Cara Investasi Emas 2026: Saham, ETF, Derivatif & Fisik

Daftar Isi
Dunia kembali masuk ke fase ketidakpastian global akibat pecahnya konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran yang juga melibatkan Israel. Konflik ini juga telah menyebabkan tewasnya pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Situasi ini kembali mendorong minat investor untuk berinvestasi emas.
Oleh karena itu, saya akan membahasa bagaimana prospek emas di tahun 2026 serta berbagai cara berinvestasi emas dari nol.
Apa itu Emas?
Emas adalah sebuah unsur kimia dengan simbol Au (dari Latin: aurum) yang merupakan logam mulia. Unsur ini, telah diketahui memiliki nilai tinggi sejak zaman dulu. Emas memiliki nilai yang tinggi karena kelenturannya, ketahanannya terhadap korosi, dan kemampuannya untuk menghantarkan panas dan listrik.
Jadi, emas memiliki peran penting dalam ekonomi global. Secara historis, emas menjadi dasar bagi banyak sistem moneter sehigga terus menjadi investasi penting serta hedging asset pada masa ketidakpastian keadaan ekonomi. Nilai emas di pasar berfluktuasi, dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti penawaran, permintaan global, inflasi, suku bunga, dan stabilitas politik.
Di sisi lain, logam ini telah memiliki peran penting di berbagai budaya dan era, yaitu sebagai lambang kekayaan dan kekuasaan. Saat ini, emas tidak hanya dihargai karena keindahan dan kelangkaannya yang sering diubah bentuk menjadi perhiasan, tetapi juga memiliki penggunaan praktis yang signifikan. Penggunaan emas dalam elektronika modern dilakukan karena sifat konduktivitas dan ketahanan terhadap oksidasi yang sangat baik. Emas juga digunakan dalam bidang medis, kedokteran gigi, serta aplikasi ruang angkasa dan aeronautika.
Bagaimana Prospek Emas di Tahun 2026?
Harga emas berada dalam tren naik yang kuat secara struktural dalam beberapa tahun terakhir. Nilainya telah melonjak lebih dari 250% dalam kurun waktu kurang dari dua setengah tahun. Kenaikan ini terjadi akibat beberapa faktor utama, mulai dari akumulasi cadangan emas oleh bank sentral di Asia, meningkatnya keraguan terhadap keberlanjutan fiskal negara-negara maju, hingga kondisi suku bunga riil yang mulai stabil meskipun masih berada di level yang lebih tinggi apabila kita bandingkan dengan dekade sebelumnya.
Dengan kata lain, sejak awal reli emas ini bukan terjadi tanpa alasan. Namun, pemicu terbarunya sekali lagi berasal dari faktor geopolitik.
Setelah pecahnya konflik bersenjata antara AS, Iran, dan Israel, ketidakpastian global meningkat menyebabkan harga emas langsung melonjak. Biasanya, investor akan mencari aset safe haven seperti emas ketika ketidakpastian meningkat.

Sehingga, bukan kebetulan lagi jika misalnya harga emas naik dari US$ 4.497 menjadi US$ 4.609 per ounce (+2,49%) hanya dalam satu sesi perdagangan. Ini adalah reaksi umum pasar terhadap suatu peristiwa yang berpotensi meluas menjadi krisi yang lebih besar. Terlebih lagi, Iran juga melakukan serangan balasan ke Bahrain, Kuari, dan Qatar.
Namun, situasi politik ini tidak mengesampingkan faktor-faktor fundamental yang lebih dari dua tahun terakhir telah mendorong kenaikan emas. Berikut tiga faktor penting yang memengaruhinya:
- Potensi ekspansi moneter di masa depan
- Defisit anggaran yang terus membesar
- Penurunan daya beli dolar AS
Konflik geopolitik yang saat ini terjadi menjadi "bahan bakar" tambahan bagi kenaikan emas. Terutama terkait kemungkinan terganggunya jalur distribusi minyak dunia akibat penutupan Selat Hormuz, jalur bagi 20% pasokan minyak mentah global.
