Broker
Ini Broker Beli Saham Luar Negeri Terbaik di Indonesia

Broker beli saham luar negeri bisa membantu Anda mendiversifikasi portofolio dengan memiliki saham seperti AAPL, dan TSLA. Anda juga bisa memiliki saham klub bola Eropa atau saham barang mewah seperti Ferrari dan Gucci.
Sayangnya bagi pemula, khususnya investor Indonesia yang ingin membeli saham luar negeri seperti saham AS masih bingung memiliki broker yang aman dan legal. Jika sampai salah memilih, investor bisa menanggung komisi yang besar, akses yang terbatas, atau bahkan risiko terkena scam. Kabar baiknya, ada beberapa broker yang memang dirancang untuk investor global dengan regulasi yang jelas.
- Broker saham luar negari dengan akses global lengkap: Interactive Brokers
- Broker yang memiliki fitur copy trading: Exness
- Broker tanpa komisi, cocok untuk trading dengan eksekusi cepat: IUX
- Broker beli saham AS yang sudah terdaftar Bappebti: GoTrade dan Pluang
Selanjutnya, kami akan membahas perbandingan setiap broker. Mulai dari aset dan pasar yang tersedia, hingga rincian biayanya.
Broker Beli Saham Luar Negeri Terbaik
| Broker | Produk yang tersedia | ||
|---|---|---|---|
| IUX | CFD Saham & CFD Indeks | ||
| Interactive Brokers | Saham, saham fractional global lengkap, options, dan futures | ||
| FxPro | CFD saham & CFD indeks | ||
| XM | Saham fractional, CFD saham, indeks saham, dan indeks tematik | ||
| GoTrade | Saham fractional (PALN) dan options | ||
| XTB | PALN (Penyaluran Amanat ke Bursa Luar Negeri) alias derivatif berbasis saham asli/quasi-spot | ||
| Pluang | PALN | ||
| Nanovest | PALN | ||
| Finex | CFD Saham | ||
| MIFX | Futures |
| Broker | Produk yang tersedia |
| IUX | CFD Saham & CFD Indeks |
| Interactive Brokers | Saham, saham fractional global lengkap, options, dan futures |
| FxPro | CFD saham & CFD indeks |
| XM | Saham fractional, CFD saham, indeks saham, dan indeks tematik |
| GoTrade | Saham fractional (PALN) dan options |
| XTB | PALN (Penyaluran Amanat ke Bursa Luar Negeri) alias derivatif berbasis saham asli/quasi-spot |
| Pluang | PALN |
| Nanovest | PALN |
| Finex | CFD Saham |
| MIFX | Futures |
Selanjutnya, kami akan membahas review broker saham luar negeri mulai dari IUX hingga MIFX. Apa keunggulan dan kekurangan masing-masing broker tersebut? Berapa komisi yang dikenakan dan produk apa saja yang tersedia?
Review Broker Beli Saham Luar Negeri Terbaik
1. IUX - Broker Beli Saham Luar Negeri Terbaik
IUX adalah broker CFD yang menyediakan trading saham AS dan beberapa indeks utama seperti ASX200, Hong Kong 50 Index, Stoxx50. Selain itu, IUX juga menyediakan trading forex, kripto, minyak, emas tanpa kepemilikan aset. Sehingga, IUX cocok untuk trading jangka pendek dengan leverage yang tinggi dan spread yang ketat.
IUX mengantongi izin dari ASIC dan FSC Mauritius. Namun, saat ini belum mengantongi izin dari Bappebti. Sehingga, investor yang ingin menggunakan broker ini dapat memilih lisensi antara FSC atau St Vincent Grenadines.
IUX tidak mengenakan komisi trading, namun ada spread yang perlu Anda perhatikan. Rata-rata spread yang ada pada broker ini sebesar 0,11 pips. Khusus untuk pengguna Indonesia, secara otomatis akan terdaftar pada akun swap free sehingga cocok untuk trader yang mengutamakan prinsip syariah.

Kelebihan
- Spread rendah & biaya yang kompetitif, mulai dari 0,0 pips pada akun tertentu
- Leverage yang cukup tinggi hingga 1:3000, cocok untuk trader agresif
- Eksekusi cepat kurang dari 30 ms
- Menyediakan beragam instrumen berbasis CFD
- Tersedia akun swap-free account
Kekurangan
- Perlindungan investor Indonesia terbatas karena belum terdaftar resmi di Bappebti
- Risiko tinggi karena leverage besar
- Tidak ada kepemilikan aset karena hanya menyediakan instrumen CFD
👉 Jika Anda trader yang ingin trading CFD dengan lebih mudah, pelajari: Review IUX Aplikasi Trading CFD Multi-Aset
2. Interactive Brokers
Interactive Brokers adalah broker multi-aset untuk beli saham luar negeri yang ada di bursa AS, Eropa, maupun Asia. Anda juga bisa berinvestasi pada ETF yang berisikan saham AS maupun yang melacak indeks utama (S&P500, Dow Jones, & Nasdaq), saham fractional, options, dan futures.
Meskipun belum terdaftar di Bappebti, IBKR tetap melayani nasabah dari Indonesia sebagai broker internasional. Anda tidak perlu khawatir karena mereka telah mengantongi izin dari entitas keuangan terkemuka seperti SEC, FINRA, dan FCA.
IBKR memiliki komisi yang cukup tinggi ketika Anda melakukan penarikan, yaitu sebesar US$10. Kemudian, mereka memiliki komisi perdagangan yang tergolong rendah, mulai dari US$ 0,0005 per saham untuk saham AS tanpa adanya spread.

Kekurangan
- Tidak terdaftar resmi di Bappebti
- Leverage cukup rendah, maksimal 1:100
- Perlu berlangganan untuk akses data real-time
- Withdrawal fee yang tinggi (US$ 10)
👉🏻 E-Mini Nasdaq Futures: Apa itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?
3. FxPro - Broker Beli Saham Luar Negeri Terbaik

FxPro adalah broker beli saham luar negeri yang menyediakan produk CFD Saham & CFD Indeks. Anda dapat berinvestasi CFD saham AS dan beberapa negara Eropa seperti Inggris, Jerman, dan Prancis. Di sisi lain, ada juga produk CFD indeks yang memungkinkan trading pada beberapa indeks utama dunia seperti Hong Kong 50, Euro Stoxx 50, dan S&P 500.
Sama seperti dua broker yang telah kami jelaskan sebelumnya, FxPro belum memiliki izin dari Bappebti. Namun, FxPro telah teregulasi oleh beberapa regulator terkemuka seperti FCA (Inggris), CySEC (Siprus), FSCA (Afrika Selatan), dan SCB (Bahamas).
Di sisi komisi, FxPro menawarkan trading tanpa komisi dengan spread yang ketat. FxPro cocok bagi trader yang menginginkan eksekusi cepat dengan fitur ultra-fast order execution yang memiliki kecepatan kurang dari 8 ms.

Kelebihan
- Menyediakan 4 jenis akun (Standard, Raw+, Elit, dan cTrader), memberikan fleksibilitas trader
- Minimal deposit cukup rendah, mulai dari Rp 200.000 (metode QRIS)
- Memiliki platform tersendiri khusus bagi trader berpengalaman, yaitu cTrade FxPro
- Menyediakan akun bebas swap
- Leverage CFD indeks hingga 1: 200
Kekurangan
- Belum terdaftar resmi di Bappebti
- Indikator teknikal di Platform FxPro terbatas, sehingga harus menggunakan MetaTrader jika memerlukan indikator yang lebih banyak
- Leverage rendah untuk CFD Saham, sebesar 1:25
- Ada biaya sebesar US$ 15 jika akun Anda tidak aktif selama 6 bulan
👉🏻 Saat memilih broker internasional yang tidak terdaftar di Bappebti, pastikan Anda memilih broker yang teregulasi di Regulator Broker Utama di Dunia untuk memastikan broker bukan scam.
4. XM

XM adalah broker beli saham luar negeri yang menawarkan beberapa produk seperti saham frictional, CFD saham, indeks saham, dan indeks tematik. Ada juga produk indeks tematik yang memungkinkan Anda untuk berinvestasi pada indeks FAANG atau kendaraan listrik.
Meskipun belum teregulasi di Indonesia, XM merupakan broker internasional yang melayani nasabah dari berbagai negara dan sudah teregulasi oleh beberapa regulator utama seperti FSC (Belize), FSC (Mauritius), dan FSA (Africa Selatan).
XM tidak mengenakan komisi trading kepada para penggunanya. Artinya, Anda harus memperhatikan spread yang ada di dalamnya. Biaya lain yang harus Anda perhatikan adalah biaya akun tidak aktif, yaitu sebesar US$ 5 per bulan jika akun tidak akif selama 90 hari.

Kelebihan
- Minimal deposit terbilang cukup rendah, yaitu sebesar Rp 500 ribu
- Mendukung metode pembayaran lokal seperti QRIS dan Bank Transfer
- Leverage yang tinggi, mencapai 1:1000
- Menyediakan fitur copy trading
Kekurangan
- Belum teregulasi oleh OJK dan Bappebti
- Ada biaya akun tidak aktif sebesar US$ 5 per bulan jika akun Anda tidak ada aktivitas selama 90 hari
- Aplikasi mobile XM tidak tersedia di Indonesia
👉🏻 E-Mini S&P 500 Futures: Apa itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?
5. GoTrade
Gotrade adalah salah satu aplikasi beli saham AS secara frictional maupun options dari Indonesia. Dengan modal kecil, Anda sudah bisa menjadi bagian dari pemilik saham Eli Lilly atau Nvidia. Menariknya, GoTrade sudah terintegrasi dengan TradingView.
Gotrade menjadi broker yang sudah teregulasi oleh OJK sehingga aman untuk digunakan. Di sisi komisi, ada biaya trading saham dan options sebesar 0,3% dari nilai transaksi (belum termasuk biaya-biaya lainnya). Untuk deposit, tidak ada biaya jika Anda melakukannya via transfer bank. Ada biaya dividen sebesar 15% dari total dividen.

Kelebihan
- Broker yang sudah terdaftar OJK
- Bisa beli saham AS mulai dari US$ 1
- Imbal hasil hingga 3,63% p.a jika menyimpan dana dalam bentuk USD dengan fitur Grow
- Menyediakan lebih dari 500 saham AS
- Minimal deposit US$ 2 untuk bisa trading saham AS
- Sudah terintegrasi dengan TradingView, sehingga trader bisa melakukan transaksi di TradingView.
Kekurangan
- Tidak memiliki platform web-trading sendiri.
- Instrumen investasi saham terbatas pada saham frictional dan options
- Ada biaya konversi mata uang yang harus Anda perhitungkan
6. XTB

XTB adalah broker asal Polandia yang resmi masuk ke Indonesia tahun lalu. Sehingga XTB kini telah teregulasi di Bappebti.
Di Indonesia, XTB menyediakan produk saham AS dan ETF dengan skema PALN berbasis derivatif, namun tetap ada dukungan saham asli di pasar global. Melalui XTB, trader bisa membeli saham fraksional tanpa adanya minimum deposit dan komisi transaksi.
Namun untuk mulai trading nilai investasi minimum pada saham sebesar US$ 10, dengan biaya konversi mata uang 0,50%.

