logo RankiaIndonesia

Apa itu Frontier Market & Bedanya dengan Emerging Market

Apa itu frontier market?

Frontier Market seringkali berada di balik bayang-bayang Emerging Market, menjadi segmen menarik dalam pasar keuangan global. Meskipun tidak menjadi yang utama, minat terhadap pasar pra-berkembang atau pasar frontier terus mengalami peningkatan. Namun, pasar ini juga menghadirkan tantangan tersendiri yang harus investor pahami terlebih dahulu.

Pengumuman MSCI yang terjadi pada 28 Januari 2026, menyinggung soal kemungkinan pasar saham Indonesia turun peringkat dari Emerging Market menjadi Frontier Market MSCI. Ini karena MSCI melihat adanya investability issues terkait transparansi free float dan kepemilikan saham yang harus otoritas selesaikan hingga Mei nanti. Jika tidak, maka penurunan peringkat ini ada risiko menjadi kenyataan.

Pasca pengumuman tersebut, IHSG mengalami dua kali trading halt dalam dua hari. Kondisi ini membuat bos Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu MSCI juga tidak akan memberikan pengumuman MSCI pada Februari 2026.

Dalam artikel ini, kami akan membahas apa itu Frontier Market. Kemudian, kami juga akan membahas beberapa karakteristiknya dan alternatif instrumen investasi yang dapat Anda pertimbangkan untuk berinvestasi di segmen ini. Yuk, simak untuk tahu lebih jelas!

👉 Benarkah tanda krisis ekonomi global 2026 di depan mata?

Apa itu Frontier Market?

Frontier Market adalah pasar keuangan dan perekonomian nasional yang masih berada pada tahap awal perkembangan. Pasar frontier adalah belum semaju Emerging Market jika kita lihat dari berbagai aspek seperti ukuran pasar, tingkat transparansi, regulasi keuangan, dan likuiditasnya.

Tidak seperti Emerging Market (misalnya Brazil atau India), pasar pra-berkembang (misalnya Vietnam atau Nigeria) menawarkan peluang sekaligus tantangan tersendiri bagi para investor.

Pasar pra-berkembang juga dapat kita sebut dengan "pre-emerging" karena posisinya yang tepat di bawah Emerging Market. Dengan kata lain, frontier market adalah pasar yang dapat berpotensi menjadi Emerging Market di masa depan.

Apa itu Frontier Market MSCI?

Indeks frontier market MSCI adalah indeks yang berisi perusahaan dengan kapitalisasi besar dan menengah di 28 negara pasar frontier. Indeks ini berisi 247 konstituen, mencakup 85% free-float adjuster market cap di setiap negara. Pada 2025, frontier market MSCI paling besar berinvestasi di Vietnam.

Berdasarkan frontier market MSCI index, maka daftar negara pasar frontier utama adalah:

  • Vietnam
  • Maroko
  • Romania
  • Kazakhstan
  • Slovenia

Berikut adalah daftar negara frontier market menurut MSCI:

Karakteristik Frontier Market

Frontier Market memiliki sejumlah karakteristik yang membedakannya dari Developed Market maupun Emerging Market. Memahami beberapa karakteristik ini merupakan hal penting bagi Anda yang tertarik untuk mengeksplorasi peluang di pasar yang masih berkembang ini.

Daftar karakteristik utama Frontier Market adalah..


  • Ukuran pasar yang relatif kecil jika kita bandingkan dengan pasar yang sudah mapan
  • Memiliki volatilitas dan sensitivitas yang tinggi namun likuiditasnya rendah
  • Geografis dan sektoral yang beragam serta unik
  • Sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal
  • Sulit untuk masuk ke pasar tersebut karena regulasi yang belum sepenuhnya matang dan tata kelola perusahaan yang beragam

Pada bagian selanjutnya, kami akan menjelaskan beberapa karakteristik tersebut. Mari kita mulai pembahasannya!

1. Ukuran dan Likuiditas Pasar

Salah satu karakteristik utama dari Frontier Market adalah ukurannya yang relatif kecil daripada pasar yang sudah lebih mapan. Pasar-pasar ini umumnya memiliki kapitalisasi pasar yang lebih rendah serta tingkat likuiditas yang terbatas. Ini tercermin dari volume transaksi harian yang tidak terlalu besar.

Likuiditas yang rendah dapat memicu volatilitas harga yang lebih tinggi dan spread bid-ask yang lebih lebar jika kita bandingkan dengan Developed Market maupun Emerging Market. Namun, hal tersebut dapat membuka peluang investasi karena memungkinkan Anda membeli aset saat valuasinya masih rendah dan belum begitu mendapatkan perhatian dari investor global.