4 Cara Berinvestasi Emas 2026 dari Indonesia
Pada praktiknya, ada dua cara berinvestasi emas. Pertama adalah membeli emas fisik dan yang kedua adalah membeli instrumen investasi yang mereplikasi pergerakan harga emas maupun menjadikan emas sebagai aset dasarnya.
Berikut empat alternatif yang tersedia untuk berinvestasi emas dan memanfaatkan potensi keuntungannya:
- Investasi melalui ETF emas
- Investasi pada saham perusahaan emas (baik perusahaan tambang maupun sektor terkait lainnya)
- Derivatif emas (futures, option, dan CFD)
- Investasi emas fisik (koin, batangan, dll)
Berinvestasi Emas melalui ETF
Salah satu alternatif utama berinvestasi emas di Indonesia adalah melalui ETF (Exchange Traded Fund). ETF adalah dana yang diperdagangkan di bursa yang mencoba meniru perilaku emas. Sebagian besar ETF yang membeli emas fisik mencatatkan kinerja sangat baik dalam beberapa tahun terakhir.
Sayangnya, hanya ada satu ETF emas yang bisa Anda beli dari Indonesia, yaitu VanEck Gold Miners ETF.
Berikut informasi detail dari VanEck Gold Miners ETF
| Nama ETF | Kinerja 5 Tahun | TER | Kategori ETF | Volatilitas 1 Tahun | |||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| VanEck Gold Miners ETF | 114,48% | 0,51% | saham perusahaan tambang emas | 44,9% |
| Nama ETF | Kinerja 5 Tahun | TER | Kategori ETF | Volatilitas 1 Tahun | |||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| VanEck Gold Miners ETF | 114,48% | 0,51% | saham perusahaan tambang emas | 44,9% |
Berinvestasi Saham Tambang Emas
Cara lain untuk berinvestasi emas adalah membeli saham perusahaan yang bergerak di bidang eksplorasi, produksi, dan distribusi emas. Berikut daftar saham perusahaan tambang emas Indonesia yang dapat Anda pertimbangkan:
| Nama Perusahaan Tambang Emas | Kinerja 5 tahun | ||
|---|---|---|---|
| PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) | + 20,33% | ||
| PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) | + 7,22% | ||
| PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) | + 77,21% | ||
| PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) | + 60,67% |
| Nama Perusahaan Tambang Emas | Kinerja 5 tahun |
| PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) | + 20,33% |
| PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) | + 7,22% |
| PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) | + 77,21% |
| PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) | + 60,67% |
Menurut data CNBC, saat ini PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) adalah perusahaan emas yang memiliki cadangan emas terbesar. Laporan keuangan AMMN pada tahun 2024 menunjukkan bahwa cadangan emas AMMN mencapai 1.018,96 ton.
Pendapatan AMMN juga meningkat signifikan pada kuartal I-2026. Pada periode tersebut AMMN berhasil mengantongi pendapatan US$ 807,9 juta. Naik dari periode yang sama di tahun sebelumnya yang mengantongi US$ 2,12 juta.
Namun penjualan AMMN masih didorong oleh katoda tembaga (US$ 391 juta) dan konsentrat tembaga dan emas (US$ 334 juta). Sementara itu penjualan emas murni hanya sebesar US$ 82 juta. Peningkatan penjualan meningkat ini karena kemampuan untuk menjual konsentrat serta samp-up smelter yang berjalan secara stabil. Penjualan juga meningkat karena AMMN mulai menjual produk akhir di dalam negeri untuk katoa tembaga dan emas murni (US$ 344,68 juta).
Adapun penjualan AMMN terbesar kepada Glencore (52,2%), PT Karya Sumiden Indonesia (16,8), PT Marubeni Indonesia (15,2%) dan PT Aneka Tambang (10,2%).
Saat membeli saham perusahaan tambang emas, sebenarnya Anda tidak berinvestasi emas secara langsung. Kenaikan harga emas memang memberikan dampak positif pada perusahaan-perusahaan tersebut, namun tidak korelasinya tidak secara menyeluruh.
