Apa Itu Halving Bitcoin & Jadwal di 2024

Kali ini kita akan melihat pentingnya halving Bitcoin (BTC). Adapun halving BTC terjadi setiap 4 tahun sekali. Kami akan menjelaskan kepada Anda dengan cara yang sangat sederhana dan kemudian kita akan mempelajari lebih dalam dampak peristiwa yang sangat penting ini bagi Bitcoin.

Apa itu halving BTC

Pendekatan terhadap Bitcoin

Jika Anda telah memutuskan untuk mulai berinvestasi Bitcoin, saya akan memberikan ringkasan singkat tentang 3 karakteristik terpenting dari mata uang kripto berharga ini:

  1. Bitcoin merupakan sebuah program, tidak ada orang di baliknya.
  2. Bictoin tergolong langka, peredarannya dibatasi hingga 21 juta.
  3. Halving Bitcoin

Dan satu hal yang sedikit tertinggal adalah desentralisasi. Hal tersebut merupakan kunci penting dan sangat dibutuhkan.

Dua karakterisitk di atas dapat dipahami tanpa harus diberikan penjelasan yang lebih jauh. Kelangkaan dan tidak ada orang di baliknya, merupakan suatu keajaiban.

Sebelum mendefinisikan apa itu Halving Bitcoin atau BTC, kita perlu mengetahui apa itu penambangan Bitcoin. Penambangan Bitcoin adalah proses di mana transaksi baru divalidasi dan dicatat dalam blockchain Bitcoin; “penambang” menggunakan komputer yang berspesifikasi tinggi untuk memecahkan masalah matematika yang kompleks yang memverifikasi blok-blok transaksi.

Apa itu halving BTC, memahami cara kerja dan jadwal halving BTC.

Sebagai imbalan atas pekerjaan ini, penambang menerima bitcoin yang baru dibuat, selain biaya transaksi yang terkait dengan blok yang mereka validasi. Proses tersebut sangat penting untuk menjaga keamanan dan desentralisasi jaringan Bitcoin.

Apa itu Halving Bitcoin – BTC?

Setelah kita memahami konteks dari pembahasan ini, sekarang kami akan menjelaskan apa itu Halving Bitcoin. Halving Bitcoin adalah suatu peristiwa yang terjadwal yaitu mengurangi setengah dari imbalan Bitcoin per blok yang diterima oleh penambang.

Halving Bitcoin baru akan terjadi ketika 210.000 blok telah ditambang. Biasanya terjadi sekitar empat tahun sekali.

Mekanisme ini memastikan penerbitan Bitcoin baru yang terkendali dan merupakan komponen penting dari kebijakan moneter Bitcoin yaitu membatasi pasokannya dan juga inflasinya (yang pada gilirannya dibatasi oleh jumlah maksimum Bitcoin yang ada, yaitu 21.000.000).

Bagaimana cara kerja Halving Bitcoin?

Setelah memahami apa itu halving BTC, kini saatnya Anda memahami cara kerjanya. Halving BTC merupakan peristiwa yang telah terjadwal ke dalam protokolnya dengan membagi setengah dari imbalan yang diterima penambang untuk setiap blok yang ditambang. Hal tersebut terjadi setiap 210.000 blok yang ditambang, yang biasanya terjadi sekitar empat tahun sekali

Tujuannya adalah mengendalikan penerbitan bitcoin baru dari waktu ke waktu sehingga membuat kelangkaannya bertahan sehingga nilainya tetap terjaga dari waktu-waktu. Ketika pengurangan imbalan per blok yang ditambang berkurang, nilai Bitcoin diharapkan akan meningkat karena berkurangnya pasokan koin baru yang ada di pasar.

Halving waktu ke waktu

Ketika Bitcoin dimulai pada tahun 2009, setiap blok berisi 50 BTC. Halving pertama dilakukan pada 2012 untuk mengurangi imbalannya menjadi 25 BTC per blok.

Halving kedua dilakukan pada tahun 2016 untuk menurunkan jumlah penerbitan menjadi 12,5 BTC. Adapun halving ketiga terjadi di tahun 2020 menetapkan penerbitan sebesar 6,25 BTC per blok saat ini.

