham ini diincar oleh banyak investor terutama investor pemula. Bagi Anda yang tertarik untuk membeli saham tersebut, Anda dapat memperolehnya melaui broker oniine maupun melalui sekuritas. Untuk komisi yang lebih rendah, Anda kami rekomendasikan untuk membeli saham tersebut melaui broker online seperti Stockbit atau Ajaib.

Namun, kami merekemondasikan untuk berinvestasi jangka panjang pada saham tersebut. Untuk membeli 1 lot dari saham BCA, Anda juga membutuhkan modal yang cukup besar karena harga saham per lembarnya sudah terbilang mahal, mencapai lebih dari Rp 9 ribu per lembar saham.

Terlepas dari itu semua, saham BCA merupakan saham dengan fundamental yang baik serta ditopang oleh perusahaan yang sangat berkomitmen kepada para nasabahnya. Selamat berinvestasi saham BCA.

Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ)

Apakah membeli saham BCA menguntungkan?

Tentu saja membeli saham BCA sangat menguntungkan. Dengan pertumbuhan nilai saham dalam 5 tahun terakhri yang mencapai 57,22%, saham ini patut dijadikan pilihan untuk berinvestasi dalam jangka waktu yang panjang. Kami juga merekomendasikan saham tersebut dikarenakan pembagian dividen yang konsisten dan terus meningkat persentasenya dari pendapatan yang diperoleh perusahaan tersebut.

Mana yang lebih baik untuk berinvestasi saham BCA, broker online atau BCA Sekuritas?

Jawabannya tergantung pada profil investasi Anda. Apabila menginginkan kemudahan untuk membeli saham BCA, Anda dapat menggunakan broker online dengan komisi yang lebih rendah. Namun, apabila Anda adalah orang yang lebih suka dengan cara yang konvensional, dapat membeli saham BCA melalui sekuritas seperti BCA sekuritas yang memiliki komisi jual beli yang lebih tinggi dan minimal setoran awal Rp 3 juta untuk membuka akun.

Artikel Terkait