Artinya, ketika harga emas naik, perusahaan tambang akan diuntungkan sehingga harga saham mereka juga berpotensi naik. Kenaikan harga ini terkadang juga memiliki persentase yang sama dengan kenaikan harga komoditas emas itu sendiri.
Derivatif Emas
Investasi emas derivatif umumnya cocok bagi investor berpengalaman dan tidak ingin mengeluarkan modal yang terlalu besar di awal. Ada tiga model derivatif emas yang dapat Anda pilih, yaitu:
- Futures emas
- Kontrak yang memberikan hak (namun bukan kewajiban) untuk membeli atau menjual suatu aset (dalam hal ini emas) pada harga yang telah ditentukan sebelumnya dalam periode waktu tertentu.
- Option emas
- Menawarkan fleksibilitas lebih besar karena dapat trader gunakan ketika memperkirakan harga emas akan naik maupun turun. Jika salah dalam memprediksi, risiko maksimalnya terbatas pada premi yang mereka bayarkan saat membeli kontrak tersebut.
- Derivatif yang memungkinkan Anda berspekulasi terhadap naik-turunnya harga emas tanpa harus memiliki emas secara fisik. Keuntungan maupun kerugian yang Anda peroleh berasal dari selisih harga saat membuka dan menutup posisi
Di bawah ini, kita melihat pergerakan historis futures emas di pasar COMEX dalam 10 tahun terakhir yang menunjukkan tren naik.

Broker untuk trading CFD Emas
Jika Anda tertarik untuk melakukan trading CFD emas, berikut beberapa broker yang menyediakan akses ke perdagangan CFD emas.
IUX - Broker CFD Emas
Melalui IUX, Anda bisa mengakses XAUUSD dan XAUEUR. Melalui, IUX saat melakukan perdagangan Anda bisa melihat spreads di aplikasi yang mereka sediakan. Selain itu, Anda juga bisa trading silver (XAG), Paladium (XPD) dan Platinum (XPT).
Untuk mengakses perdagangan CFD Emas di IUX, broker ini menyediakan beberapa jenis akun: standard, profesional dan raw. IUX tidak mengenakan komisi trading pada akun standard dan profesional, namun ada floating spreads sebagai gantinya. Nah khusus akun Raw, dikenakan komisi trading US$ 7 per lot ditambah floating spreads mulai dari 0 pips.
- 🏆 Regulasi: FSCA (Afrika Selatan), ASIC (Australia), FSC (Mauritius), dan SVGFSA (St Vincent and Grenadines) melalui entitas terkait, jika berlaku karena lisensi dapat dimiliki oleh entitas yang berbeda.
- 💰 Minimal deposit & penarikan: US$ 50
- 📈 Platform: IUX App Trade (aplikasi mobile), IUX Web Trade (desktop), dan MetaTrader 5
- 💼 Akun Demo: Tersedia.
👉🏻 Pelajari lebih lanjut informasi mengenai IUX: Apa itu IUX? Ringkasan Platform Trading CFD Teregulasi
Broker CFD lainnya



Berinvestasi Emas Fisik 2026
Jika kita bandingkan dengan komoditas lainnya, emas merupakan aset yang mudah diakses investor ritel. Ini karena Anda dapat membelinya melalui toko logam mulia serta bank maupun perusahaan sekuritas tertentu.
Berikut beberapa jenis emas yang dapat Anda beli di Indonesia:
Koin Emas
Umumnya, investor memilih untuk membeli koin emas yang populer, seperti:
- Krugerrand
- American Gold Eagle
- Canadian Gold Maple Leaf
Ketiga koin emas tersebut memiliki likuiditas yang sangat tinggi dan mendapat pengakuan secara global.
Emas Batangan
Selanjutnya, cara yang paling umum untuk berinvestasi emas adalah melalui emas batangan. Namun, Anda harus memastikan bahwa emas yang dibeli berasal dari penjual terpercaya dan menyimpannya di tempat yang sangat aman. Ada dua merek emas batangan yang populer di Indonesia, yaitu Antam dan UBS.
