logo RankiaIndonesia

Kenali Jenis-Jenis Emas: Pilihan untuk Berinvestasi

Jenis-jenis emas di Indonesia yang dapat Anda jadikan pilihan investasi.

Meskipun emas populer sebagai instrumen investasi jangka panjang karena nilainya cenderung naik setiap tahunya, Anda harus memahami jenis-jenis emas terlebih dahulu sebelum berinvestasi di dalamnya. Ini karena tidak semua jenis investasi emas cocok bagi semua investor. Anda tidak boleh sembarangan dalam membeli emas yang ada di pasar karena belum tentu cocok dengan tujuan investasi dan toleransi risiko Anda.

Contohnya, ada emas yang ada di peradangan forex atau kita kinal sebagai pasangan mata uang XAU/USD. Jenis emas digital tersebut memiliki tingkat risiko yang sangat berbeda jika kita bandingkan dengan emas batangan seperti jenis Emas Antam. Emas Antam memiliki karakteristik harga yang lebih stabil, sementara XAU/USD sangat volatil karena mengikuti fluktuasi nilai USD di pasar.

Jika Anda sampai salah dalam memilih jenis emas, risiko kerugian finansial dan kehilangan uang bisa saja terjadi. Oleh karena itu, dalam artikel ini, kami akan membahas jenis-jenis emas dan harganya sehingga Anda tidak salah pilih. Mari kita mulai pembahasannya!

Apa itu Emas dan Sejarahnya Sebagai Aset Safe Haven

jenis-jenis emas di Indonesia
(Sumber: American Bullion)

Sejak jaman dahulu, emas menjadi suatu barang yang sangat bernilai. Bahkan, sebelum peradaban mengenal uang sebagai alat pembayaran, emas menjadi alat tukar yang umum digunakan.

Tidak hanya menjadi alat tukar di zaman dahulu, emas juga bisa menjadi perhiasan bagi orang-orang kaya. Penggunaan emas saat itu menjadi simbol kekuasaan, kekayaan, hingga status sosial seseorang. Namun, saat ini, banyak orang menjadikan sebagai aset safe haven karena sifat emas yang dapat melawan inflasi.

Di sisi lain, nilai emas juga dapat melawan tekanan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi. Emas, mulai diperhitungkan sebagai aset safe haven di dunia ketika sistem Bretton Woods runtuh di awal tahun 1970-an. Peristiwa ini menjadi akhir nilai tukar yang tetap antara USD dan emas.

Kinerja Harga Emas dalam 5 Tahun | Sumber: Goldprice

Pasca sistem Bretton Woods runtuh, harga emas terus meroket dari US$ 35 di tahun 1971 menjadi US$ 1.800 per ounce di tahun 2012. Bahkan, harga emas hari ini (16 Januari 2026) mencapai US$ 4.613,47 per ounce. Nilai yang secara konstan terus naik dalam jangka panjang ini membuat para investor beralih ke emas dan menjadikannya sebagai safe haven asset terbesar di dunia ketika terjadi krisis.

👉 Standar Emas: Pengertian dan Alasan Mulai Ditinggalkan

Jenis-Jenis Emas di Indonesia

Umumnya, emas yang kita perdagangkan di Indonesia terbagi dalam 3 jenis kategori, yaitu berdasarkan kadar kemurnian, bentuk, dan warna. Berikut penjelasan jenis-jenis emas berdasarkan ketiga kategori tersebut:

Emas Berdasarkan Kadar Kemurnian

Berdasarkan kadar kemurniannya, tidak semua emas bagus untuk investasi. Berikut penjelasan dari kadar kemurnian emas yang wajib Anda ketahui sebelum membeli emas:

9 karatMengandung sekitar 37,5% emas murni yang juga kita kenal sebagai emas muda
10 karatKandungan emas murni di dalamnya mencapai 41,7%
14 karatEmas murni yang terkandung di dalamnya mencapai 58,3%
18 karatKandungan emas murni di dalamnya mencapai 75% dan kita mengenalnya sebagai emas tua
22 karatEmas yang terkandung di dalamnya sangat tinggi mencapai 91,6%, sering kita sebut juga sebagai emas tua
24 karatHampir 100% atau 99,9% kandungan emas murni

Dari beberapa ukuran kadar kemurnian emas di atas, kadar emas yang paling cocok untuk investasi jangka panjang adalah emas 24 karat (99,9% emas murni).

