logo RankiaIndonesia

Stockbit vs Bibit: daftar aset, fitur dan biaya

Stockbit dan Bibit adalah platform investasi online di Indonesia. Artikel ini membandingkan fitur, biaya, dan keamanan kedua platform untuk membantu Anda memilih yang terbaik.
ulasan bibit vs stockbit

Stockbit vs Bibit, mari kita bandingkan kedua aplikasi investasi tersebut. Keduanya, baik Bibit vs Stockbit cukup populer dalam beberapa tahun terakhir. Dan ternyata, keduanya berada di bawah perusahaan yang sama.

Stockbit populer sebagai aplikasi investasi saham, sementara Bibit populer dengan investasi reksa dana. Keduanya bisa Anda gunakan bersama karena sifatnya yang saling melengkapi untuk mendiversifikasi portofolio investasi Anda!

Mari kita mulai pembahasannya!

Review informasi penting Stockbit vs Bibit

Informasi PentingStockbitBibit
🏆 RegulasiOJKOJK
🪙 Produk InvestasiSahamReksa Dana, Surat Berharga Negara (SBN), Obligasi FR, Stable Earn
💼 Minimal DepositRp 0Rp 0
💻 Jenis AkunStockbit Basic dan Stockbit ProBibit Reguler, Bisnis, dan Plus
💲Biaya- Fee pembelian: 0.15%
- Fee penjualan: 0.25%
Fee Pembelian Reksa Dana (berdasarkan metode pembayaran)
- RDN Wallet: Gratis
- Bank Jago: Gratis
- e-Wallet: Rp 2.500
- Virtual Account BCA: Gratis
- Virtual Account Bank Lain: Rp 3.100

Fee pengiriman hasil withdraw Rp 3.500 - Rp 6.500 (dikenakan oleh pihak bank)
📈 Platform Aplikasi Stockbit (iOS & Android) dan Desktop App Stockbit (MacOS & Windows)Aplikasi Bibit (iOS & Android) dan Website Bibit
🗣️ Layanan Pengguna- Live chat
- e-mail
- telepon
- Live chat
- e-mail
- telepon
- social media
🇮🇩 Dukungan BahasaBahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Seperti yang Anda lihat, baik Bibit dan Stockbit punya fokus yang berbeda. Namun karena keduanya berasal dari perusahaan yang sama, maka kedua aplikasi ini saling melengkapi ekosistem investasi Anda.

Profil Singkat Stockbit vs Bibit

Sebagai perantara, kedua broker tersebut bertugas untuk menghubungkan pembeli dengan penjualan. Oleh karena itu, sebelum kita melihat lebih jauh, mari kita melihat penjelasan singkat tentang kedua broker ini.

Apa itu Stockbit?

Stockbit adalah platform perdagangan saham, namun mereka juga menawarkan fitur untuk mencari informasi saham dan berinteraksi dengan komunitas. Perusahaan ini berdiri pada tahun 2013, kemudian terjadi akuisisi PT Mahakarya Arta sehingga namanya berubah menjadi PT Stockbit Sekuritas Digital pada tahun 2021.

Platform ini memungkinkan para penggunanya untuk melakukan mobile dan online trading. Sehingga memudahkan pengguna untuk melakukan transakis saham di mana saja dan kapan saja. Oleh karena itu, mereka mengincar para investor yang berasal dari kalangan milenial dan Gen Z.

Saat ini, Stockbit telah memiliki 900 ribu nasabah yang merupakan WNI (Warga Negara Indonesia). Untuk menjamin keamanannya, mereka telah terdaftar menjadi Anggota Bursa dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Kemudian, mereka juga telah terdaftar di Ototirtas Jasa Keuangan (OJK) dan Kustodian Efek Indonesai (KSEI).

Apa itu Bibit?

Berbeda dengan Stockbit sebagai broker yang menyediakan perdagangan saham, Bibit adalah platform yang menyediakan perdagangan reksa dana. Platform ini masih satu bagian dari startup investasi Stockbit dan sudah berdiri sejak tahun 2013. Awalnya, perusahaan ini bernama Bibitnomic, kemudian karena terjadi akuisisi pada tahun 2018 oleh Stockbit, namaya berubah menjadi BIbit.

Platform ini berada di bawah naungan perusahaan PT Bibit Tumbuh Bersama. Saat Anda berinvestasi dengan menggunakan Bibit, Anda akan dibantu oleh Robo Advisor. Sehingga dapat memudahkan Anda dalam investasi reksa dana sesuai dengan profil investasi dan risiko Anda.

