Perdagangan Komoditas

Meskipun emas populer sebagai instrumen investasi jangka panjang karena nilainya cenderung naik setiap tahunya, Anda harus memahami jenis-jenis emas terlebih dahulu sebelum berinvestasi di dalamnya. Ini karena tidak semua jenis investasi emas cocok bagi semua investor. Anda tidak boleh sembarangan dalam membeli emas yang ada di pasar karena belum tentu cocok dengan tujuan investasi dan toleransi risiko Anda.
Contohnya, ada emas yang ada di peradangan forex atau kita kinal sebagai pasangan mata uang XAU/USD. Jenis emas digital tersebut memiliki tingkat risiko yang sangat berbeda jika kita bandingkan dengan emas batangan seperti jenis Emas Antam. Emas Antam memiliki karakteristik harga yang lebih stabil, sementara XAU/USD sangat volatil karena mengikuti fluktuasi nilai USD di pasar.
Jika Anda sampai salah dalam memilih jenis emas, risiko kerugian finansial dan kehilangan uang bisa saja terjadi. Oleh karena itu, dalam artikel ini, kami akan membahas jenis-jenis emas dan harganya sehingga Anda tidak salah pilih. Mari kita mulai pembahasannya!

Sejak jaman dahulu, emas menjadi suatu barang yang sangat bernilai. Bahkan, sebelum peradaban mengenal uang sebagai alat pembayaran, emas menjadi alat tukar yang umum digunakan.
Tidak hanya menjadi alat tukar di zaman dahulu, emas juga bisa menjadi perhiasan bagi orang-orang kaya. Penggunaan emas saat itu menjadi simbol kekuasaan, kekayaan, hingga status sosial seseorang. Namun, saat ini, banyak orang menjadikan sebagai aset safe haven karena sifat emas yang dapat melawan inflasi.
Di sisi lain, nilai emas juga dapat melawan tekanan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi. Emas, mulai diperhitungkan sebagai aset safe haven di dunia ketika sistem Bretton Woods runtuh di awal tahun 1970-an. Peristiwa ini menjadi akhir nilai tukar yang tetap antara USD dan emas.

Pasca sistem Bretton Woods runtuh, harga emas terus meroket dari US$ 35 di tahun 1971 menjadi US$ 1.800 per ounce di tahun 2012. Bahkan, harga emas hari ini (16 Januari 2026) mencapai US$ 4.613,47 per ounce. Nilai yang secara konstan terus naik dalam jangka panjang ini membuat para investor beralih ke emas dan menjadikannya sebagai safe haven asset terbesar di dunia ketika terjadi krisis.
👉 Standar Emas: Pengertian dan Alasan Mulai Ditinggalkan
Umumnya, emas yang kita perdagangkan di Indonesia terbagi dalam 3 jenis kategori, yaitu berdasarkan kadar kemurnian, bentuk, dan warna. Berikut penjelasan jenis-jenis emas berdasarkan ketiga kategori tersebut:
Berdasarkan kadar kemurniannya, tidak semua emas bagus untuk investasi. Berikut penjelasan dari kadar kemurnian emas yang wajib Anda ketahui sebelum membeli emas:
| 9 karat | Mengandung sekitar 37,5% emas murni yang juga kita kenal sebagai emas muda | ||
| 10 karat | Kandungan emas murni di dalamnya mencapai 41,7% | ||
| 14 karat | Emas murni yang terkandung di dalamnya mencapai 58,3% | ||
| 18 karat | Kandungan emas murni di dalamnya mencapai 75% dan kita mengenalnya sebagai emas tua | ||
| 22 karat | Emas yang terkandung di dalamnya sangat tinggi mencapai 91,6%, sering kita sebut juga sebagai emas tua | ||
| 24 karat | Hampir 100% atau 99,9% kandungan emas murni |
| Kadar Kemurnian Emas | Penjelasan Komposisi |
|---|---|
| 9 karat | Mengandung sekitar 37,5% emas murni yang juga kita kenal sebagai emas muda |
| 10 karat | Kandungan emas murni di dalamnya mencapai 41,7% |
| 14 karat | Emas murni yang terkandung di dalamnya mencapai 58,3% |
| 18 karat | Kandungan emas murni di dalamnya mencapai 75% dan kita mengenalnya sebagai emas tua |
| 22 karat | Emas yang terkandung di dalamnya sangat tinggi mencapai 91,6%, sering kita sebut juga sebagai emas tua |
| 24 karat | Hampir 100% atau 99,9% kandungan emas murni |
Dari beberapa ukuran kadar kemurnian emas di atas, kadar emas yang paling cocok untuk investasi jangka panjang adalah emas 24 karat (99,9% emas murni).
Berikut beberapa keunggulan emas 24 karat untuk investasi jangka panjang:
Namun, jenis emas 24 karat tidak cocok untuk Anda jadikan perhiasan. Ini karena teksturnya yang terlalu lunak dan harganya sangat mahal. Sehingga, emas dengan kadar kemurnian 18 hingga 22 karat lebih cocok karena lebih kuat dan tahan lama.
👉🏻 Emas vs Bitcoin: Mana yang Cocok untuk Investasi Jangka Panjang?
Berdasarkan bentuknya, emas terbagi menjadi 5 jenis. Berikut penjelasannya:
Emas batangan adalah emas murni yang memiliki bentuk batang atau kepingan. Emas batangan menjadi emas yang populer sebagai instrumen investasi, bukan untuk perhiasan.
Jenis-jenis emas batangan yang paling umum kita jumpai di pasar yaitu emas batangan Antam, UBS, dan Waris. Ketiga produk emas tersebut merupakan produk yang menguasai pasar di Indonesia dengan ukuran mulai dari yang kecil hingga yang berukuran besar.