Berikut beberapa keunggulan emas 24 karat untuk investasi jangka panjang:

  • Memiliki kadar emas yang sangat tinggi, yaitu mencapai 99,9%
  • Dengan kandungan emas murni mencapai 99,9%, harga emas 24 karat cenderung stabil.
  • Mudah untuk menjualnya kembali.
  • Emas 24 karat nilainya tidak terpengaruh oleh tren perhiasan emas di luar sana.
  • Kadar emas murni yang sangat tinggi di dalam emas 24 karat membuat jenis emas ini sangat tahan terhadap korosi. Ini karena persentase campuran dengan logam lain sangat kecil.

Namun, jenis emas 24 karat tidak cocok untuk Anda jadikan perhiasan. Ini karena teksturnya yang terlalu lunak dan harganya sangat mahal. Sehingga, emas dengan kadar kemurnian 18 hingga 22 karat lebih cocok karena lebih kuat dan tahan lama.

👉🏻 Emas vs Bitcoin: Mana yang Cocok untuk Investasi Jangka Panjang?

Jenis-Jenis Emas Berdasarkan Bentuk

Berdasarkan bentuknya, emas terbagi menjadi 5 jenis. Berikut penjelasannya:

#1 Emas Batangan

Emas batangan adalah emas murni yang memiliki bentuk batang atau kepingan. Emas batangan menjadi emas yang populer sebagai instrumen investasi, bukan untuk perhiasan.

Jenis-jenis emas batangan yang paling umum kita jumpai di pasar yaitu emas batangan Antam, UBS, dan Waris. Ketiga produk emas tersebut merupakan produk yang menguasai pasar di Indonesia dengan ukuran mulai dari yang kecil hingga yang berukuran besar.

emas batangan
(Sumber: MetroTV)

Ukuran emas batangan merek Antam yang ada di pasaran mulai dari 0,5 gram hingga 1 kg. Namun, ukuran emas yang paling populer di masyarakat Indonesia adalah emas antam yang berukuran 0,5 gram, 1 gram, dan 5 gram.

Berikut keunggulan emas batangan Antam dari emas batangan UBS dan WARIS:

  • Emas Antam punya likuiditas yang lebih baik daripada UBS dan WARIS. Ini karena emas Antam menguasai lebih dari 70% pasar ritel emas di Indonesia.
  • Emas Antam memberikan jaminan keaslian dan kemurnian kadar emas, serta bersertifikasi internasional dari LBMA.
  • Modal investasi sangat terjangkau karena Anda bisa berinvestasi emas Antam mulai dari Rp 10 ribu melalui platform jual-beli emas Antam.
  • Punya variasi produk emas yang beragam.
  • Anda dapat menggadaikan emas Antam.
  • Kebal melawan inflasi.
  • Emas Antam tidak mudah rusak.

Sejak tahun 2020 hingga sekarang, harga emas Antam sudah mengalami kenaikan hingga lebih dari 100% dan sangat layak bagi Anda untuk dijadikan sebagai pilihan investasi jangka panjang yang menguntungkan. Harga emas Antam hari ini (per 16 januari 2026) adalah Rp 2,669 juta per gram.

👉 Prospek Saham Pertambangan di Indonesia, Masih Menarik?

#2 Emas Perhiasan

Selain berbentuk batangan, emas juga dapat kita oleh menjadi perhiasan. Jenis emas yang sering menjadi bahan untuk membuat perhiasan adalah emas 18 karat. Ini karena emas dengan kadar kemurnian 18 karat memiliki kadar yang tinggi dan tekstur yang kuat.

(Sumber: Pixabay.com)

Meskipun emas perhiasan dapat menunjang penampilan Anda, namun jenis emas perhiasan tidak cocok untuk investasi. Ini karena harga emas perhiasan dapat turun ketika ada tren model perhiasan yang baru.

Saat ini, emas perhiasan termahal dan termahal di dunia adalah The Hope Diamond. Harga dari perhiasan ini bisa mencapai Rp 5 triliun.

👉🏻 Mana Investasi yang Lebih Untung, Emas vs SBN?

#3 Emas Digital

(Sumber: Invest Indonesia)

Jenis emas berdasarkan bentuk selanjutnya adalah emas digital. Di tengah era digitalisasi seperti saat ini, banyak masyarakat yang tertarik untuk investasi emas digital karena memiliki keunggulan mudah, aman, dan fleksibel. Selain itu, investasi emas digital juga sangat terjangkau, mulai dari Rp 10 ribu untuk emas Antam.