Kelebihan XTB
- Telah terdaftar di Bappebti.
- Tidak ada biaya pemeliharaan akun
- Tanpa minimal deposito
- Bisa beli saham mulai dari US$ 10 atau Rp 200.000
- Penarikan dana lebih dari Rp 1 juta tidak ada biaya.
- Tersedia akun demo untuk pemula yang ingin mempelajari terlebih dahulu aplikasi XTB
Kekurangan XTB
- Platform dan aplikasi trading XTB Indonesia masih dalam tahap pengembangan namun sudah bisa Anda gunakan.
- Tampilan masih cukup membingungkan untuk trader pemula terutama jika menggunakan platform xStation di website.
- Penarikan dana kurang dari Rp 1 juta ada biaya Rp 10.000
7. Pluang
Pluang adalah salah satu aplikasi trading saham AS yang berada di bawah broker PT PG Berjangka. Selain menyediakan saham AS dengan skema PALN, Pluang juga menyediakan saham Indonesia, crypto, reksa dana hingga emas.
Untuk bertransaksi saham AS di Pluang, investor akan dikenakan biaya transaksi 0,30% untuk Pluang reguler dan 0,20% untuk Pluang Plus. Untuk menggunakan leverage juga dikenakan biaya 7,5% per tahun untuk Pluang Reguler dan 4,5% untuk Pluang Plus.
Kelebihan Pluang
- Teregulasi di Bappebti
- Selain saham AS dan kripto, Anda bisa berinvestasi di saham Indonesia maupun reksa dana.
- Memiliki program biaya trading saham AS 0% hingga US$ 30 selama 30 hari sejak transaksi saham AS pertama.
- Menyediakan options trading saham AS.
- Memiliki tampilan yang mudah dipelajari oleh pemula.
Kekurangan Pluang
- Tidak menyediakan akun demo.
- Ada biaya leverage yang cukup tinggi.
- Ada biaya deposit kecuali direct top up BCA
8. Nanovest
Nanovest adalah broker beli saham AS yang sudah teregulasi di Bappebti. Saat ini Nanovest menyediakan 600+ saham AS dengan skema pecahan (fractional share/PALN). Nanovest juga merupakan anggota SIPC yang memberikan asuransi pada nilai investasi hingga US$ 500.00 jika broker mengalami kebangkrutan.
Untuk mulai transaksi saham di AS, Anda hanya membutuhkan modal sebesar Rp 5.000. Namun ada biaya broker yaitu sebesar US$ 0,01 per saham. Apabila saham pecahan maka hitungan per saham akan dibulatkan ke atas ke saham utuh terdekat.
Kelebihan Nanovest
- Terdaftar di Bappebti dan mendapatkan dukungan ekosistem luas di bawah grup Sinarmas.
- Bisa membeli saham AS mulai dari Rp 5.000
- Sangat sederhana cocok untuk pemula
- Tidak ada biaya top-up atau deposit
Kekurangan Nanovest
- Ada biaya penarikan saldo untuk selain pengguna Bank Sinarmas sebesar Rp 4.500
- Tidak menyediakan akun demo.
- Tidak menyediakan options trading.
9. FINEX

FINEX adalah broker Indonesia yang sebenarnya fokus pada perdagangan forex, indeks dan komoditas. Namun saat ini FINEX juga menyediakan trading CFD saham global terutama untuk saham-saham pasar Frankfurt, HKSE, LSE dan AS. Anda bisa membeli 28 saham AS dan saham besar lainnya seperti Adidas dan Tencent.
Setiap perdagangan di FINEX, trader akan menanggung komisi US$ 1 per lot dengan spread yang cukup lebar. Trading saham luar negeri di FINEX juga bisa menggunakan leverage namun cukup terbatas. Ini menjadi keuntungan bagi pemula karena membatasi risiko. Namun bagi trader profesional mungkin leverage ini terlalu kecil.
Kelebihan FINEX
- Terdaftar di Bappebti.
- Menyediakan akses ke 41 CFD saham ke pasar Frankfurt Jerman, Hong Kong, London dan Amerika Serikat.
- Deposit mulai dari US$ 10
- Menyediakan leverage 1:25 sehingga risiko lebih terbatas.
- Menyediakan akun demo dengan saldo virtual US$ 5000
Kekurangan FINEX
- Ada biaya penarikan mulai dari US$ 1
- Untuk trading di web hanya bisa menggunakan MetaTrader 5.
- Volume trading minimal 1 lot untuk CFD saham sehingga membutuhkan modal yang cukup besar.
10. MIFX
Broker untuk beli saham luar negeri selanjutnya adalah MIFX. Broker ini adalah salah satu broker ternama di Indonesia dengan pengalaman 25 tahun. Namun, MIFX tidak menyediakan saham satuan melainkan indeks pasar saham utama global.
Di MIFX, Anda bisa melakukan trading pada CFD indeks Dow Jones, Hang Seng, Nasdaq, Nikkei dan S&P 500. Sehingga pergerakan indeks tersebut akan dipengaruhi oleh kinerja saham-saham yang masuk dalam indeks tersebut.
Bagi pemula, MIFX memiliki fitur menarik yaitu copy signal. Fitur ini memungkinkan pemula untuk trading dengan menggunakan batas support dan resistance dari konsensus analis.
Kelebihan MIFX
- Terdaftar di Bappebti
- Spread rendah mulai dari 0,8
- Menyediakan leverage hingga 1:100
- Menyediakan platform MT4 dan MT5.
- Bisa trading mulai dari 0,01 lot
- Menyediakan akun demo dengan saldo virtual US$ 10.000
Kekurangan MIFX
- Hanya menyediakan trading indeks saham bukan saham satuan.
- Biaya komisi cukup tinggi US$ 10 per lot untuk jenis akun ultra low.
Bagaimana cara memilih broker terbaik untuk beli saham luar negeri?
Saat akan berinvestasi di sebuah instrumen investasi, sangat penting untuk tahu cara memilh broker terbaik. Termasuk saat akan membeli saham internasional atau saham AS. Sebab komisi membeli saham setiap broker akan sangat beragam.

Jika Anda memilih yang mahal, Anda bisa menghabiskan keuntungan dari investasi Anda hanya untuk membayar komisi. Maka Anda akan mendapatkan keuntungan yang maksimal apabila bisa menggunakan broker dengan komisi rendah atau justru tanpa komisi.
Untuk masuk ke pasar internasional, Anda harus mempertimbangkan beberapa aspek di bawah ini yang jarang broker jelaskan:
- Komisi pertukaran mata uang: ini adalah komisi yang dikenakan oleh broker saat Anda menukarkan Rupiah ke mata uang yang digunakan untuk nilai dasar saham.
- Biaya lokal: komisi jual-beli saham, pajak dan lain-lain yang dikenakan di setiap negara.
👉 10 Sekuritas Terbaik, Pilihan Aman untuk Investasi memberikan informasi rekomendasi sekuritas dari kami yang bisa Anda jadikan pilihan untuk membeli saham atau instrumen lain yang disediakan.
Pajak yang dikenakan saat beli saham luar negeri
Tak hanya soal memilih broker terbaik untuk beli saham internasional. ada pertimbangan lain yang perlu Anda ketahui. Biasanya ini terkait biaya perpajakan yang akan Anda tanggung serta keamanannya. Berikut penjelasannya!
Pajak transaksi final
Banyak negara yang menerapkan pajak transaksi final, seperti Pajak penghasilan (PPh) final yang diterapkan di Indonesia untuk saham. Biasanya tarif pajak ini akan berubah setiap tahunnya, bisa naik atau turun disesuaikan dengan kondisi ekonomi negara tersebut.
Adapun di London, United Kingdom, mereka menerapkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas komisi dan Queen’s Tax untuk komisi operasional yaitu 0,5%.
Berikut adalah beberapa pajak atas saham yang dikenakan di beberapa negara, tidak termasuk komisi untuk penjualan yang dikenakan oleh broker.
| Pasar | Pajak/Komisi | Tarif | |||
| Prancis | FTT | 0,3% dari nilai transaksi pembelian | |||
| Amerika Serikat | Sec Fee | 0,00013% dari nilai penjualan | |||
| United Kingdom | Stamp Duty Reserve Tax Irlandia dan di luar Irlandia, serta PTM Levy | 1% dari nilai transaksi operasional (Irlandia) dan 0,5% dari transaksi pembelian (di luar Irlandia). Adapun untuk komisi di bawah PTM Levy dikenakan 1GBP per transaksi jika nilai transaksi lebih dari 10.000 euro. | |||
| Italia | FTT | 0,1% dari nilai pembelian | |||
| Hong Kong | tidak ada | ||||
| Australia | Dikenakan pajak pendapatan total mulai dari 16% (pendapatan setahun AUD 18.200 - AUD 45.000) hingga 45% (pendapatan setahun lebih dari US$ 190.000). Pajak saham dilaporkan 100% dari nilai keuntungan, jika memegang saham kurang dari setahun. Dilaporkan 50% dari nilai keuntungan jika memegang saham lebih dari setahun. | ||||
| Jepang | 20,35% dari keuntungan saham | ||||
| Singapura | tidak ada |
| Pasar | Pajak/Komisi | Tarif |
| Prancis | FTT | 0,3% dari nilai transaksi pembelian |
| Amerika Serikat | Sec Fee | 0,00013% dari nilai penjualan |
| United Kingdom | Stamp Duty Reserve Tax Irlandia dan di luar Irlandia, serta PTM Levy | 1% dari nilai transaksi operasional (Irlandia) dan 0,5% dari transaksi pembelian (di luar Irlandia). Adapun untuk komisi di bawah PTM Levy dikenakan 1GBP per transaksi jika nilai transaksi lebih dari 10.000 euro. |
| Italia | FTT | 0,1% dari nilai pembelian |
| Hong Kong | tidak ada | |
| Australia | Dikenakan pajak pendapatan total mulai dari 16% (pendapatan setahun AUD 18.200 - AUD 45.000) hingga 45% (pendapatan setahun lebih dari US$ 190.000). Pajak saham dilaporkan 100% dari nilai keuntungan, jika memegang saham kurang dari setahun. Dilaporkan 50% dari nilai keuntungan jika memegang saham lebih dari setahun. | |
| Jepang | 20,35% dari keuntungan saham | |
| Singapura | tidak ada |
👉 Ini PPh atas Instrumen Investasi Anda!
Pajak ganda withholding atas dividen di bursa internasional
Withholding tax adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah atas sejumlah transaksi yang berpotensi menimbulkan penghasilan. Oleh karena itu dividen termasuk objek pajak withholding tax.
Nah withholding tax bisa dikenakan ganda apabila terjadi transaksi dividen dari saham luar negeri di mana negara asal saham dan negara domisili investor tidak ada kerjasama perpajakan.

Bagi warga negara Indonesia, dividen dari (kepemilikan saham) luar negeri bisa dikecualikan dari objek pajak penghasilan. Dividen luar negeri yang Anda diterima tidak dikenai pajak apabila Anda investasikan kembali atau gunakan untuk mendukung kegiatan usaha di Indonesia.
Untuk dividen dari saham luar negeri yang perusahaannya tercatat di bursa, dikategorikan bebas pajak hanya untuk yang diinvestasikan kembali. Sehingga sisa dividen yang tidak diinvestasikan kembali tetap jadi objek pajak. Besaran withholding tax untuk dividen sebesar 10%.
Cara melaporkan dividen luar negeri?
Anda bisa melaporkannya saat membuat SPT tahunan. SPT wajib Anda laporkan kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) maksimal akhir Maret setiap tahunnya.
Laporan SPT bisa secara online melalui situs resmi DJP. Pada form laporan SPT Anda akan menemukan bagian pelaporan penghasilan berupa dividen badan usaha luar negeri. Anda bisa melaporkan jumlah dividen yang dibagikan dan jumlah dividen yang diinvestasikan kembali.
Ini daftar withholding tax tiap negara untuk yang bukan warga negaranya (Wajib Pajak Luar Negeri)

Keamanan
Selain soal perpajakan, keamanan juga jadi isu utama saat akan berinvestasi di saham. Hal ini jadi penting karena saat akan membeli saham luar negeri, terutama untuk pasar selain Amerika Serikat hanya bisa dilakukan menggunakan broker internasional atau broker negara lain. Tentu kita perlu memastikan keamanannya. Pastikan broker tersebut terdaftar di regulator bursa atau sektor keuangan suatu negara dengan tingkat keamanan tinggi, jika belum terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sedang mencari broker untuk trading?

Regulasi
Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi), Národná Banka Slovenska, The Financial Conduct Authority (FCA)
Akun demo

Regulasi
Australian Securities and Investments Commission (ASIC), The Financial Conduct Authority (FCA), Securities and Exchange Commission (SEC)
Akun demo

Regulasi
Australian Securities and Investments Commission (ASIC), Financial Services Commission (FSC)
Akun demo