Ukuran emas batangan merek Antam yang ada di pasaran mulai dari 0,5 gram hingga 1 kg. Namun, ukuran emas yang paling populer di masyarakat Indonesia adalah emas antam yang berukuran 0,5 gram, 1 gram, dan 5 gram.
Berikut keunggulan emas batangan Antam dari emas batangan UBS dan WARIS:
Sejak tahun 2020 hingga sekarang, harga emas Antam sudah mengalami kenaikan hingga lebih dari 100% dan sangat layak bagi Anda untuk dijadikan sebagai pilihan investasi jangka panjang yang menguntungkan. Harga emas Antam hari ini (per 16 januari 2026) adalah Rp 2,669 juta per gram.
👉 Prospek Saham Pertambangan di Indonesia, Masih Menarik?
Selain berbentuk batangan, emas juga dapat kita oleh menjadi perhiasan. Jenis emas yang sering menjadi bahan untuk membuat perhiasan adalah emas 18 karat. Ini karena emas dengan kadar kemurnian 18 karat memiliki kadar yang tinggi dan tekstur yang kuat.

Meskipun emas perhiasan dapat menunjang penampilan Anda, namun jenis emas perhiasan tidak cocok untuk investasi. Ini karena harga emas perhiasan dapat turun ketika ada tren model perhiasan yang baru.
Saat ini, emas perhiasan termahal dan termahal di dunia adalah The Hope Diamond. Harga dari perhiasan ini bisa mencapai Rp 5 triliun.
👉🏻 Mana Investasi yang Lebih Untung, Emas vs SBN?

Jenis emas berdasarkan bentuk selanjutnya adalah emas digital. Di tengah era digitalisasi seperti saat ini, banyak masyarakat yang tertarik untuk investasi emas digital karena memiliki keunggulan mudah, aman, dan fleksibel. Selain itu, investasi emas digital juga sangat terjangkau, mulai dari Rp 10 ribu untuk emas Antam.
Dalam investasi emas digital, Anda seperti sedang mencicil atau nabung emas yang nantinya jika saldo emas digital sudah memenuhi syarat cetak fisik. Anda juga dapat mencetak emas digital tersebut menjadi bentuk fisik, namun ada biayanya.
👉 Anda bisa berinvestasi emas digital dengan aman melalui aplikasi investasi emas digital terpercaya berikut:
Bentuk emas selanjutnya adalah emas koin. Emas jenis ini menjadi incaran para kolektor uang di luar sana karena faktor kelangkaan dan desainnya yang unik. Namun, umumnya jenis emas ini dibuat khusus dalam edisi terbatas.

Contohnya, koin emas produksi dari Treasury, yaitu Koin Gold is King yang memiliki berat 0,1 gram dengan harga pasaran Rp 1,5 juta. Harganya jauh lebih mahal jika kita bandingkan dengan emas batangan Antam, UBS, dan Waris.
Berikut keunggulan mengoleksi koin emas sebagai investasi:

Emas granule adalah jenis emas yang berbentuk serbuk dan menjadi bahan utama pembuatan perhiasan dengan ukuran kadar emas 9 karat hingga 24 karat. Jenis emas ini juga menjadi bahan campuran logam lainnya untuk mempercantik tampilan perhiasan namun tidak cocok untuk investasi. Ini karena emas granule tidak likuid dan sulit kita beli di pasaran. Selain itu, jenis emas ini tidak memiliki sertifikat keaslian seperti jenis emas lainnya.
👉🏻Apa itu Emas Berjangka CME Group & Cara Trading Emas? untuk informasi menarik mengenaik emas global!
Kriteria kategori emas selanjutnya adalah warna. Berdasarkan warnanya, emas terbagi menjadi 3, yaitu kuning, putih, dan rosegold. Berikut penjelasannya:
Perbedaan warna emas tersebut tidak memengaruhi nilai emas secara signifikan. Ini karena penentuan harga emas tergantung pada kadar kemurnian dan berat emas itu sendiri.
Sebelum memilih satu dari banyaknya jenis-jenis emas yang layak untuk investasi, pastikan bahwa emas yang ingin Anda beli tersebut telah memenuhi kriteria-kriteria investasi berikut ini.

