Uang

Aplikasi paylater telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Menurut data dari PEFINDO Biro Kredit (IdScore), total pengguna paylater di Indonesia mencapai 17,26 juta orang per Februari 2025. Pengguna daftar aplikasi paylater mengalami pertumbuhan 25,53%. Mayoritas penggunanya adalah Gen Z dan Milenial, dan yang menarik lebih banyak perempuan.
Layanan paylater tumbuh dan berkembang pesat di Indonesia khususnya di kalangan masyarakat unbanked. Paylater menawarkan kemudahan dalam proses pengajuan pinjamannya. Berbeda dengan bank, proses pengajuan pinjaman di bank perlu proses dan persyaratannya lebih ketat dan berlapis. Mulai dari banyaknya dokumen yang menjadi persyaratan hingga proses BI Checking, yang bisa memakan waktu cukup panjang dan punya tingkat kegagalan yang tinggi dalam proses pengajuan pinjamannya.
Di artikel ini, tim Rankia.id akan memberikan daftar 10 aplikasi paylater di Indonesia yang paling banyak digunakan.

Paylater adalah metode pembayaran online yang memungkinkan Anda untuk membeli barang dengan cara berutang. Penyedia layanan paylater akan memberikan dana talangan terlebih dahulu kepada Anda untuk bisa berbelanja online dan membayarnya nanti pada saat jatuh tempo pembayaran. Jadi, konsep buy now paylater adalah memungkinkan seseorang menghabiskan uangnya bahkan sebelum menerima uang tersebut. Biasanya fitur ini menjadi andalan saat gaji habis namun masih ada kebutuhan yang perlu dibeli.
Umumnya, layanan paylater bisa dengan mudah Anda temukan di berbagai e-commerce di Indonesia. Selain itu, banyak aplikasi e-wallet terbaik di Indonesia juga menjadikan paylater sebagai salah satu fitur unggulan bagi pengguna untuk berbelanja online.
Baca juga: 10 Aplikasi E-Wallet Terbaik di Indonesia, Paling Aman dan Banyak Digunakan
Cara kerja paylater adalah memberikan dana talangan kepada pengguna untuk bisa berbelanja online sesuai dengan limit transaksi yang tersedia. Kemudian, pengguna wajib melunasi utang atau tagihan paylater dengan pilihan skema cicilan (installment) atau bayar sekaligus (lump sum payment) sesuai jatuh tempo pembayaran beserta bunga paylater.
Penentuan kebijakan bunga paylater dari masing-masing penyedia paylater bisa berbeda-beda. Namun rata-rata bunga paylater di berbagai platform bisa mencapai 4% atau lebih per bulan. Ini belum termasuk biaya denda keterlambatan pelunasan yang bisa mencapai 3%-5% dari total tagihan paylater Anda. Bunga paylater memang cukup lebih tinggi dari pada bunga kartu kredit. Biasanya bunga kartu kredit sekitar 2% per bulan.
👉🏻 Apa itu Utang? Ini Penjelasan, Jenis, dan Cara Mengelolanya
Bisnis paylater di Indonesia banyak dikelola oleh beberapa platform online sebagai berikut:
Dari keempat penyedia jasa paylater tersebut, mayoritas pengguna paylater lebih memilih layanan paylater yang bisa terintregrasi langsung ke banyak e-commerce dan ini bisa lebih memudahkan pengguna ketika berbelanja online.
Banyaknya jumlah unduhan dari sebuah aplikasi paylater di Google Play Store bisa kita jadikan tolak ukur seberapa populernya aplikasi paylater tersebut. Berikut adalah 10 aplikasi paylater paling populer di Indonesia.
| Peringkat | Nama Aplikasi | Jumlah Unduhan | |||
| 1 | DANA | 100 juta+ | |||
| 2 | Kredivo | 50 juta+ | |||
| 3 | Akulaku | 50 juta+ | |||
| 4 | Gopay | 50 juta+ | |||
| 5 | OVO | 50 juta+ | |||
| 6 | Traveloka | 50 juta+ | |||
| 7 | Home Credit | 10 juta+ | |||
| 8 | Julo | 10 juta+ | |||
| 9 | Indodana | 10 juta+ | |||
| 10 | ShopeePay | 10 juta+ | |||
| Peringkat | Nama Aplikasi | Jumlah Unduhan |
| 1 | DANA | 100 juta+ |
| 2 | Kredivo | 50 juta+ |
| 3 | Akulaku | 50 juta+ |
| 4 | Gopay | 50 juta+ |
| 5 | OVO | 50 juta+ |
| 6 | Traveloka | 50 juta+ |
| 7 | Home Credit | 10 juta+ |
| 8 | Julo | 10 juta+ |
| 9 | Indodana | 10 juta+ |
| 10 | ShopeePay | 10 juta+ |
Berdasarkan daftar 10 aplikasi paylater paling populer di Indonesia yang sudah kami sebutkan sebelumnya, kami memilih 5 aplikasi paylater terbaik berikut yang direkomendasikan kepada pengguna.
