logo RankiaIndonesia

Kenali Jenis-jenis & Gaya Trading ini!

Jenis gaya trading yang populer di kalangan trader

Ada berbagai jenis gaya trading yang populer di kalangan para trader. Trading merupakan aktivitas yang melibatkan proses jual beli pada berbagai jenis instrumen keuangan seperti saham, forex, komoditas, hingga aset lainnya. Tujuan utama dari trading adalah mendapatkan keuntungan dari pergerakan dan spekulasi harga di pasar.

Di dunia trading sendiri, ada beragam pendekatan dan strategi yang bisa Anda gunakan sesuai gaya serta profil risiko. Oleh karena itu, dalam artikel ini kami akan menjelaskan jenis-jenis trading yang populer. Kemudian, kami juga akan membahas cara kerja dari masing-masing strategi tersebut.

👉 Apa itu trading plan & bagaimana cara membuatnya?

Yuk, simak untuk tahu lebih jelas!

Apa itu Trading?

Trading adalah aktivitas jual beli instrumen keuangan seperti saham, valas (forex), futures, opsi (option trading), dan berbagai aset lainnya. Kegiatan ini bertujuan memperoleh keuntungan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Namun, aktivitas ini membutuhkan pengambilan keputusan dengan cepat berdasarkan analisis pasar serta pemahaman terhadap risiko yang ada pada setiap transaksi.

Para trader biasanya menggunakan berbagai jenis strategi, metode analisis, dan alat bantu untuk menentukan titik entry dan exit sehingga hasilnya optimal. Trading dapat dilakukan oleh individu maupun institusi. Saat ini juga sudah banyak platform trading yang bisa Anda gunakan sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing.

👉🏻 Ini Rekomendasi Koin Kripto Terbaik untuk Berinvestasi

Perbedaan Investor dan Trader

Kita pasti sering mendengar istilah investor dan trader. Namun, apa sebenarnya beda trader dan investor?

Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu memperoleh keuntungan. Perbedaan utamanya terletak pada pendekatan yang mereka lakukan.

Investor berfokus pada jangka panjang dengan membeli aset berkualitas kemudian menahannya hingga nilainya meningkat. Strategi ini umumnya didukung oleh analisis fundamental yang kuat.

perbedaan investor dan trader

Kemudian, apa itu trader? Trader adalah pelaku pasar yang cenderung mencari peluang dari pergerakan harga jangka pendek. Sehingga, transaksi yang dilakukan lebih aktif. Selain itu, mereka juga memanfaatkan volatilitas pasar untuk mendapatkan keuntungan dengan cepat.

Trader mengandalkan kombinasi antara analisis teknikal, sentimen pasar, hingga indikator untuk menentukan waktu terbaik untuk masuk dan keluar posisi.

Singkatnya, perbedaan trader dan investor terletak pada jangka waktu, frekuensi transaksi, dan toleransi risiko. Investor lebih sabar dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang, sedangkan pergerakan trader lebih dinamis dan lebih siap menghadapi fluktuasi pasar.

👉 Cara Investasi Rutin Setiap Bulan dengan Modal Kecil

Apa Saja Jenis Gaya Trading Jangka Pendek?

Jenis trading jangka pendek adalah strategi dengan membuka posisi pada suatu aset dengan rentang waktu yang sangat singkat. Ini dapat Anda lakukan dalam hitungan detik hingga beberapa hari. Pendekatan dapat Anda jadikan alternatif dari strategi buy and hold yang lebih berfokus pada jangka panjang.

Banyak trader memasukkan berbagai jenis gaya trading jangka pendek dalam strategi mereka, misalnya scalping atau day trading. Meskipun tidak ada definisi baku terkait lama durasi yang ada pada strategi jangka pendek, umumnya berkisar antara intraday hingga beberapa hari perdagangan.

Sebelum memilih strategi ini, Anda perlu memahami berbagai pilihan trading dan strategi investasi yang ada. Kemudian, pertimbangkan apakah trading jangka pendek sesuai dengan profil risiko, waktu, dan tujuan keuangan Anda.

Berikut jenis-jenis trading jangka pendek beserta penjelasannya:

1. Day Trading (Gaya Trading Harian)

Secara singkat, Day Trading adalah gaya trading dengan cara membuka dan menutup posisi pada hari yang sama. Artinya, baik transaksi pembelian maupun penjualan kita selesaikan dalam hitungan jam, tanpa membiarkan posisi terbuka hingga pasar tutup.

apa itu day trading

Trader yang terbiasa menggunakan gaya trading day trading akan menutup semua posisi sebelum jam perdagangan tutup. Tujuannya untuk menghindari risiko pergerakan harga di luar jam pasar. Day trading adalah gaya trading yang memerlukan pemantauan harga secara terus-menerus. Sehingga dalam pengambilan keputusan juga harus cepat karena perubahan pasar terjadi dalam waktu singkat.

2. GayaTrading Scalping

Kini kita bahas scalping trading adalah salah satu jenis trading jangka pendek dengan hitungan detik atau menit. Gaya trading ini adalah melakukan jual-beli dengan kecepatan yang sangat tinggi. Para scalper bertujuan mendapatkan keuntungan kecil dari eksekusi yang cepat tadi.

apa itu scalping trading

Jenis scalping trading fokusnya pada pergerakan harga yang sangat kecil. Scalper adalah sebutan untuk trader dengan gaya trading scalping, memanfaatkan likuiditas tinggi di pasar & arah tren jangka pendek. Dengan kecepatan yang sangat tinggi, scalping memerlukan tingkat disiplin yang tinggi, eksekusi yang presisi dan kemampuan membaca momentum pasar dalam waktu singkat.

👉🏻 Ternyata Segini Penghasilan Trader! kalau kamu tertarik jadi full time trader

3. Swing Trading

Ketiga, swing trading adalah gaya trading dengan posisi yang lebih lama dari pada day trading. Swing trading adalah jenis trading yang memanfaatkan tren harga jangka pendek yang berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu.

swing trading adalah

Para swing trader biasanya mengandalkan kombinasi analisa teknikal dan analisis fundamental. Analisis teknikal dalam swing trading berfungsi untuk mengidentifikasi pola harga dan momentum pasar. Analisis fundamental berfungsi memahami faktor yang memengaruhi arah pergerakan aset.

👉 Buku Analisis Teknikal Terbaik Bahasa Inggris & Indonesia

Jenis-Jenis GayaTrading Jangka Panjang

Trading jangka panjang adalah strategi yang kita lakukan dengan cara menahan posisi dalam waktu yang lebih panjang. Hal ini bisa terjadi dalam beberapa minggu, bulan, bahkan tahun. Ini karena kita berfokus untuk menangkap tren besar dan memanfaatkan pergerakan harga yang signifikan.

Dengan melakukan pendekatan ini, Anda tidak perlu memantau pasar secara sering. Ini karena keputusan yang diambil berdasarkan pada analisis fundamental, kondisi makroekonomi, dan prospek jangka panjang dari instrumen yang kita perdagangkan.

Berikut jenis-jenis trading jangka panjang beserta penjelasannya:

1. Investasi Jangka Panjang

Pertama, berinvestasi jangka panjang, yaitu strategi membeli dan menahan aset dalam periode yang lama. Tujuannya adalah memperoleh imbal hasil berkelanjutan dalam jangka waktu yang panjang. Investor jangka panjang lebih berfokus pada analisis fundamental untuk memahami kualitas aset, prospek bisnis, dan menentukan nilai intrinsik yang sebenarnya.

jenis-jenis trading

Sehingga, metode ini cocok bagi Anda yang mengutamakan stabilitas, pertumbuhan nilai aset, dan tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi harga dalam jangka pendek.