Jika akan menjadikan emas sebagai instrumen investasi, pasti Anda akan menyimpannya dalam waktu yang cukup lama. Untuk memastikan bahwa emas yang Anda miliki asli, penting untuk membeli emas yang memiliki sertifikan jaminan keaslian.
Berikut beberapa produk emas batang yang ada di Indonesia yang memiliki sertifikat keaslian:
Ketiga emas tersebut dapat Anda cek keasliannya dengan mudah melalui aplikasi CertiEye (emas Antam), UBS Gold (emas UBS), dan untuk emas WARIS Sampoerna bisa Anda cek keasliannya lewat aplikasi QR scanner biasa.
Dengan adanya sertifikat jaminan keaslian, akan mempermudah Anda dalam melakukan jual beli emas. Ini karena sudah ada jaminan bahwa emas tersebut asli dan ada harga acuan yang berlaku secara nasional, baik itu harga beli maupun harga jual.
Kriteria berikutnya yang perlu Anda pertimbangkan untuk menjadikan suatu jenis emas sebagai investasi adalah produk emas tersebut harus memiliki likuiditas yang baik. Dalam hal ini, emas batangan adalah produk emas terbaik berdasarkan likuiditasnya.
Ini bisa Anda lihat dari kemudahan membeli dan menjual emas batangan di Indonesia memalui berbagai toko terpercaya dengan harga yang relatif stabil. Emas batangan merek Antam menjadi yang paling likud dari emas batangan yang lainnya. Ini karena merek emas tersebut menguasai lebih dari 70% para ritel emas di Indonesia.
Tidak semua jenis emas di Indonesia punya potensi kenaikan harga di masa depan, contoh produk emas yang cenderung turun nilainya di masa depan adalah emas perhiasan yang sangat terpengaruh oleh tren fashion dan perhiasan masa kini.
Tentu, ini berbeda halnya dengan emas batangan seperti Antam. Di tahun 2020 lalu, harga emas Antam per gram sekitar Rp 1 jutaan dan sekarang memiliki harga Rp 2 jutaan, atau telah naik lebih dari 100% selama 5 tahun terakhir.
.👉 Baca juga: Prediksi Harga Emas 2030, Bisa Capai US$ 6.000?
Dengan memperhatikan kriteria-kriteria di atas dalam memilih jenis emas yang tepat untuk investasi, Anda bisa menemukan produk emas yang paling cocok dengan karakteristik, risiko, hingga tujuan investasi Anda. Berikut beberapa jenis emas yang kami rekomendasikan bagi Anda untuk investasi:
| Batangan | Menjadi jenis emas terbaik untuk investasi. Terutama bagi Anda yang ingin berinvestasi dalam jangka panjang. | - Mudah untuk Anda perjualbelikan di berbagai toko emas - Harga cenderung stabil - Memiliki potensi kenaikan harga di masa depan - Dapat Anda gadaikan - Dapat melawan inflasi - Memiliki sertifikat jaminan keaslian | |||
| Digital | Versi digital dari emas batangan. Namun, memungkinkan Anda untuk berinvestasi emas mulai dari Rp 10 ribu. | - Harga emas digital lebih terjangkau - Akses yang mudah lewat aplikasi | |||
| Koin | Meskipun tingkat permintaannya rendah, emas koin memiliki keunikan desain dan jumlah yang terbatas. Sehingga, memberikan nilai lebih bagi para investor yang sekaligus juga menjadi kolektor. | - Harganya bisa lebih tinggi dari emas batangan - Desain yang unik dan jumlah yang terbatas |
| Jenis Emas | Penjelasan | Keunggulan |
|---|---|---|
| Batangan | Menjadi jenis emas terbaik untuk investasi. Terutama bagi Anda yang ingin berinvestasi dalam jangka panjang. | - Mudah untuk Anda perjualbelikan di berbagai toko emas - Harga cenderung stabil - Memiliki potensi kenaikan harga di masa depan - Dapat Anda gadaikan - Dapat melawan inflasi - Memiliki sertifikat jaminan keaslian |
| Digital | Versi digital dari emas batangan. Namun, memungkinkan Anda untuk berinvestasi emas mulai dari Rp 10 ribu. | - Harga emas digital lebih terjangkau - Akses yang mudah lewat aplikasi |
| Koin | Meskipun tingkat permintaannya rendah, emas koin memiliki keunikan desain dan jumlah yang terbatas. Sehingga, memberikan nilai lebih bagi para investor yang sekaligus juga menjadi kolektor. | - Harganya bisa lebih tinggi dari emas batangan - Desain yang unik dan jumlah yang terbatas |
Sejak 1 Agustus 2025, menurut PMK nomor 51 dan 52 tahun 2025, PPh 22 diatur untuk transaksi emas yang meliputi:
Selain PPh 22, ada pajak lainnya yang diberlakukan di Indonesia untuk transaksi emas yaitu PPN. Aturan tarif PPN untuk transaksi emas sendiri diatur dalam PMK nomor 11 tahun 2025:
Pada dasarnya, tarif PPN hanya berlaku untuk emas perhiasan dan tidak berlaku untuk emas batangan. Serta tarif PPh 22 hanya untuk emas batangan.
👉 Peraturan Pajak Terbaru 2025: Pengertian PPh & Skemanya!