Dalam investasi emas digital, Anda seperti sedang mencicil atau nabung emas yang nantinya jika saldo emas digital sudah memenuhi syarat cetak fisik. Anda juga dapat mencetak emas digital tersebut menjadi bentuk fisik, namun ada biayanya.

👉 Anda bisa berinvestasi emas digital dengan aman melalui aplikasi investasi emas digital terpercaya berikut:

#4 Emas Koin

Bentuk emas selanjutnya adalah emas koin. Emas jenis ini menjadi incaran para kolektor uang di luar sana karena faktor kelangkaan dan desainnya yang unik. Namun, umumnya jenis emas ini dibuat khusus dalam edisi terbatas.

(Sumber: PNGtree)

Contohnya, koin emas produksi dari Treasury, yaitu Koin Gold is King yang memiliki berat 0,1 gram dengan harga pasaran Rp 1,5 juta. Harganya jauh lebih mahal jika kita bandingkan dengan emas batangan Antam, UBS, dan Waris.

Berikut keunggulan mengoleksi koin emas sebagai investasi:

  • Punya harga yang cenderung stabil
  • Harga tidak tergantung pada kadar dan berat emas, namun faktor kelangkaan, keunikan desain, dan sejarahnya
  • Koin emas mudah untuk kita perjualbelikan di pasar.
  • Memiliki sertifikat keaslian

#5 Emas Granule

emas granule

Emas granule adalah jenis emas yang berbentuk serbuk dan menjadi bahan utama pembuatan perhiasan dengan ukuran kadar emas 9 karat hingga 24 karat. Jenis emas ini juga menjadi bahan campuran logam lainnya untuk mempercantik tampilan perhiasan namun tidak cocok untuk investasi. Ini karena emas granule tidak likuid dan sulit kita beli di pasaran. Selain itu, jenis emas ini tidak memiliki sertifikat keaslian seperti jenis emas lainnya.

👉🏻Apa itu Emas Berjangka CME Group & Cara Trading Emas? untuk informasi menarik mengenaik emas global!

Jenis-Jenis Emas Berdasarkan Warnanya

Kriteria kategori emas selanjutnya adalah warna. Berdasarkan warnanya, emas terbagi menjadi 3, yaitu kuning, putih, dan rosegold. Berikut penjelasannya:

  • Emas Kuning: Jenis emas yang paling umum dan mengandung campuran tembaga dan perak. Emas kuning merupakan warna yang paling umum di perhiasan.
  • Emas Putih: Merupakan perhiasan emas yang berasal dari campuran logam paladium atau nikel, memberikan tampilan yang elegan dan modern.
  • Rosegold: Memiliki kandungan tembaga yang lebih tinggi sehingga warnanya menjadi kemerahan.

Perbedaan warna emas tersebut tidak memengaruhi nilai emas secara signifikan. Ini karena penentuan harga emas tergantung pada kadar kemurnian dan berat emas itu sendiri.

Kriteria Emas untuk Investasi

Sebelum memilih satu dari banyaknya jenis-jenis emas yang layak untuk investasi, pastikan bahwa emas yang ingin Anda beli tersebut telah memenuhi kriteria-kriteria investasi berikut ini.

Memiliki Sertifikat Jaminan Keaslian

sertifikat LBMA antam

Jika akan menjadikan emas sebagai instrumen investasi, pasti Anda akan menyimpannya dalam waktu yang cukup lama. Untuk memastikan bahwa emas yang Anda miliki asli, penting untuk membeli emas yang memiliki sertifikan jaminan keaslian.

Berikut beberapa produk emas batang yang ada di Indonesia yang memiliki sertifikat keaslian:

  • Emas Antam: Sertifikat London Bullion Market Association (LBMA).
  • Emas UBS: Sertifikat UBS.
  • Emas WARIS: Sertifikat emas WARIS Sampoerna.

Ketiga emas tersebut dapat Anda cek keasliannya dengan mudah melalui aplikasi CertiEye (emas Antam), UBS Gold (emas UBS), dan untuk emas WARIS Sampoerna bisa Anda cek keasliannya lewat aplikasi QR scanner biasa.

Dengan adanya sertifikat jaminan keaslian, akan mempermudah Anda dalam melakukan jual beli emas. Ini karena sudah ada jaminan bahwa emas tersebut asli dan ada harga acuan yang berlaku secara nasional, baik itu harga beli maupun harga jual.

Punya Likuiditas yang Baik

Kriteria berikutnya yang perlu Anda pertimbangkan untuk menjadikan suatu jenis emas sebagai investasi adalah produk emas tersebut harus memiliki likuiditas yang baik. Dalam hal ini, emas batangan adalah produk emas terbaik berdasarkan likuiditasnya.

Ini bisa Anda lihat dari kemudahan membeli dan menjual emas batangan di Indonesia memalui berbagai toko terpercaya dengan harga yang relatif stabil. Emas batangan merek Antam menjadi yang paling likud dari emas batangan yang lainnya. Ini karena merek emas tersebut menguasai lebih dari 70% para ritel emas di Indonesia.

Adanya Potensi Kenaikan Harga di Masa Depan

Tidak semua jenis emas di Indonesia punya potensi kenaikan harga di masa depan, contoh produk emas yang cenderung turun nilainya di masa depan adalah emas perhiasan yang sangat terpengaruh oleh tren fashion dan perhiasan masa kini.

Tentu, ini berbeda halnya dengan emas batangan seperti Antam. Di tahun 2020 lalu, harga emas Antam per gram sekitar Rp 1 jutaan dan sekarang memiliki harga Rp 2 jutaan, atau telah naik lebih dari 100% selama 5 tahun terakhir.

.👉 Baca juga: Prediksi Harga Emas 2030, Bisa Capai US$ 6.000?

Pilihan Jenis-Jenis Emas yang Cocok bagi Anda untuk Investasi

Dengan memperhatikan kriteria-kriteria di atas dalam memilih jenis emas yang tepat untuk investasi, Anda bisa menemukan produk emas yang paling cocok dengan karakteristik, risiko, hingga tujuan investasi Anda. Berikut beberapa jenis emas yang kami rekomendasikan bagi Anda untuk investasi:

BatanganMenjadi jenis emas terbaik untuk investasi. Terutama bagi Anda yang ingin berinvestasi dalam jangka panjang. - Mudah untuk Anda perjualbelikan di berbagai toko emas
- Harga cenderung stabil
- Memiliki potensi kenaikan harga di masa depan
- Dapat Anda gadaikan
- Dapat melawan inflasi
- Memiliki sertifikat jaminan keaslian
DigitalVersi digital dari emas batangan. Namun, memungkinkan Anda untuk berinvestasi emas mulai dari Rp 10 ribu. - Harga emas digital lebih terjangkau
- Akses yang mudah lewat aplikasi
KoinMeskipun tingkat permintaannya rendah, emas koin memiliki keunikan desain dan jumlah yang terbatas. Sehingga, memberikan nilai lebih bagi para investor yang sekaligus juga menjadi kolektor. - Harganya bisa lebih tinggi dari emas batangan
- Desain yang unik dan jumlah yang terbatas

Ini Jenis-jenis Emas yang Kena Pajak, Cek Regulasi Berikut!

Sejak 1 Agustus 2025, menurut PMK nomor 51 dan 52 tahun 2025, PPh 22 diatur untuk transaksi emas yang meliputi:

  • Lembaga keuangan atau pihak yang menjalankan usaha bullion akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,25% dari harga jual emas.
  • Sementara konsumen akhir tidak dikenakan tarif pajak PPh 22 ketika bertransaksi emas.

Selain PPh 22, ada pajak lainnya yang diberlakukan di Indonesia untuk transaksi emas yaitu PPN. Aturan tarif PPN untuk transaksi emas sendiri diatur dalam PMK nomor 11 tahun 2025:

  • Konsumen akhir yang membeli emas tidak dikenakan tarif PPN.
  • Tarif PPN 1,65% untuk pedagang bullion yang menjual emas perhiasan langsung ke konsumen akhir.
  • Tarif PPN 1,1% untuk penjualan emas perhiasan ke sesama pedagang bullion.

Pada dasarnya, tarif PPN hanya berlaku untuk emas perhiasan dan tidak berlaku untuk emas batangan. Serta tarif PPh 22 hanya untuk emas batangan.

👉 Peraturan Pajak Terbaru 2025: Pengertian PPh & Skemanya!

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) tentang Jenis-Jenis Emas

Iklan
Artikel terkait