Kemudian, halving berikutnya akan mengurangi imbalan menjadi 3,125 BTC. Halving akan berlanjut setiap 210.000 blok hingga siklus terakhir berakhir pada tahun 2140.

Kapan Halving Bitcoin akan diadakan kembali?

Halving BTC berikutnya akan terjadi pada blok nomor 840.000, yang dijadwalkan April 2024. Untuk tanggal pastinya beberapa sumber menyebutkan akan dijadwalkan pada 8 April 2024 atau 16 April 2024 atau sekitar 20-22 April 2024.

Saat halving kali ini terjadi, maka imbalan untuk menambang sebuah blok Bitcoin akan dikurangi dari 6,25 menjadi 3,125 BTC. Mari kita lihat juga kalender halving Bitcoin untuk tahun-tahun berikutnya:

Halving SelanjutnyaBitcoin Yang Dibuat per BlokBTC Yang Dibuat per Hari
Halving Bitcoin tahun 20243,125450
Halving Bitcoin tahun 20281,5625225
Halving Bitcoin tahun 20320,7812112,5
Halving Bitcoin tahun 20360,390656,25
Halving Bitcoin tahun 214000

Halving Bitcoin yang terakhir dijadwalkan terjadi di tahun 2140. Setelah itu, penambangan Bitcoin tidak dapat dilakukan lagi dikarenakan sebanyak 21 juta Bitcoin sudah berdedar yaitu jumlah keseluruhan pasokannya.

Bagaimana halving mempengaruhi Bitcoin?

Selain mengurangi penerbitan BTC dan mengendalikan inflasi, pengurangan ini juga berdampak pada keuntungan penambang. Seorang penambang menerima lebih sedikit bitcoin untuk pekerjaan mereka karena imbalannya berkurang separuhnya. Ini akan merugikan di wilayah dengan biaya listrik tinggi sehingga menyebabkan penambangan tidak menguntungkan.

Menghentikan aktivitas penambangan bisa membahayakan stabilitas dan kelansungan jaringan BTC. Namun dalam jangka panjang, ini bisa jadi menguntungkan bagi para penambang karena penurunan imbalan dapat diimbangi dengan peningkatan nilai mata uang kripto yang ditambang jika harga BTC naik.

Halving juga dapat meningkatkan volatilitas BTC. Pengurangan BTC yang beredar bisa meningkatkan permintaan, mendorong respon pedagang yang sangat cepat dan menghasilkan fluktuasi harga. Jadi, volatilitas yang dimaksud tidak selalu negatif karena beberapa pengguna dapat memanfaatkannya untuk perdagangan Opsi BTC.

Akhirnya, Bitcoin memberikan pengaruh positif yang tidak dapat disangkal dengan memicu peningkatan minat terhadap mata uang kripto. Agenda ini ditambah dengan perubahan yang terjadi membuat orang makin tertarik dengan Bitcoin sehingga mendorong adanya adopsi Bitcoin.

Apa yang terjadi pada Halving Bitcoin yang terakhir kali dilaksankan?

Halving terakhir kali dilaksanakan pada 2020. Hingga saat ini, setiap kali terjadi Halving BTC kita dapat melihat peningkatan harga Bitcoin yang signifikan beberapa bulan kemudian. Hal tersebut sangat sulit ditemukan di luar pasar kripto (itulah sebabnya Bitcoin dan halving telah menarik banyak perhatian dari investor yang lebih berani mengambil risiko dalam beberapa tahun terakhir).

Apa itu halving BTC, memahami cara kerja dan jadwal halving BTC.
Sumber: bitbo.io

Mari kita lihat dalam bentuk angka apa yang terjadi pada halving Bitcoin yang telah berlangsung hingga saat ini:

Halving sebelumnyaBTC Dibuat per BlokBTC Dibuat per HariKeuntungan (1 tahun setelahnya)
Peluncuran 2009507.200
Halving 2012253.6008.000%
Halving 201612,51.8003.400%
Halving 20206,25900450%

Namun hal aneh yang terjadi adalah proses ini selalu terjadi pada waktu yang sangat mirip:

  • Harga mencapai titik terendah satu tahun sebelum halving
  • Halving terjadi pada tahun dengan kenaikan moderat
  • Kenaikan harga yang luar biasa mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah biasanya terjadi 1 tahun setelah halving
  • Satu tahun setelah kenaikan yang luar biasa, akan terjai penurunan besar sehingga membalikkan sebagian besar dari kenaikan (tidak seluruhnya) dan kemudian mencapai titik terendah yang lebih tinggi dari titik sebelumnya.
  • Pengulangan siklus

Oleh karena itu, banyak investor menganggap bahwa halving adalah penyebab pergerakan harga tersebut.

5 tahap halving Bitcoin

Tahap 1: pre-periode

Tahap ini dimulai sekitar 6 bulan sebelum jadwal halving dan ditandai dengan peningkatan aktivitas pembelian dan meningkatnya permintaan. Pengguna akan mengumpulkan atau memperoleh manfaat kinerja pasar saat pelaku banyak mengantisipasi peristiwa yang akan datang. Selama periode ini, biasanya terdapat peningkatan minat media terhadap Bitcoin yang menarik pengguna baru mencari tahu soal Bitcoin dan mata uang kripto lainnya.

Tahap 2: membeli rumor

Tahap ini biasanya terjadi 60 hari sebelum halving terjadi dan ditandai dengan kenaikan harga BTC secara substansial. Kenaikan ini didorong oleh faktor-faktor yang diidentifikasikan pada fase sebelumnya. Perhatian dan antisipasi media memotivasi trader untuk membeli BTC yang kemudian menyebabkan kenaikan harga mata uang kripto. Pada fase ini harga BTC seringkali mencapai level yang mendekati atau bahkan melampaui harga tertinggi sepanjang masa.

Tahap 3: menjual berita

Setelah lonjakan yang disebabka oleh volatilitas dan peristiwa sebelum halving, biasanya ada periode lain di mana harga jatuh yang dikenal dengan istilah sell the news. Trader bertujuan mendapatkan keuntungan yang diperoleh pada fase sebelumnya, dikombinasikan dengan penjualan BTC dari penambang dan ketidakpastian pasar serta hadirnya investor baru yang belum berpengalaman. Sangat penting bagi pengguna untuk tetap mendapat informasi selama periode ini karena volatilitas masih tinggi yang menyebabkan fluktuasi agresif pada harga BTC.

Tahap 4: akumulasi

Tahap ini dapat melampaui agenda halving dan terjadi segera setelah tahap sebelymnya. Pengguna memanfaatkan penurunn harga untuk mengakumulasi lagi. Harga BTC kemudian bergerak horisontal, membentuk pola konsolidasi. Proses ini mengurangi pasokan yang tersedia sehingga berkontribusi pada kenaikan harga lainnya. Volatilitas turun selama periode ini dan menciptakan kondisi yang stagnan.

Tahap 5: parabola

Tahap terakhir ini biasanya berupa parabola yang menguat (bullish), di mana ketertarikan dan permintaan Bitcoin mencapai level tertingginya, mendorong harga ke tingkat. yang belum pernah terjadi sebelumnya. Parabola ini dipicu oleh peningkatan adopsi dan umumnya karena sentimen positif yang mengelilingi Bitcoin.

Volume perdagangan dan aktivitas investor, baik ritel maupun institusional mencapai puncaknya pada fase ini. Meskipun ada euforia, kehati-hatian sangat disarankan selama periode spekulasi ini karena harga seringkali mencapai titik tertingginya sepanjang masa.

Argumen Yang Bertentangan

Investor juga memiliki alasan yang kuat untuk berpendapat bahwa halving tidak benar-benar berdampak pada kenaikan harga dan perkembangannya terjadi hanya karena kebetulan saja:

  • Sampel (3 halving) tidak cukup representatif untuk mengkonfirmasi hal tersebut.
  • Pergerakan harga naik dan turun terjadi pada saat yang bersamaan dengan pasar dan indeks lainnya yaitu akibat dari perubahan kebijakan makroekonomi oleh bank sentral, baik pada saat ekspansi maupun pembatasan moneter (terdapat korelasi besar antara Bitcoin dan Nasdaq terutama juga dengan S&P 500).
  • Setiap investor besar di Bitcoin mengetahui Halving, jadi dampaknya mungkin sudah diperhitungkan dan tidak lagi berpengaruh di masa depan (hal tersebut merupakan sesuatu yang terjadi di semua pasar: investor akan mengetahui fakta yang mereka ketahui atau prediksi apa yang akan terjadi).
Apa itu halving BTC, memahami cara kerja dan jadwal halving BTC.
Sumber: Bloomberg

Pada grafik kita dapat melihat bahwa meskipun intensitas pergerakannya bervariasi, arah harga biasanya bertepatan antara pasar mata uang kripto dan pasar saham baik naik atau pun turun, kemungkinan besar karena pengaruh dan dampak dari kebijakan makroekonomi Amerika dan global.

Dengan semua ini, sulit untuk mengetahui apakah halving benar-benar berpengaruh pada harga Bitcoin seperti yang banyak orang katakan, hanya waktu yang akan menunjukkan kenyataannya.

Di mana membeli Bitcoin?

Untuk membeli Bitcoin dengan aman dan efisien, Tokocrypto adalah pilihan terbaik pada pasar perdagangan mata uang kripto di Indonesia. Hal tersebut didukung dengan beberapa alasan sebagai berikut:

  • Keamanan: 2FA ( Two Factor Authentication ) adalah sebuah fitur keamanan online, dimana user akan melakukan verifikasi identitas sebanyak 2 kali. Misalnya, jika user ingin melakukan log in pada akun Tokocrypto setelah memasukan password kombinasi biasanya user akan diminta kembali untuk memasukan kode khusus yang dikirim melalui SMS atau menggunakan kode Google authenticator
  • Ketersediaan mata uang kripto: selain Bitcoin, kita dapat memiliih lebih dari 200 mata uang kripto yang tersedia di Tokocrypto
  • Biaya: Biaya transaksi yang ada pada Tokocrypto sangan bersaing. Pengguna akan dikenakan biaya transaksi sebesar 0,1% jika melakuan penjualan dan pembelian aset digital dengan Rupiah. Untuk biaya penarikan, pengguna akan dikenakan Rp 10 ribu setiap penarikan. Biaya deposit via e-wallet akan dikenakan biaya sebesar 2%.
  • Layanan pelanggan: Apabila Anda mengalami kendala, Anda dapat mencari artikel yang tersedia yang berkaitan dengan kendala Anda. Tokocrypto juga menyediakan fitur live chat bagi pelanggan yang mengalami kendala yang penyelesaiannya tidak tersedia pada artikel-artikel tersebut.

Mengapa Bitcoin beroperasi dengan halving?

Penerbitan Bitcoin dikendalikan, semuanya tertulis dalam program sejak 2009 dan tidak ada yang berubah sejak itu. Hal ini merupakan kebijakan moneter yang ditetapkan ini telah kita ketahui suka maupun tidak suka, memang begitulah adanya.

Untuk membuat perbandingan sederhana dengan mata uang fiat, kita tidak tahu berapa banyak dolar atau euro yang dikeluarkan setiap hari, atau berapa banyak yang kita miliki di pasar, hal terdekat yang bisa kita ketahui adalah bahwa setiap hari di pasar forex diperdagangkan sekitar 5 miliar dalam bentuk mata uang Euro dan Dolar. Inilah yang menunjukkan bahwa Bitcoin dapat beroperasi berkat penghitungan matematis, sementara uang fiat berdasarkan pada manusia.

Tetapi, mengapa perilisan Bitcoin dilakukan dengan bertahap dan dijadwalkan dari waktu ke waktu? Alasan Bitcoin beroperasi dengan halving adalah karena diharapkan dapat membanjiri pasar dengan mata uang kripto tersebut, namun harus dilakukan secara bertahap dan dengan harapan bahwa akan menjangkau semua orang di dunia dengan jumlah sekitar 8 miliar jiwa di Bumi ini.

Dengan cara ini yaitu dengan memberikan cukup waktu untuk pematangan dan asimilasi konsep baru tentang mata uang ini, generasi baru akan memiliki waktu untuk mempelajarinya secara alami dan generasi yang sudah ada juga memiliki waktu untuk mempelajarinya.

Mengapa halving Bitcoin penting?

Halving adalah peristiwa yang sangat penting di dunia Bitcoin dikarenakan emisi Bitcoin berkurang 50% secara harfiah dari satu hari ke hari berikutnya.

Hal ini menyebabkan inflasi Bitcoin juga berkurang sebesar 50% setiap 4 tahunnya (inflasi Bitcoin setelah halving berikutnya akan menjadi 0,9% per tahun), dan juga dengan cara yang diketahui semua orang. Dengan ini, Bitcoin menjadi senjata yang sangat menarik untuk melawan inflasi mata uang fiat (selain karakteristik lain yang tidak dimiliki uang fiat yaitu seperti keamanan kriptografi dan kemungkinan transfer yang cepat dan ekonomis 24/7/365) .

Dan tentunya hal yang paling logis adalah ketika penerbitan suatu aset dikurangi 50% dan kapitalisasi pasarnya dipertahankan, harga belinya akan cenderung naik (karena nilai yang sama didistribusikan dalam bagian atau jumlah koin yang lebih sedikit).

Namun, segala hal pasti ada kekurangannya, misalnya pihak yang paling dirugikan akibat halving ini adalah para penambang. Para penambang adalah “karyawan” yang bertugas mengamankan jaringan dengan peralatan komputer mereka dengan konsumsi energi yang sangat tinggi. Sebagai imbalannya, mereka diberi BTC yang akan dikeluarkan setiap 10 menit.

Ketika halving terjadi, biayanya akan meroket. Jika sebelumnya 6,25 BTC diperoleh setiap 10 menit lalu dari satu momen ke momen berikutnya diperoleh 3,125 BTC (yaitu setengahnya), biaya penerbitan 3,125 BTC ini secara harfiah menjadi dua kali lipat (ingat bahwa penambang mengeluarkan biaya listrik, pemeliharaan, dan pembaruan perangkat keras, mungkin penyewaan atau pembelian tempat untuk kegiatan tersebut, bahkan mungkin gaji karyawan jika itu adalah sebuah perusahaan, dll.).

Artinya, beberapa penambang yang tidak siap harus mematikan peralatannya karena kehilangan banyak uang. Namun, bagi mereka yang paling berhati-hati dan pintar mencoba untuk menyimpan dana cadangan yang cukup untuk menambang dengan kerugian selama beberapa hari atau bulan, menunggu harga BTC naik (sebaliknya, hal ini akan sejalan dengan risiko bahwa hal ini tidak akan terjadi atau membutuhkan waktu beberapa saat untuk terjadi).

​​

Singkatnya, halving bitcoin adalah peristiwa di mana penawaran “yang baru dicetak” yang akan memasuki pasar akan dipotong setengahnya lagi yaitu sebesar 50%, dan oleh karena itu, hal ini adalah salah satu peristiwa yang paling dinantikan dari pihak komunitas kripto, dikarenakan pada pasar dengan permintaan yang meningkat (atau setidaknya stabil) dengan likuiditas yang semakin berkurang, harga akan cenderung naik.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa kali halving Bitcoin akan diadakan kembali?

Dengan halving Bitcoin pada tahun 2024 juga diikutkan dalam penghitungan, maka halving akan diadakan 30 kali lagi dengan jadwal terakhir pada tahun 2140.

Apa yang akan terjadi ketika jumlah Bitcoin yang beredar mencapai 21 juta?

Ketika Bitcoin yang sudah beredar telah mencapai 21 juta, maka tidak akan ada penambangan Bitcoin lagi. Hal tersebut dikarenakan jumlah Bitcoin yang beredar sudah mencapai batas maksimalnya.

Apa yang akan terjadi dengan Bitcoin di tahun 2024?

Pada tahun 2024 ini akan diadakan halving Bitcoin yang ke empat sehingga akan ada perubahan imbalan bagi penambang yang semula akan mendapatkan 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC.

Artikel Terkait