Salah satu pengeluaran terbesar milenial dan Gen Z adalah pada pengalaman liburan dan makan di luar. Untuk membiayai biaya liburan mereka, banyak dari mereka yang menggunakan Traveloka Paylater sebagai metode pembayaran terfavorit untuk menikmati jalan-jalan dan liburan.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan penggunaan paylater untuk membiayai liburan Anda. Namun, tidak bijak rasanya jika menggunakan layanan seperti Traveloka Paylater untuk membeli paket liburan secara impulsif tanpa adanya perencanaan liburan yang matang sebelumnya atau cuma karena FOMO.
Traveloka Paylater resmi berganti nama menjadi Tpaylater sejak September 2024. TPay Later adalah aplikasi pembayaran yang bisa Anda gunakan untuk menyicil pembelian tiket di Traveloka dan platform lainnya, atau dapat digunakan di merchant secara offline.
Informasi penting tentang Traveloka Paylater (TPay Later):
| ✅ Kelebihan | Kekurangan | ||
| Proses pengajuan mudah. | Adanya batasan transaksi. | ||
| Limit pinjaman besar sampai dengan Rp50 juta. | |||
| Bebas biaya administrasi. | |||
| Bunga paylater rendah. | |||
| Pembayaran fleksibel karena bisa digunakan sebagai metode pembayaran secara online dan offline. | |||
| Banyak diskon. |
| ✅ Kelebihan | Kekurangan |
| Proses pengajuan mudah. | Adanya batasan transaksi. |
| Limit pinjaman besar sampai dengan Rp50 juta. | |
| Bebas biaya administrasi. | |
| Bunga paylater rendah. | |
| Pembayaran fleksibel karena bisa digunakan sebagai metode pembayaran secara online dan offline. | |
| Banyak diskon. |

Aplikasi paylater paling populer di Indonesia berikutnya yang kami rekomendasikan untuk Anda adalah Kredivo. Bagi Anda yang suka gonta-ganti gadget versi terbaru, layanan Kredivo Paylater sangatlah populer di masyarakat. Ini karena aplikasi paylater ini sudah terintegrasi di banyak e-commerce besar di Indonesia seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Lazada.
Selain itu, sudah ada banyak merchant offline yang sudah menerima pembayaran melalui Kredivo seperti Ibox dan Erafone, yang menjadi tempat favorit masyarakat saat ingin membeli HP iPhone keluaran terbaru. Menurut Kontan.id, Kredivo memiliki jumlah pengguna aktif lebih dari 11 juta pengguna di Indonesia hingga Juli 2025. Layanan Kredivo sendiri kini tersedia di Indonesia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, dan India.
Informasi penting tentang Kredivo:
| ✅ Kelebihan | ❌ Kekurangan | ||
| Proses pengajuan mudah. | Ada biaya administrasi yang tinggi. | ||
| Bisa digunakan di banyak merchant offline dan online. | Layanan kredivo hanya terbatas di sejumlah kota yang menjadi persyaratan pendaftaran. | ||
| Bunga kompetitif. | |||
| Punya fitur pinjaman tunai. | |||
| Limit besar hingga Rp50 juta. |
| ✅ Kelebihan | ❌ Kekurangan |
| Proses pengajuan mudah. | Ada biaya administrasi yang tinggi. |
| Bisa digunakan di banyak merchant offline dan online. | Layanan kredivo hanya terbatas di sejumlah kota yang menjadi persyaratan pendaftaran. |
| Bunga kompetitif. | |
| Punya fitur pinjaman tunai. | |
| Limit besar hingga Rp50 juta. |

Layanan paylater lainnya yang banyak digunakan masyarakat di Indonesia adalah GoPay Later yang menjadi fitur pembayaran yang tersedia aplikasi Gojek dan GoPay, serta platform online lainnya seperti Zalora, Ruparupa, dan Tiket.com.