Apa saja ukuran standar emas batangan?
Berikut ukuran standar emas batangan yang umum kita temukan di pasaran:
- Emas batangan kecil: merupakan jenis yang paling populer ritel dan beratnya mulai dari 1 gram. Ukuran yang paling umum di antara lain 1 gram, 5 gram, 10 gram, 20 gram, 50 gram, hingga 100 gram.
- Emas batangan menengah: Kategori ini umumnya memiliki berat antara 250 gram hingga 500 gram.
- Emas batangan besar atau standar: Ukuran standar yang umum digunakan dalam perdagangan dan cadangan emas internasional memiliki berat sekitar 400 trou ounce, atau setara lebih dari 12,4 kilogram.
- Good Delivery Bars: Standar yang London Bullion Market Association (LBMA) tetapkan, menjadi acuan utama dalam perdagangan emas internasional. Batangan emas yang termasuk kategori ini harus memiliki berat antara 350 hingga 430 troy ounce (sekitar 10,9–13,4 kg), dan kadar kemurnian minimum 995 per 1000 atau setara 99,5% emas murni.
Emas Perhiasan
Cara ketiga untuk berinvestasi emas fisik di Indonesia adalah dengan membeli perhiasan. Toko perhiasan memungkinkan Anda untuk melihat langsung emas sebelum membelinya. Mereka sering menggabungkan emas dengan batu mulia maupun logam berharga lainnya sehingga meningkatkan nilai dan tampilan perhiasan tersebut.
Perhiasan juga kerap menjadi barang warisan turun-temurun sebagai harta keluarga, sehingga memiliki nilai sentimental yang jauh melampaui nilai materialnya. Namun, jika tujuan utamanya adalah untuk investasi, perhiasan bukan pilihan terbaik karena harga jualnya jauh lebih tinggi daripada nilai lebur emasnya.
Ini bisa terjadi karena adanya biaya pengerjaan, desain, serta margin keuntungan dari toko. Oleh karena itu, sebelum membeli perhiasan emas, pastikan Anda memeriksa kadar kemurniannya untuk menghindari kesalahan. Misalnya Anda membayar perhiasan tersebut dengan harga 18 karat namun yang didapat malah 14 karat.
Ketiga cara investasi emas fisik ini memiliki tantangan tersendiri, baik keamanan, penyimpanan, dan likuiditas.
Kapan Sebaiknya Saya Berinvestasi Emas?
Investasi emas masih relevan jia ekonomi global tetap ditopang oleh utang. Saat ini, pertumbuhan ekonomi semakin bergantung pada penambahan utang, yang pada akhirnya mendorong pemerintah dan bank sentral menggunakan inflasi untuk mengurangi beban tersebut.
Kondisi ini membuat membuat nilai mata uang fiat terus tergerus, sehingga emas tetap menarik sebagai penyimpan nilai dan pelindung daya beli dalam jangka panjang. Oleh karena itu, selama dinamika ekonomi seperti ini belum berubah, kapan saja menjadi waktu yang baik untuk memiliki aset yang berbasis emas.
Meski demikian, untuk investor yang ingin mencari momentum masuk yang optimal, analisis teknikal bisa membantu. Salah satu pendekatan yang populer adalah menunggu Fibonacci retracement di level golden ratio 0,618 setelah harga mengalami koreksi dari all-time high.
Cara lainnya adalah menunggu harga emas kembali menembus rekor tertinggi beserta voluma transaksi dan relative strength yang kuat sebagai konfirmasi tren bullish lanjutan.
Mengapa Berinvestasi Emas?
Emas biasanya dipergunakan sebagai safe asset atau aset paling aman dalam berinvestasi. Namun selain itu, emas merupakan elemen alami yang memiliki banyak kegunaan di berbagai bidang mulai dari industri hingga ekonomi.
Secara historis, emas memiliki peran yang erat dalam bidang moneter.
Sejak munculnya koin pertama hingga tahun 70an (berakhirnya standar emas dan munculnya koin fidusia), emas mendukung nilai mata uang yang beredar melalui kualitas logam mulianya.