2. Volatilitas dan Potensi Pertumbuhan

Volatilitas menjadi karakteristik yang melekat pada pasar pra-berkembang. Ini karena frontier market adalah pasar yang memiliki likuiditas yang rendah serta sensitivitas yang tinggi terhadap perubahan kondisi politik dan ekonomi domestik.

Namun, volatilitas tersebut bisa beriringan dengan potensi pertumbuhan yang signifikan. Banyak negara Frontier Market sedang berada dalam fase akselerasi pembangunan dan modernisasi, baik dari sisi infrastruktur, sektor keuangan, maupun tingkat konsumsi domestik. Proses transformasi ini berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat sehingga menciptakan peluang investasi yang menarik.

3. Diversifikasi Geografis dan Sektoral

Pasar pra-berkembang menawarkan peluang diversifikasi geografis dan sektoral yang unik. Sehingga, berinvestasi di pasar ini memungkinkan Anda untuk memperoleh eksposur terhadap negara dan sektor ekonomi yang kurang terwakili di Emerging Market maupun Developed Market.

Karakteristik tersebut menjadikan Frontier Market sebagai alat untuk mendiversifikasi portofolio. Di sisi lain, pasar ini umumnya memiliki korelasi yang rendah dengan pasar global utama, serta tidak bergerak secara searah satu sama lain.

4. Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal

Frontier Market adalah pasar yang cenderung sangat sensitif terhadap faktor internal seperti stabilitas politik, kebijakan pemerintah, serta perubahan regulasi. Dinamika ini sering berdampak langsung terhadap kepercayaan investor dan kinerja pasar keuangan. Selain itu, faktor eksternal seperti fluktuasi harga komoditas dan meningkatnya ketegangan politik juga dapat memberikan pengaruh signifikan pada pasar.

Tingginya sensitivitas ini meningkatkan risiko investasi, namun juga membuka peluang bagi investor dengan pemahaman mendalam serta mampu merespons perubahan tersebut degan cepat dan terukur.

5. Hambatan Masuk dan Regulasi

Pasar pra-berkembang adalah umumnya memiliki barriers to entry yang lebih tinggi dibandingkan dengan pasar yang lebih berkembang. Hal ini akibat regulasi yang belum sepenuhnya matang, terbatasnya transparansi, dan tantangan terkait penerapan taata kelola perusahaan.

Kondisi ini membuat berinvestasi di Frontier Market menjadi lebih kompleks dan berisiko. Meski demikian, hambatan masuk tersebut juga dapat berfungsi sebagai filter alami untuk mencegah terjadinya kelebihan partisipasi pasar. Sehingga, pasar ini hanya menarik investor yang lebih serius dan terinformasi.

Negara-Negara yang Termasuk dalam Frontier Market

Beberapa negara yang diklasifikasi sebagai Frontier Market merupakan pasar dengan potensi pertumbuhan tinggi. Namun, mereka masih berada pada tahap pengembangan dari sisi infrastruktur pasar keuangan. Berikut daftar negara pasar pra-berkembang yang sering menjadi perhatian investor global:

  • Vietnam
    • Salah satu Frontier Market paling menonjol, dikenal dengan pertumbuhan ekonomi yang pesar dan sektor manufaktor yang terus berkembang. Ini karena populasi usia muda dan produktif yang berlimpah.
  • Bangladesh
    • Mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang impresif. Bangladesh juga populer sebagai pusat industri tekstil dan menjadi salah satu eksportir pakaian terbesar di dunia.
  • Nigeria
    • Menjadi negara terbesar di Afrika berdasarkan PDB. Sektor minyak, pertanian, dan jasa menjadi penopang terbesar bagi perekonomian negara tersebut.
  • Kenya
    • Memiliki sektor jasa yang terus mengalami perkembangan. Kenya juga menjadi pusat utama keuangan dan teknologi di kawasan Afrika Timur.
  • Pakistan
    • Meskipun masih menghadapi berbagai tantangan struktural, Pakistan menjadi negara pasar pra-berkembang yang memiliki potensi besar di sektor tekstil, pertanian, dan jasa.
  • Kuwait
    • Kuwait merupakan negara yang kaya akan sumber daya minyaknya. Namun, negara tersebut masih termasuk dalam kategori Frontier Market karena pasar modalnya yang relatif kurang berkembang jika kita bandingkan dengan negara maju.
  • Sri Lanka
    • Sri Lanka terkenal berkat sektor teh, pariwisata, dan tekstilnya meskipun masih memiliki tantangan politik dan ekonomi.
  • Bahrain
    • Menjadi salah satu pusat keuangan di Teluk Persia. Negara ini memiliki pertumbuhan yang pesar di sektor keuangan dan jasa.
  • Maroko
    • Maroko adalah negara Frontier Market penting di Afrika Utara. Ini karena mereka memiliki sektor pariwisata yang kuat dan industri manufaktur yang berkembang.
  • Oman
    • Negara di kawasan Teluk Persia yang tengah melakukan diversifikasi ekonomi dengan mengurangi ketergantungan pada sektor migas.
  • Tunisia
    • Memiliki struktur ekonomi campuran yang mencakup sektor pertanian, pertambangan, manufaktur, serta migas.