Kemudian, platform ini telah memiliki lebih dari 500 ribu nasabah di seluruh Indonesia. Bibit juga telah terdaftar sebagai Agen Penjual Reksa Dana (APERD) yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, mereka juga menyimpan dana nasabahnya pada rekening penampung dana investor.

Stockbit vs Bibit: Mana yang lebih aman?

Bagi investor maupun broker, regulasi merupakan hal yang penting. Oleh karena itu, otoritas keuangan hanya memberikan izin operasi bagi broker yang memenuhi persyaratan tertentu.

Sehingga, hal yang paling penting untuk Anda perhatikan adalah setidaknya broker tersebut terdaftar dan diatur oleh setidaknya satu otoritas keuangan. Dengan begitu, terdapat kepastian bahwa perdagangan yang Anda lakukan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Berikut merupakan tujuan dari regulasi tersebut:

  • Mencegah penipuan
  • Menjamin keamanan dana
  • Menetapkan standar yang menguntungkan kedua belah pihak
  • Memegang teguh prinsip keadilan

Regulasi Stockbit

PT Stockbit Sekuritas Digital telah terdaftar OJK dengan nomor izin KEP-132/PM/1992, sehingga aman dan terpercaya. Kemudian, broker ini juga telah terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nomor izin SPAB-158/JATS/BEJ.I.1/V/1995. Perusahaan ini juga telah terdaftra pada Kustodian Sental Efek Indonesia (KSEI).

Regulasi Bibit

Untuk menjamin keamanan bagi para nasabahnya, Bibit juga telah teregulasi. Oleh karena itu, mereka telah terdaftar pada OJK dengan nomor izin KEP-14/PM.21/2017 dengan nama PT Bibit Tumbuh Bersama. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir lagi tentang keamanan dana dan legalitas transaksi pada platform tersebut.

👉 Regulator Broker Utama di Dunia

Kelebihan dan Kekurangan Stockbit vs Bibit

Stockbit vs Bibit adalah broker yang memberikan Anda akses ke beberapa produk investasi. Namun, masing-masing dari broker tersebut pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya. Agar tidak salah pilih, sebaiknya Anda memahami kelebihan dan kekurangan dari kedua broker tersebut sebelum mulai berinvestasi.

Berikut daftar kelebihan dan kekurangan Stockbit vs Bibit:

Kelebihan dan Kekurangan Stockbit

Kelebihan Stockbit

  • Terdaftar di OJK dan KSEI
  • Minimal deposit Rp 0, cocok untuk trader saham modal kecil
  • Menyediakan materi lengkap terkait edukasi investasi dan trading bagi pemula
  • Memiliki komunitas yang membuat pengguna berbagi insight dengan pengguna lainnya
  • Menyediakan laporan bulanan dari emiten
  • Tampilan aplikasi trading mudah bagi pemula

Kekurangan Stockbit

  • Stockbit hanya menyediakan produk saham, untuk investasi reksa dana Anda akan dialihkan ke Bibit.
  • Tidak menyediakan fitur trailing stop.
  • Tidak dapat melihat portofolio saat pergantian hari karena untuk maintenance.

Kelebihan dan Kekurangan Bibit

Kelebihan Bibit

  • Terdaftar di OJK
  • Tidak ada biaya untuk pembelian maupun penjualan produk reksa dana
  • Cocok untuk investor pemula karena user friendly
  • Ada fitur rekomendasi aset di aplikasi sehingga memudahkan investor dalam memilih aset terbaik.
  • Menyediakan data pengelompokan aset berdasarkan sifat utama aset seperti saham yang rutin bagi dividen dan return tertinggi.

Kekurangan Bibit

  • Data tidak real-time sehingga kurang cocok untuk trading
  • Tidak ada produk investasi emas
  • Untuk investasi saham, Anda harus mendaftar akun Bibit Plus terlebih dahulu

Produk yang Tersedia di Bibit vs Stockbit

Setelah melihat regulasi dari kedua broker tersebut, kini saatnya kita melihat produk-produk yang mereka tawarkan. Tentunya hal ini berguna saat Anda memilih broker sesuai dengan profil investasi Anda. Berikut kami berikan daftar produk yang tersedia di Bibit vs Stockbit:

Instrumen InvestasiBibitStockbit
SahamSaham yang terdaftar di IHSGSaham yang terdaftar di IHSG
Reksa Dana119 produk pilihan-
SBNAkses pembelian sukuk ritel, obligasi negara ritel, dan suku tabungan sesuai jadwal dari Kementerian Keuangand-
Obligasi Fixed Rate (FR)18 Obligasi negara dengan minimal investasi mulai dari Rp 1 juta-
Stable Earn Investasi obligasi negara dengan jangka pendek yang memberikan imbal hasil stabil-

Lalu bagaimana perbandingan Bibit saham vs Stockbit? Stockbit adalah aplikasi yang memfokuskan diri pada trading saham, sementara Bibit lebih fokus pada instrumen reksa dana dan obligasi.

Sehingga tampilan versi desktop dan aplikasi stockbit lebih mendukung untuk saham. Sementara itu Bibit saham, cocok untuk investor pemula. Jika Anda ingin investasi saham di Bibit, maka bisa menggunakan akun Bibit Plus. Ini sekaligus menjawab pertanyaan mengenai Bibit Plus vs Stockbit.

👉 Cara Beli Obligasi Pemerintah: ORI, SBR hingga ST!

Bibit vs Stockbit: Jenis akun yang tersedia

Selanjutnya, kita akan membahas tentang jenis akun yang tersedia pada masing-masing platform. Terdapat akun gratis yang dapat Anda nikmati, namun ada juga akun berbayar sehingga Anda dapat menggunakan beberapa fitur pendukung yang leih spesifik untuk investasi Anda. Berikut merupakan jenis-jenis akun yang tersedia pada masing-masing platform:

Jenis akun di Stockbit

Stockbit menyediakan dua jenis akun:

Jenis AkunKeterangan
Virtual AccountSimulasi pasar tanpa modal sungguhan. Stockbit menyediakan modal virtual Rp 100 juta untuk Anda belajar trading.
Real TradingAnda perlu melakukan top up saldo untuk bisa menggunakan akun ini, karena Anda akan masuk ke pasar sungguhan.

Fitur yang tersedia di Stockbit:

Berikut merupakan beberapa fitur gratis yang dapat Anda nikmati:

  • Stream: menyediakan ruang interaksi sehingga Anda dapat berdiskusi dengan investor lain.
  • Watchlist: membantu Anda membuat dafar saham-saham yang sedang Anda pantau sehingga lebih mudah dalam melakukan pencarian ketika akan membeli saham tersebut.
  • Consensus Target: fitur ini memungkinkan Anda untuk mengetahui konsensus harga saham sehingga Anda memperoleh gambaran nilai saham di masa depan.
  • Calendar: fitur ini membantu Anda dalam memantau Corporate Action sehingga tidak terlewatkan akan momen-momen penting seperti pembagian dividen.
  • Earning Recap: membantu Anda mengetahui rekapitulasi EPS quarterly dari emiten-emiten yang telah diurutkan.
  • Set Target Price: Anda dapat membagikan prediksi tentang pergerakan saham sehingga membantu Anda dalam meningkatkan reputasi di Stockbit.
  • Insider: Anda dapat melihat transaksi dari pemegang saham mayoritas sehingga dapat mengetahui aktivitas investor saham dengan modal besar.
  • E-book: memberikan panduan sehingga Anda dapat leluasa dalam melakukan analisis teknikal dan fundamental.
  • Charbit: membantu Anda dalam analisis teknikal saham sehingga menjadi lebih mudah dan secara real-time.
  • Screener: menyaring saham terbaik sehingga Anda dapat mencari saham dengan kriteria yang tepat.
  • Keystats: analisis saham dengan cepat dengan tampilhan yang rapi dan menarik.
  • Seasonality: menyajikan kecenderungan performa indeks atau saham dari bulan ke bulan.
  • Fundachart: menyajikan data fundamental sehingga anda dapat mempelajari dan memvisualisasikannya.
  • Financials: memberikan akses pada para pengguna untuk melihat laporan keuangan emiten secara lengkap.
  • Bandar Detector: pengguna dapat mendeteksi bergerakan berdasarkan jejak bandar.

Jenis Akun di Bibit

Bibit menyediakan tiga jenis akun yang bisa Anda gunakan:

Jenis AkunKeterangan
Akun basicHanya untuk transaksi reksa dana dan SBN Ritel bagi nasabah ritel
Bibit BisnisKhusus nasabah perusahaan, menyediakan Wealth Specialist
Bibit PlusMemberikan akses luas tambahan ke Obligasi FR dan saham bagi ritel. Namun fitur analisa tidak selengkap di aplikasi Stockbit. Cocok untuk pemula dengan investasi jangka panjang.