Langka
Cadangan emas di alam sangat terbatas. Umumnya, kita dapat menemukan logam ini dalam mineral maupun endapan aluvial yang terbentuk melalui proses geologis selama ribuan tahun.
Berdasarkan data dari World Gold Council, jumlah emas yang berhasil ditambang di seluruh dunia mencapai sekitar 201.296 ton di tahun 2023. Jumlah tersebut tergolong kecil jika kita bandingkan dengan permintaan global, meskipun masih ada sekitar 53.000 ton cadangan emas yang telah teridentifikasi di bawah permukaan bumi.
Pada akhirnya, kelangkaan menjadi salah satu karakterisik utama yang membuat suatu aset dapat berfungsi sebagai alat tukar maupun penyimpan nilai.
Daya tahan
Emas merupakan logam yang sangat tahan lama dan tahan terhadap korosi dan karat. Berbeda dengan aset atau komoditas lainnya yang dapat rusak atau terdegradasi seiring waktu, emas mempertahankan kualitas dan bentuknya selama berabad-abad.
Daya tahan ini menjadikan emas sebagai media pelestarian kekayaan atau simpanan nilai serta aset nyata yang dapat diturunkan dari generasi ke generasi tanpa kehilangan nilai intrinsiknya.

Dengan daya tahan yang berkombinasi dengan kelangkaan, menjadikan emas tidak terpengaruh inflasi. Sehingga nilainya terlindungi terhadap inflasi mata uang fiat. Kita dapat melihat seiring dengan berjalannya waktu, harga ons emas terus meningkat (dalam mata uang fiat; euro atau dolar) yang berarti tidak hanya emas yang bernilai lebih tinggi dibandingkan dengan mata uang fiat bernilai lebih rendah.
Kemampuannya untuk Dibagi
Keuntungan penting yang dimiliki emas adalah pembagiannya. Emas bisa dibagi menjadi bagian yang lebih kecil tanpa kehilangan nilai proporsionalnya sehingga memudahkan perdagangan dan likuiditasnya.
Hal ini dapat membuat emas mudah diakses oleh berbagai investor, mulai dari mereka yang memebli emas dalam bentuk kecil seperti koin atau batangan kecil, hingga investor lebih besar yang tertarik pada emas batangan dengan ukuran yang lebih besar.
Homogenitasnya
Setiap potongan emas bersifat homogen, yang berarti setiap unit identik dalam komposisi dan kualitas dengan potongan yang lain dengan berat yang sama. Keseragaman ini sangat penting dalam dunia perdagangan dan investasi karena menjamin bahwa nilai emas tidak bergantung pada bentuk, ukuran, atau tempat asalnya, tetapi hanya pada berat dan kemurniannya.
Sulit untuk Dipalsukan
Emas sangat sulit dipalsukan karena karakteristik unik dan sifat fisik yang berbeda. Meskipun ada logam yang dapat meniru penampilan emas, kepadatan dan sifat fisikokimia lainnya dari emas sulit untuk ditiru. Hal ini dapat memberikan jaminan keamanan tambahan bagi investor dikarenakan mereka dapat memverifikasi keaslian emas dengan relatif mudah melalui tes kemurnian dan kepadatan.
Stock to Flow Emas
Emas merupakan bahan yang memiliki rasio stock-to-flow (S2F) tertinggi di antara bahan mentah lainnya di mana ini merupakan indikator yang telah memberikan nilai selama berabad-abad pada koin yang terbuat dari bahan atau perhiasan itu sendiri.
Stock to flow ditempatkan dalam bentuk rasio dua besaran, yaitu:
- Stok: kuantitas yang disimpan atau ada suatu zat
- Arus: rasio produksi tahunan yang sama
Semakin tinggi rasionya, semakin langka bahan bakunya.

Rasio ini diartikan sebagai jumlah tahun produksi yang diperlukan untuk menciptakan tingkat penyimpanan suatu bahan baku saat ini.
Karena rasionya yang tinggi dan sifat-sifat yang disebutkan di atas, ia telah ditetapkan sebagai properti dengan nilai safe haven.
Kelebihan dan Kekurangan Berinvestasi Emas
Untuk menyimpulkan semua ini, saya sudah memberikan daftar kelebihan dan kekurangan berinvestasi emas pada tabel di bawah ini:
Kelebihan Berinvestasi Emas
- Aset safe haven: emas populer sebagai salah satu aset safe haven terbaik, terutama saat kondisi pasar penuh ketidakpastian.
- Stabil di saat krisis: ketika ekonomi mengalami pelemahan atau pasar sedang bergejolak, emas cenderung mampu menjaga stabilitas nilainya daripada kebanyakan aset lainnya.
- Melindungi nilai intrinsik: emas memiliki nilai intrinsik yang membantu mempertahankan harganya. Sehingga banyak orang menjadikannya sebagai alat perlindungan dari volatilitas pasar dan penurunan daya beli mata uang.
- Diversifikasi portofolio: menambahkan emas ke portofolio investasi Anda dapat membantu mengurangi risiko secara menyeluruh.
- Permintaan yang meningkat ketika penuh ketidakpastian: sepanjang riwayatnya, permintaan emas cenderung naik di periode yang penuh ketidakpastian (perang maupun pandemi) yang pada akhirnya ikut mendorong kenaikan harga emas.
Kekurangan Berinvestasi Emas
- Berisiko saat terjadi skenario deflasi: emas kurang optimal saat terjadi deflasi yang dalam meskipun perekonomian global saat ini belum bergerak ke arah tersebut.
- Tidak menghasilkan cash flow: berbeda dengan saham atau properti, emas tidak memberikan pendapatan rutin seperti dividen maupun pembayaran sewa. Sehingga, lebih sulit untuk memproyeksikan valuasinya.
- Kekurangan emas fisik: menyimpan emas fisik membutuhkan biaya dan keamanan tambahan. Selain itu, proses menjual kembali emas fisik juga tidak mudah maupun murah.
- Risiko emas finansial: sebagian instrumen "paper gold" tidak sepenuhnya mendapat dukungan dari cadangan emas fisik yang nyata.
Negara dengan Cadangan Emas Terbesar
Aspek lain yang perlu diperhatikan dari emas adalah lokasi cadangan emas terbesar di dunia (per negara). Hal ini dapat mempengaruhi keputusan investasi, stabilitas pasar, dan persepsi nilai emas secara global.
Berikut ini adalah 10 negara dengan cadangan emas terbesar (dalam metric tons) hingga tahun 2023:

Seperti yang bisa kita lihat, AS dan negara-negara Eropa masih mendominasi sebagian besar emas dunia. Tidak heran, mata uang Eropa dan Amerika Serikat (euro dan dolar) masih menjadi dua mata uang (fiat) terkuat dalam hal pembayaran global dan akumulasi cadangan.
Sebagai contoh, menurut data dari IMF ini merupakan 3 mata uang cadangan dunia teratas:
- 58% dalam dolar
- 19% dalam euro
- +5% dalam Yen Jepang
Bahkan di 10 besar negara dengan cadangan emas terbanyak hanya 4 negara yang memiliki banyak emas dan bukan dari orbit Barat adalah Rusia, Cina, India dan Jepang.
Di mana sebaiknya saya berinvestasi: emas atau perak?
Seperti yang sudah kita lihat, investasi emas terbukti menjadi strategi yang solid, terutama jika kita melihat dalam 50 tahun terakhir.
Namun, mendiversifikasi portofolio harus Anda lakukan. Oleh karena itu, untuk melengkapi portofolio Anda dengan logam mulia lainnya seperti perak, platinum, maupun palladium bisa menjadi pilihan menarik.
Kesimpulannya, emas secara historis menjadi salah satu cara terbaik untuk menjaga nilai kekayaan Anda dalam jangka panjang. Sekarang giliran Anda: apakah sudah memiliki eksposur terhadap emas? Dan jika sudah, melalui instrumen apa Anda melakukannya?