GoPay Later sendiri kini menyediakan tenor paylater dengan jatuh tempo hingga 45 hari yang bisa Anda akses di aplikasi Gojek, Tokopedia, GoPay, dan platform online lainnya.
informasi penting tentang GoPay Later:
| ✅ Kelebihan | ❌ Kekurangan | ||
| Proses pengajuan mudah. | Tidak bisa digunakan di merchant offline. | ||
| Bunga kompetitif. | Limit pinjaman terdiri dari gabungan limit utama dan limit sementara. | ||
| Tersedia di berbagai platform online. | Ada biaya administrasi. |
| ✅ Kelebihan | ❌ Kekurangan |
| Proses pengajuan mudah. | Tidak bisa digunakan di merchant offline. |
| Bunga kompetitif. | Limit pinjaman terdiri dari gabungan limit utama dan limit sementara. |
| Tersedia di berbagai platform online. | Ada biaya administrasi. |
👉🏻 Harga saham GOTO tren bearish, menarik untuk beli atau tidak?

Selain dikenal sebagai dompet digital terbesar di indonesia, OVO Paylater yang merupakan fitur pembayaran di aplikasi OVO juga banyak digunakan masyarakat untuk bertransaksi di berbagai merchant online seperti Grab dan Tokopedia, serta merchant offline seperti Watsons, Timezone, dan Shell.
Limit OVO Paylater termasuk yang terkecil dibanding aplikasi Paylater yang sudah kami sebutkan sebelumnya, yaitu maksimal hanya Rp5 juta untuk pengguna baru dan Rp10 juta untuk pengguna lama. Selain itu, OVO Paylater juga diketahui membebankan biaya administrasi yang cukup tinggi kepada pengguna.
Berikut informasi penting tentang OVO Paylater:
| Kelebihan | Kekurangan | ||
| ✅ Proses pengajuan mudah. | ❌ Limit pinjaman kecil maksimal Rp10 juta. | ||
| ✅ Punya jaringan pelanggan yang luas (merchant offline dan online). | ❌ Biaya administrasi tergolong cukup tinggi. | ||
| ✅ Banyak promo menarik. | |||
| ✅ Bunga kompetitif. |
| Kelebihan | Kekurangan |
| ✅ Proses pengajuan mudah. | ❌ Limit pinjaman kecil maksimal Rp10 juta. |
| ✅ Punya jaringan pelanggan yang luas (merchant offline dan online). | ❌ Biaya administrasi tergolong cukup tinggi. |
| ✅ Banyak promo menarik. | |
| ✅ Bunga kompetitif. |

Aplikasi paylater terpopuler nomor satu di Indonesia adalah Shopee PayLater atau dikenal dengan sebutan SpayLater. Layanan SpayLater sendiri tersedia di aplikasi Shopee dan ShopeePay sebagai metode pembayaran yang banyak digunakan pengguna e-commerce shopee.
Salah satu alasan kenapa banyak masyarakat menggunakan layanan SpayLater adalah karena paylater satu ini sudah terintegrasi langsung dengan e-commerce Shopee dan menawarkan banyak promo dan diskon menarik saat berbelanja di e-commerce raksasa tersebut. Contohnya seperti penawaran cicilan 0% pada produk dan periode tertentu di Shopee.
Berikut informasi penting tentang Shopee PayLater:
| ✅ Kelebihan | ❌ Kekurangan | ||
| Jaringan pelanggan yang luas. | Biaya denda keterlambatan tinggi mencapai 5% per bulan. | ||
| Bunga paylater rendah. | |||
| Dapat memilih tanggal jatuh tempo. | |||
| Biaya penanganan rendah. | |||
| Dapat digunakan di merchant offline dan online. |
| ✅ Kelebihan | ❌ Kekurangan |
| Jaringan pelanggan yang luas. | Biaya denda keterlambatan tinggi mencapai 5% per bulan. |
| Bunga paylater rendah. | |
| Dapat memilih tanggal jatuh tempo. | |
| Biaya penanganan rendah. | |
| Dapat digunakan di merchant offline dan online. |
Agar Anda bisa dengan aman bertransaksi menggunakan paylater, Anda sebagai pengguna wajib mempertimbangkan beberapa aspek berikut sebelum memutuskan menggunakan sebuah aplikasi paylater yang ada saat ini.
Dalam menyediakan layanan atau fitur paylater di Indonesia, setiap penyedia jasa paylater wajib mengantongi izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seperti beberapa contoh aplikasi paylater terpopuler di Indonesia yang sudah kami ulas di artikel ini, antara lain: Traveloka Paylater, Kredivo, GoPay Later, Shopee PayLater, dan OVO Paylater.
Semua layanan paylater tersebut sudah mengantongi izin OJK sehingga aman untuk digunakan bagi pengguna. Selain aman, ada keuntungan lainnya bagi pengguna ketika memilih aplikasi paylater resmi OJK. Misalnya transparan terkait biaya dan bunga, praktik penagihan sesuai standar OJK, adanya mekanisme pengaduan, tenor cicilan yang jelas dan fleksibel, dan pembayaran paylater Anda dapat mempengaruhi skor kredit untuk mengambil berbagai pinjaman di masa depan.
Anda bisa mengecek kredibilitas dari suatu layanan paylater yang ada saat ini dengan mudah melalui situs resmi OJK agar dapat terhindar dari layanan paylater bodong dengan bunga yang tidak manusiawi.
Setiap penyedia layanan paylater memiliki kebijakan yang berbeda-beda terkait biaya, selain Anda wajib mengecek kredibilitas dari suatu layanan paylater terlebih dahulu. Anda sebagai pengguna juga perlu memperhatikan biaya-biaya apa saja yang dibebankan kepada nasabah selama menggunakan layanan dari suatu aplikasi paylater.
Secara umum, ada 5 jenis biaya paylater yang umumnya bisa dibebankan kepada pengguna:
Anda bisa mempertimbangkan untuk memilih layanan paylater dengan bunga terendah dan menyesuaikan pilihan tenor yang tersedia dengan kemampuan bayar Anda.
Aspek ketiga yang perlu pengguna pertimbangkan saat memilih aplikasi paylater terbaik di Indonesia adalah kemitraan. Semakin banyak platform atau merchant offline yang menjalin kerjasama dengan suatu aplikasi paylater, maka itu akan semakin baik dan dapat menunjukkan bahwa layanan paylater tersebut punya jaringan pelanggan yang luas.
Dengan keuntungan Anda bisa menggunakan paylater sebagai dana darurat jika sedang dalam kondisi keuangan mendesak dan bisa sebagai penyelamat keuangan Anda, serta mengakomodir berbagai kebutuhan. Contohnya seperti GoPay Later yang bisa Anda gunakan untuk membayar kebutuhan bulanan seperti bayar listrik dan air.
Fitur-fitur yang ada di paylater bisa mencakup berbagai pilihan tenor, kemudahan dalam hal pembayaran tagihan paylater, keamanan dalam bertransaksi, hingga fleksibilitas paylater untuk digunakan di berbagai jenis transaksi.
Bahkan, ada layanan paylater yang memberikan fasilitas untuk mencairkan sebagian dana paylater Anda seperti Kredivo dan bisa cair dalam waktu 1x24 jam saja.
Dari 5 aplikasi paylater terbaik yang kami rekomendasikan di artikel ini, selain aplikasi-aplikasi paylater tersebut aman karena sudah berizin OJK. Kelima aplikasi paylater tersebut juga menawarkan bunga pinjaman yang tergolong rendah bagi pengguna dan kami sudah merangkum dan mengurutkannya dari yang terendah hingga tertinggi di tabel di bawah ini.
| No | Nama Aplikasi | Bunga Pinjaman | |||
| 1 | GoPay Later | 2,75% per bulan. | |||
| 2 | OVO Paylater | 2,9% per bulan. | |||
| 3 | Shopee PayLater | 2,95% per bulan. | |||
| 4 | Kredivo | 2,99% per bulan. | |||
| 5 | Traveloka Paylater | Mencapai 4,8% per bulan. |
| No | Nama Aplikasi | Bunga Pinjaman |
| 1 | GoPay Later | 2,75% per bulan. |
| 2 | OVO Paylater | 2,9% per bulan. |
| 3 | Shopee PayLater | 2,95% per bulan. |
| 4 | Kredivo | 2,99% per bulan. |
| 5 | Traveloka Paylater | Mencapai 4,8% per bulan. |
Penafian: