Dana

Di tengah dunia dengan sistem keuangan yang semakin kompleks dan ekonomi yang saling terhubung, Sovereign Wealth Fund memegang peran penting dalam membentuk struktur keuangan suatu negara. Pembentukan SWF bertujuan untuk menginvestasikan sumber daya negara sehingga menghasilkan imbal hasil jangka panjang. Selain itu, pembentukan SWF juga bertujuan untuk menjaga dan melestarikan kekayaan negara untuk generasi mendatang.
Perlu kita catat, bahwa pengelolaan SWF suatu negara tidak hanya berkaitan dengan strategi investasi. Namun, hal tersebut juga melibatkan pertimbangan secara politis dan etika. Ini karena pengambilan keputusan investasi dapat berdampak besar terhadap stabilitas ekonomi dan citra negara di tingkat global.
Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi faktor penting untuk memastikan pengelolaan dana terjadi secara profesional, bertanggung jawab, dan efektif.
Dalam artikel ini, kami akan membahas lebih detail apa itu sovereign wealth fund beserta perannya. Kemudian kami juga akan membahas jenis-jenis SWF serta daftar negara yang memiliki SWF terbesar di dunia. Yuk, simak untuk tahu lebih jelas!
👉 Punya dana menganggur, pelajari cara mengelolanya dalam: Ini Cara Mengelola Idle Fund, Uang Dingin yang Bisa Lawan Inflasi!
SWF adalah jenis dana investasi yang dimiliki dan dikelola oleh pemerintah suatu negara atau lembaga yang ditunjuk. Dana ini mengelola sebagian cadangan uang negara demi tujuan strategis jangka panjang.
Umumnya, pembentukan SWF terjadi pada negara-negara dengan total kekayaan yang besar. Sumber kekayaan tersebut bisa berasal dari penjualan komoditas (minyak atau gas), surplus perdagangan, maupun sumber pendapatan lainnya.
Kemudian, pengelola akan menginvestasikan dana tersebut ke berbagai jenis aset, mulai dari saham hingga obligasi. Pengelola juga bisa saja menginvestasikannya ke aset riil seperti infrastruktur, real estate, dan sumber daya alam.
Investasi ini memiliki tujuan utama untuk memperoleh imbal hasil jangka panjang. Sehingga, mereka tidak berfokus dalam mencari keuntungan secara cepat, melainkan berfokus pada pertumbuhan modal secara bertahap dan berkelanjutan. Ini mereka lakukan dengan manajemen risiko yang ketat.
Peran SWF dalam perekonomian global sangat penting dan memiliki beberapa fungsi. Berikut beberapa peran utama Sovereign Wealth Fund:
Klasifikasi sovereign wealth fund berbeda-beda karena tergantung pada struktur, tujuan, dan fungsi utamanya. Berikut penjelasan dari jenis-jenis SWF:
👉 Apa itu Diversifikasi: Pengertian, Kriteria & Cara
Berikut beberapa sovereign wealth fund terbesar dan paling berpengaruh di dunia saat ini:
Norway Sovereign Wealth Fund adalah SWF yang dikelola oleh Norges Bank Investment Management. Dana ini merupakan salah satu SWF terbesar di dunia. Portofolio investasinya berfokus pada saham global dan instrumen pendapatan tetap dengan pendekatan jangka panjang dan tingkat transparansi yang tinggi.
Berdasarkan situs resminya, SWF ini memiliki nilai investasi di Indonesia mencapai Rp 73,78 triliun. Namun angka ini bukan yang terbesar. Investasi terbesarnya di AS, UK, Jepang, Perancis dan Jerman. Saat ini SWF Norwegia juga berinvestasi di NVIDIA (1,32% kepemilikan), Microsoft (1,35%), Apple Inc (1,25%), Amazon (1,17%) dan Alphabet (1,22%).
👉 Bursa Efek Tokyo: Pengertian dan Sejarahnya
SAFE mengelola aset Tiongkok berinvestasi di berbagai kelas aset global, termasuk obligasi internasional, saham, dan aset alternatif. Dana memainkan peran penting dalam strategi investasi luar negeri Tiongkok dan manajemen cadangan devisa negara. Namun, profilnya cenderung kurang transparan jika kita bandingkan dengan beberapa SWF besar lainnya.
Berdiri pada tahun 2007, CIC bertugas mengelola sebagian cadangan devisa Tiongkok. Investasinya mencakup berbagai aset global seperti saham, obligasi, properti, dan private equity.
👉 Indeks Komposit Shanghai: Indikator Ekonomi Tiongkok
ADIA adalah SWF terbesar keempat di dunia. Pendanaan ADIA berasal dari surplus anggaran yang diperoleh dari ekspor minyak. ADIA juga menjadi salah satu investor terbesar di dunia di bidang properti, infrastruktur dan ekuitas swasta.
ADIA membagi investasinya sebesar 45-60% di Amerika Utara, 15-30% di Eropa, 5-10% di Asia dan 10-20% di negara emerging markets lainnya. Baru-baru ini ADIA berinvestasi sebesar US$ 1,5 miliar di GLP Pte Ltd dan berpartisipasi dalam penambahan nilai investasi sebesar US$ 1,6 miliar di Vantage.
SWF terbesar di dunia selanjutnya adalah PIF milik Arab Saudi yang dibentuk untuk mengejar pengembangan ekonomi negara tersebut. Namun lembaga ini memiliki strategi baru dan memainkan peran yang lebih aktif untuk mencapai Visi Saudi 2030. Adapun saat ini PIF memiliki investasi miliaran dolar di Softbank atau Uber.
PIF juga berinvestasi di proyek jumbo seperti pengelolaan energi terbarukan NEOM hingga taman edukatif seluas 276 km2 di Qiddiya.
| Norges Bank Investment Management (NBIM) | Norwegia | 2,048 triliun | |||
| The State Administration of Foreign Exchange (SAFE) | Tiongkok | 1,694 triliun | |||
| The China Investment Corporation (CIC) | Tiongkok | 1,567 triliun | |||
| Abu Dhabi Investment Authority's (ADIA) | Uni Emirat Arab | 1,187 triliun | |||
| The Public Investment Fund (PIF) | Arab Saudi | 1,151 triliun | |||
| Kuwait Investment Authority (KIA) | Kuwait | 1,002 triliun | |||
| National Pension Service (NPS) | Korea Selatan | 973 miliar | |||
| GIC Private Ltd | Singapura | 963 miliar | |||
| Qatar Investment Authority (QIA) | Qatar | 580 miliar | |||
| Investment Corporation of Dubai (ICD) | Dubai | 429 miliar |
| Sovereign Wealth Fund | Negara | Total Aset Kelolaan (USD) |
|---|---|---|
| Norges Bank Investment Management (NBIM) | Norwegia | 2,048 triliun |
| The State Administration of Foreign Exchange (SAFE) | Tiongkok | 1,694 triliun |
| The China Investment Corporation (CIC) | Tiongkok | 1,567 triliun |
| Abu Dhabi Investment Authority's (ADIA) | Uni Emirat Arab | 1,187 triliun |
| The Public Investment Fund (PIF) | Arab Saudi | 1,151 triliun |
| Kuwait Investment Authority (KIA) | Kuwait | 1,002 triliun |
| National Pension Service (NPS) | Korea Selatan | 973 miliar |
| GIC Private Ltd | Singapura | 963 miliar |
| Qatar Investment Authority (QIA) | Qatar | 580 miliar |
| Investment Corporation of Dubai (ICD) | Dubai | 429 miliar |
Indonesia memiliki dana investasi pemerintah yaitu Danantara sovereign wealth fund dan INA (Indonesia Investment Authority). INA resmi dibentuk pada tahun 2021 sebagai SWF Indonesia yang memiliki tugas utama menarik investasi global dan mempercepat pembangunan nasional melalui skema co-investment.
Di sisi lain, Danantara adalah holding investasi yang berfungsi mengelola dan mengoptimalkan aset Badan Usaha Miliki Negara (BUMN). Sehingga Danantara berperan dalam mengelola kekayaan negara pada skala yang lebih luas dan terintegrasi.
Dalam hal total aset kelolaan, INA mengelola dana investasi sebesar US$ 10 miliar dan Danantara mengelola dana sebesar US$ 179 miliar. Dana ini masih jauh berada di bawah Temasek yang merupakan SWF milik Singapura. Adapun SWF Temasek Singapura saat ini mengelila dana sebesar US$ 324 miliar.
Fokus kedua SWF tersebut juga berbeda. INA berfokus pada investasi jangka panjang di sektor-sektor prioritas seperti infrastruktur, energi, logistik, digital, dan kesehatan. Tujuannya, mendorong pertumbuhan ekonomi dan menarik modal asing masuk ke Indonesia.
Sementara itu, Danantara berfokus mengoptimalkan aset dan nilai BUMN. Ini mencakup restrukturisasi, sinergi antar perusahaan negara, serta penguatan daya saing di tingkat nasional.
Danatara dan INA menjadi pilar penting dalam mengelola kekayaan negara dan pembangunan ekonomi Indonesia ke depan.
👉 Patriot Bonds jadi Langkah Strategis menuju Indonesia Emas 2045
Sovereign Wealth Fund semakin menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir, khususnya setelah terjadi krisis global 2008. Saat itu, sejumlah Sovereign Wealth Fund adalah berperan dalam menyelamatkan (bailout) bank-bank besar dunia. Namun, peningkatan pengaruh SWF adalah memunculkan kekhawatiran adanya kendali asing atas sektor-sektor strategis di suatu negara.
Kesimpulannya, SWF adalah instrumen keuangan yang sangat kuat bagi negara dalam mengelola kekayaan dalam jangka panjang. Tidak hanya itu, dana ini juga berperan memperluas pengaruhnya dalam perekonomian global. Sumber pendanaan dan tujuan investasi SWF yang beragam mencerminkan perbedaan strategi masing-masing negara dalam mengoptimalkan sumber daya serta menjaga stabilitas ekonomi di masa depan.