Perbedaan Frontier Market dan Emerging Market

Dalam dunia investasi, kedua pasar ini sering dianggap berada dalam spektrum yang sama. Namun keduanya memiliki karakteristik yang berbeda secara fundamental. Berikut kami sudah merangkum perbedaan Frontier Market dan Emerging Market pada tabel di bawah ini:

Tahap perkembangan pasarMasih berada di tahap awal pengembanganLebih matang dan mendekati pasar negara maju
Ukuran pasarRelatif kecilLebih besar dan lebih mapan
LikuiditasRendah karena volume transaksi yang terbatasMemiliki likuiditas yang lebih tinggi dengan perdagangan yang aktif
VolatilitasCenderung lebih tinggiRelatif lebih stabil namun tetap ada fluktuasi
Regulasi dan transparansiRegulasi pasar yang belum sepenuhnya berkembang serta transparansi yang masih terbatasKerangka regulasi lebih jelas dan transparan
Akses investor asingTerbatas karena ada hambatan dalam hal administratifLebih terbuka bagi investor global
Risiko investasiRelatif tinggi karena ada risiko politik dan kebijakan pemerintahBersifat menengah hingga tinggi, namun sifatnya lebih terukur
Potensi pertumbuhanSangat tinggi, terutama untuk jangka panjangPotensi pertumbuhannya tinggi namun bersifat lebih stabil
Korelasi dengan pasar globalRendahLebih tinggi daripada Frontier Market
Contoh negaraVietnam, Bangladesh, Kenya, NigeriaIndia, Brasil, Indonesia, Meksiko

Cara Berinvestasi di Frontier Market

Frontier Market dapat kita katakan sebagai destinasi investasi yang "eksotis" karena tidak selalu tersedia di sebagian besar broker ritel. Keterbatasan ini membuat berinvestasi langsung di saham-saham pasar pra-berkembang menjadi kurang praktis.

Oleh karena itu, cara yang paling efisien untuk berinvestasi adalah melalui reksa dana dan ETF (Exchange Traded Fund) yang berfokus pada pasar ini. Dalam kategori reksa dana, ada klasifikasi khusus yang dikenal sebagai "Frontier Markets Global Equity". Jenis reksa dana ini umumnya menginvestasikan setidaknya 75% asetnya pada instrumen saham dan minimal 75% dari portofolio tersebut diinvestasikan pada Frontier Market.

Saat ini, ada sekitar 60 reksa dana yang berfokus pada pasar pra-berkembang. Berikut kami akan memberikan contoh produk yang berinvestasi di pasar ini:

Contoh Reksa Dana Frontier Market

1. Redwheel Next Generation Emerging Markets Equity Fund JR USD Acc

Reksa dana yang masih terbilang baru (rilis tahun 2020) ini mencatatkan kinerja solid dalam tiga tahun terakhir. Dengan imbal hasil dalam 3 tahun terakhir sebesar lebih dari 99%, produk ini mengungguli investasi saham lain dalam kategori yang sama.

Dapat kita lihat bahwa reksa dana tersebut mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan, bahkan cenderung eksponensial dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

perbedaan frontier market dan emerging market
Redwheel Next Generation Emerging Markets Equity Fund JR USD Acc | Sumber: Morningstar

Berikut diversifikasi geografis dari reksa dana tersebut per 31 Desember 2025:

karakteristik frontier market

👉🏻 Reksa Dana vs Deposito, Apa Perbedaannya?

2. HSBC Global Investment Funds - Frontier Markets IC

Reksa dana ini pada dasarnya akan mengalokasikan portofolionya pada kombinasi saham perusahaan dengan berbagai ukuran kapitalisasi. Perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari negara-negara pasar pra-berkembang. Selain itu, mereka juga akan berinvestasi pada saham perusahaan dari negara lain, asalkan sebagian besar bisnisnya dilakukan di negara Frontier Market.

Dalam tiga tahun terakhir, reksa dana ini mencatatkan kinerja solid dengan imbal hasil lebih dari 90%. Sehingga, dapat kita katakan kinerjanya berhasil mengungguli indeks acuannya dalam 3 tahun terakhir secara konsisten.

apa itu pasar perbatasan?
HSBC Global Investment Funds - Frontier Markets IC | Sumber: Morningstar

Berikut diversifikasi geografis dari reksa dana ini per 30 November 2025:

berinvestasi di frontier market melalui reksa dana

3. Magna Umbrella Fund plc - Magna New Frontiers Fund N Acc

Reksa dana ini menawarkan tingkat imbal hasil yang lebih moderat dari produk-produk sebelumnya. Namun, produk ini tetap menjadi alternatif investasi dengan imbal hasil tiga tahun terakhir sebesar 79,81%.

Jika kita melihat kinerjanya, perkembangan reksa dana ini menunjukkan pola yang tidak merata dalam beberapa tahun terakhir.

investasi frontier market
Magna Umbrella Fund plc - Magna New Frontiers Fund N Acc | Sumber: Morningstar

Berikut diversifikasi geografis dari reksa dana ini per 30 September 2025:

investasi ETF pasar perbatasan

Contoh ETF yang Berinvestasi di Frontier Market

Selain melalui reksa dana atau investment fund, Anda juga dapat berinvestasi di pasar pra-berkembang melalui ETF (Exchange Traded Fund). Perdagangan instrumen ini terjadi di bursa efek layaknya saham dan umumnya dirancang untuk mereplikasi kinerja indeks tertentu yang berfokus pada Frontier Market.

Berikut contohnya:

1. Xtrackers S&P Select Frontier Swap UCITS | DX2Z (LU0328476410)

ETF ini merupakan Global Equity Frontier Markets ETF yang bertujuan untuk mereplikasi kinerja indeks S&P Selec Frontiers. Indeks tersebut terdiri dari 40 perusahaan terbesar dan paling likuid yang dipilih dari S&P Extended Frontier Index, yaitu indeks yang berisi 150 saham terbesar dan paling likuid di negara-negara pasar pra-berkembang.

Berikut informasi pentin dari ETF tersebut:

  • Menggunakan metode replikasi sintetis menggunakan swaps
  • Dolar Amerika Serikat (USD) menjadi mata uang dasar
  • Tidak menyediakan currency hedging
  • Berdomisili di Luxembourg
  • Tidak membagikan dividen, namun menginvestasikannya kembali (accumulation)
  • Total Expense Ratio (TER): 0,95%

ETF ini dalam 3 tahun terakhir berhasil memberikan imbal hasil tahunan rata-rata sebesar 20%.

indeks S&P
Kinerja Xtrackers S&P Select Frontier Swap | Sumber: Morningstar

👉 ETF Terbaik untuk Investasi dari Indonesia

Proyeksi Frontier Market di Tahun 2026

Memasuki tahun 2026, Frontier Market diperkirakan tetap mencatatkan pertumbuhan yang solid. Namun, dinamikanya akan lebih selektif daripada periode sebelumnya. Negara-negara pasar terbatas yang mampu menjaga stabilitas makroekonomi, inflasi, dan reformasi struktural dapat tumbuh lebih cepat dari pasar yang lebih matang terutama di sektor manufaktor, konsumsi domestik, dan jasa.

Di sisi investasi, arus foreign direct investment (FDI) dan alokasi modal portofolio berpotensi terus mengalir ke pasar ini karena mendapat dorongan dari diversifikasi global serta pencarian imbal hasil yang lebih tinggi di tengah valuasi pasar maju yang relatif mahal. Namun, perlu kita ingat bahwa investor cenderung berhati-hati dengan berfokus pada negara yang memiliki regulasi yang jelas, perbaikan tata kelola, dan stabilitas politik.

Kesimpulannya, Frontier Market tetap menjadi pilihan investasi yang menarik di tahun 2026 khususnya bagi investor jangka menengah hingga panjang, serta toleransi risiko yang memadai. Potensi apresiasi ini masuk cukup besar, meskipun pendekatan yang lebih selektif dan terdiversifikasi menjadi kunci untuk memanfaatkan peluang di segmen pasar ini.

Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ)

Iklan
Artikel terkait