👉🏻 Strategi Investasi Buy and Hold: Pendekatan Cerdas untuk Investasi Saham namun strategi ini juga populer di pasar kripto Strategi HODL, Jurus Jitu Investasi Kripto Jangka Panjang

2. Position Trading (Gaya Trading Posisi)

Jenis trading ini memiliki kesamaan dengan investasi jangka panjang, namun pendekatannya lebih aktif. Position trading dilakukan dengan cara menahan posisi selama beberapa minggu hingga berbulan-bulan. Tujuannya yaitu menangkap peluang pada tren jangka panjang yang berkembang di pasar.

position trading adalah

Berbeda dengan investor pasif, position trader tetap menyesuaikan portofolio mereka ketika terjadi perubahan kondisi pasar. Oleh karena itu, strategi ini memadukan analisis fundamental jangka panjang dengan pemantauan tren agar keuntungannya menjadi optimal.

Jenis Gaya Trading Terotomatisasi

Trading otomatis adalah gaya trading yang memanfaatkan algoritma dan sistem komputer untuk melakukan eksekusi di pasar. Cara kerjanya berdasarkan aturan yang telah kita tetapkan. Selain itu, jenis trading ini juga memanfaatkan analisis teknikal dan berbagai indikator untuk mengambil keputusan secara cepat dan konsisten.

Dengan melakukan auto trading, proses analisis hingga eksekusi berjalan tanpa ada intervensi secara manual. Sehingga, Anda dapat meminimalkan emosi, meningkatkan efisiensi, dan memanfaatkan peluang dalam hitungan detik.

Berikut penjelasan dari jenis gaya trading otomatis:

Algoritma dan Sistem Trading Otomatis

Dengan perkembangan teknologi yang pesat, auto trading menjadi semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Algoritma dan sistem trading otomatis ini memanfaatkan program komputer untuk melakukan eksekusi transaksi secara mandiri, tanpa intervensi manusia. Seluruh prosesnya mengikuti aturan dan parameter yang telah trader tentukan sebelumnya.

Umumnya, algoritma dari auto trading menggunakan analisis teknikal untuk menemukan peluang beli atau jual. Kemudian, algoritma akan mengeksekusi transaksi secara cepat dan efisien.

algoritma

Ini karena sistem mampu memantau variabel dan pola pasar secara real-time. Sehingga, dapa mengambil keputusan dalam hitungan mili detik.

Auto trading menawarkan beberapa keunggulan. Misalnya, kemampuan beroperasi 24 jam, menghilangkan pengaruh emosi manusia, dan eksekusi transaksi yang jauh melampaui kemampuan manusia. Namun, strategi ini juga memiliki risiko jika desain algoritma kurang tepat atau ketika terjadi gangguan teknis.

👉🏻 10 Trader Terbaik di Dunia

High-Frequency Trading (HFT)

Salah satu contoh pemanfaatan auto trading adalah dengan melakukan High-Frequency Trading (HFT). Cara kerjanya adalah dengan melakukan transaksi dengan frekuensi yang intens dalam waktu yang sangat singkat (bahkan dalam hitungan mili detik). Trader HFT memanfaatkan fluktuasi harga yang terjadi dalam sepersekian detik dan berusaha mendapatkan keuntungan melalui kecepatan eksekusi serta keunggulan teknologi yang dimiliki.

HFT

HFT sendiri bergantung pada infrastruktur teknologi canggih. Misalnya, server berkecepatan tinggi dan koneksi langsung ke pusat perdagangan sehingga dapat mengeksekusi transaksi secara seketika. Para trader HFT mengguna algoritma yang kompleks untuk melakukan identifikasi pola dan peluang yang muncul di pasar.

Meskipun efisien, HFT seringkali memicu kontroversi. Ini karena metode tersebut dianggap memengaruhi stabilitas pasar.

Beberapa pihak mengkritik bahwa praktik tersebut dapat menyebabkan distorsi harga dan ketidakadilan bagi para trader. Oleh karena itu, beberapa regulator menetapkan aturan ketat untuk mengawasi aktivitas para trader HFT.

👉 High-Frequency Trading (HFT): Apa itu dan Bagaimana Pengaruhnya Terhadap Bursa Saham?

Jenis Trading pada Produk Keuangan

Trading produk keuangan mencakup berbagai jenis aset yang dapat diperdagangkan di pasar. Setiap jenis memiliki karakteristik, risiko, dan peluang yang berbeda. Ada tiga jenis trading produk keuangan yang populer di kalangan investor, yaitu trading saham, trading opsi, dan trading kripto.

Berikut penjelasan lebih detailnya:

Trading Saham

Jenis pertama dari trading produk keuangan adalah gaya trading saham. Trading saham adalah aktivitas jual-beli saham perusahaan yang terdaftar di bursa efek, seperti Bursa Efek Indonesia (BEI).

trading saham

Trader saham berusaha untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan harga saham yang terjadi. Sehingga, mereka melakukan analisis fundamental perusahaan, laporan keuangan perusahaan, dan beberapa faktor eksternal lainnya yang memengaruhi nilai saham.

Dalam melakukan trading saham, ada berbagai strategi yang dapat kita terapkan. Misalnya strategi jangka pendek seperti day trading atau swing trading. Di sisi lain, trader juga dapat menerapkan strategi jangka panjang dalam berinvestasi saham. Ini semua tergantung pada tujuan investasi dan toleransi risiko dari masing-masing trader.

👉 Stockbit vs Ajaib, Mana Aplikasi Trading Saham Terbaik?

Options Trading

Selanjutnya ada options trading. Trading opsi adalah aktivitas jual-beli kontrak opsi, yaitu instrumen yang memberikan hak (bukan kewajiban) kepada pemegang kontrak untuk membeli atua menjual aset acuan pada harga tertentu di masa yang akan datang. Trader opsi memanfaatkan fluktuasi harga kontrak opsi untuk memperoleh keuntungan.

perdagangan opsi

Namun, cara ini tergolong kompleks karena mencakup berbagai strategi seperti call, put, spread, hingga straddle. Oleh karena itu, Anda harus memiliki pemahaman mendalam terkait mekanisme opsi, perilaku pasar, dan manajemen risiko.

👉 Broker Terbaik Options Trading Indonesia

Trading Kripto

Trading kripto adalah aktivitas jual-beli aset kripto seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan berbagai altcoin yang ada di pasar kripto. Umumnya, para trader kripto mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan volatilitas pasar yang tinggi, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

perdagangan mata uang kripto

Menariknya, pasar kripto beroperasi 24/7, sehingga memberikan fleksibilitas bagi para trader untuk masuk dan keluar kapan saja. Namun, perlu Anda ingat bahwa aset kripto memiliki tingkat volatilitas tinggi sehingga risikonya cukup signifikan.

👉 Rekomendasi aplikasi trading crypto terbaik di Indonesia

Gaya Trading: Kesimpulan

Singkatnya, trading adalah aktivitas yang melibatkan proses jual-beli berbagai aset dengan tujuan memperoleh keuntungan melalui pergerakan harga. Jenis-jenis trading memiliki pendekatan dan strategi yang berbeda satu sama lain.

Dalam trading jangka pendek (day trading, scalping, dan swing trading), fokus utamanya terletak pada transaksi cepat dan memanfaatkan fluktuasi harga harian maupun jangka menengah. Di sisi lain, trading jangka panjang berorientasi pada kenaikan nilai aset seiring berjalannya waktu.

Kemudian, muncul auto trading yang semakin populer dengan memanfaatkan teknologi untuk melakukan eksekusi dengan cepat dan efisien. Ada juga trading produk keuangan (saham, opsi, dan aset kripto) yang memiliki peluang serta tantangan tersendiri.

Namun, penting untuk Anda pahami bahwa trading selalu memiliki risiko. Oleh karena itu, pengetahuan mendalam, keterampilan analisis, dan manajemen risiko yang baik menjadi hal penting untuk Anda miliki. Dengan mempelajari keunikan jenis-jenis trading dan berlatih akan memberikan pengalaman sehingga membuat kemampuan trading Anda menjadi lebih matang.

👉🏻 Baca juga: Trend Analysis: Panduan Praktis untuk Trader

Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ) - Gaya Trading

Iklan
Artikel terkait