Stockbit vs Bibit: Biaya dan Komisi

Bagi Anda yang ingin berinvestasi, biaya dan komisi dari platfom akan menjadi salah satu hal yang perlu Anda pertimbangkan. Hal ini karena akan berpengaruh pada keuntungan dan tujuan investasi yang optimal. Berikut kami akan memberikan daftar biaya dan komisi dai masing-masing platform:

Biaya dan Komisi di Stockbit

Instrumen InvestasiRincian Biaya
SahamJika rekening bank pencairan beda dengan bank RDN wallet dikenakan biaya transfer oleh pihak bank Rp 2.900
Fee beli 0,15%
Fee jual 0,25%
PPh final 0,1% dari total bruto transaksi dan sudah termasuk dalam biaya komisi
Biaya Live Datafeed bilai nilai transaksi saham per bulan lebih dari Rp 20 juta. Biaya yang ditagihkan ke pengguna dengan saldo Rp 20 juta hingga Rp 100 juta sebesar Rp 15.000.

Biaya dan Komisi di Bibit

Instrumen InvestasiRincian Biaya
Reksa DanaTidak ada komisi. Hanya dikenakan biaya pembayaran dengan instant payment dan virtual account:
RDN Wallet: GRATIS
Bank Jago: GRATIS
Gopay, Shopee, LinkAja: Rp 2.500
Virtual Account BCA: gratis 4x per bulan, jika sudah habis maka dikenakan biaya Rp 4.600
Virtual Account selain BCA: Rp 3.100
Obligasi FRtidak ada biaya yang dikenakan
SahamJika rekening bank pencairan beda dengan bank RDN wallet dikenakan biaya transfer oleh pihak bank Rp 2.900
Fee beli 0,15%
Fee jual 0,25%
PPh final 0,1% dari total bruto transaksi dan sudah termasuk dalam biaya komisi
Biaya Live Datafeed bilai nilai transaksi saham per bulan lebih dari Rp 20 juta. Biaya yang ditagihkan ke pengguna dengan saldo Rp 20 juta hingga Rp 100 juta sebesar Rp 15.000.

Stable Earntidak ada
SBNTidak dipungut biaya, hanya dikenakan biaya transfer antar bank apabila bank pribadi dengan RDN berbeda.

👉 Komisi Reksa Dana: Biaya Tersembunyi yang Perlu Diwaspadai

Stockbit vs Bibit: Panduan membuka akun dan minimal deposit

Stockbit

Berikut adalah cara untuk membuka akun pada platfom tersebut:

Mempelajari kelebihan dan kekurangan dari Stockbit vs Bibit
  1. Pertama, pastikan Anda telah mengunduh aplikasi Stockbit di smartphone dan telah memiliki akun social Stockbit
  2. Kemudian, klik fitur portofolio, lalu pilih opsi Register
  3. Masukkan password Stockbit yang telah Anda buat
  4. Selanjutnya, masukkan nomor HP
  5. Masukkan alamat e-mail
  6. Kemudian, Anda akan menerima kode verifikasi yang dikirim melalui e-mail. Masukkan kode tersebut

Setelah proses verifikasi berhasil , Anda akan melakukan proses aplikasi pembukaan rekening dana nasabah (RDN). Jika pembukaan RDN berhasil, Anda sudah bisa langsung melakukan transaksi tanpa minimal deposit.

Bibit

Mempelajari kelebihan dan kekurangan dari Stockbit vs Bibit
  1. Unduh aplikasi Bibit kemudian klik Register.
  2. Masukkan nomor HP Anda kemudian klik Lanjutkan. Setelah itu Anda perlu melakukan verifikasi dengan memasukan kode verifikasi yang dikirim melalui SMS.
  3. Jika sudah, Anda akan diarahkan untuk mengisi kuesioner supaya Bibit mengetahui profil risiko Anda.
  4. Lanjutkan dengan mengisi data diri untuk proses registrasi.
  5. Isi data rekening bank dan berikan tanda tangan digital.
  6. Buat PIN dan tunggu proses verifikasi yang akan selesai maksimal 1x24 jam.

Jika proses verifikasi selesai, Anda bisa melakukan transaksi membeli reksa dana. Apabila Anda ingin investasi saham di Bibit, maka perlu upgrade akun ke Bibit Plus dan membuka Rekening Dana Nasabah (RDN). Jika sudah, Anda bisa langsung investasi di saham tanpa ada minimal deposit.

Stockbit vs Bibit: Tampilan Aplikasi

Aplikasi Stockbit

Ketika membuka aplikasi tersebut dan memilih ikon pencarian, maka akan ditampilkan saham-saham trending. Oleh karena itu, Anda akan langsung melihat saham-saham yang memiliki kenaikan tinggi pada nilainya. Fitur menarik dari aplikasi ini adalah ranking sehingga kita dapat melihat kategori saham top gainer, most active, dan top loser.

Berikut tampilan aplikasinya:

Aplikasi Bibit

Aplikasi Bibit memberikan kemudahan tampilan bagi investor pemula. Sehingga mereka menyediakan menu dengan kategori sesuai karakteristik aset. Seperti pada gambar di bawah ini, jika Anda ingin investasi di reksa dana, Anda akan diberikan kategori Top Reksa Dana, Pencairan Instan dan Minimal 10rb.

👉 ETF atau Reksa Dana: Memahami Perbedaan dan Kelebihannya

Layanan Pengguna Stockbit vs Bibit

Layanan pengguna merupakan salah satu hal penting. Hal ini karena saat pengguna menemukan kendala, dapat langsung mencari solusi penyelesaiannya. Berikut merupakan layanan pengguna dari masing-masing platform:

Layanan Pengguna Stockbit

  • Menggunakan fitur live chat pada aplikasi Stockbit maupun website resmi Stockbit.com
  • Media sosaial resmi (instagram: @stockbit)
  • Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK) dari OJK

Layanan Pengguna Bibit

  • Live Chat
  • Telepon: RDTX Square Lt 35, Jl Prof Dr. Satrio No 164, Jakarta 12930

Opini Stockbit vs Bibit

Kedua aplikasi ini memiliki nilai yang baik di App Store. Pengguna Stockbit memberikan nilai 4.5 dari 5 dan pengguna BIbit memberikan nilai 4.9 dari 5. Hal ini karena pengguna merasa puas dengan layanan keduanya. Namun dari segi popularitas, Bibit lebih banyak diunduh oleh para pengguna, karena peringkatnya lebih baik.

Rating Stockbit di App Store
Screenshot

Kedua gambar di atas merupakan penilaian pengguna di App Store. Stockbit menjadi aplikasi yang lebih populer dengan menempati peringkat 25 sedangkan Bibit berada pada peringkat 29. Peringkat tersebut menunjukkan bahwa Stockbit menjadi aplikasi investasi di urutan pertama dan Bibit di urutan kedua khusus untuk kategori aplikasi investasi.

Beberapa ulasan menyatakan bahwa aplikasi Stockbit mengalami error di tengah trading. Kemudian, respons dari customer service (CS) kurang responsif ketika terjadi kendala. Keluhan selanjutnya adalah fitur trading limit tidak berlaku pada semua saham.

Ulasan yang ada pada Bibit, menunjukan adanya keluhan pengguna seperti upgrade akun ke Bibit Plus yang ditolak, data yang tidak realtime, dan adanya selisih pencairan dana. Ada juga pengguna yang mengeluhkan CS tidak bisa memberikan penyelesaian masalah yang solutif dan tidak ramah.

Kesimpulan: Stockbit vs Bibit, mana yang lebih baik?

Dari perbandingan Stockbit vs Bibit, Stockbit lebih unggul sebagai platform trading saham yang cocok untuk investor aktif. Dengan fitur analisis yang lengkap, komunitas yang sangat interaktif, dan akses langsung ke pasar saham, membuat Stockbit ideal bagi Anda yang ingin mengambil keputusan investasi secara mandiri. Namun, pendekatan ini juga menuntut pengetahuan terhadap pasar secara lebih mendalam.

Di sisi lain, Bibit lebih berfokus pada kemudahan investasi reksa dana, terutama bagi pemula yang membutuhkan kepraktisan. Adanya fitur robo advisor dan tampilan yang sederhana, memungkinkan Bibit untuk membantu Anda berinvestasi tanpa perlu analisis yang kompleks. Pendekatan ini membuatnya lebih ramah untuk investor yang ingin mulai berinvestasi tanpa harus menghadapi berbagai kerumitan.

Kesimpulannya, Stockbit vs Bibit merupakan pilihan yang sama-sama bagus, namun tergantung pada tujuan dan gaya investasi Anda. Jika ingin trading aktif dalam pasar saham, Stockbit menjadi pilhan tepat. Di sisi lain, Bibit lebih cocok untuk investasi yang lebih sederhana dan terdiversifikasi. Dari kedua broker ini, mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda?

Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ)