logo RankiaIndonesia

Rincian Biaya Transfer Antar Bank BCA, Danamon hingga Seabank 2026

Rincian biaya transfer antar bank di Indonesia

Jika memiliki kebiasaan transfer uang ke banyak bank lain untuk membayar tagihan maupun top up RDN, Anda bisa memilih bank yang menawarkan biaya transfer antar bank yang paling kompetitif. Namun, dalam memilih bank tersebut Anda jangan hanya tergiur oleh biaya yang paling murah.

Berikut beberapa kriteria yang dapat Anda gunakan dalam memilih bank:

  • Keamanan dan reputasi
  • Kemudahan akses
  • Memiliki beragam layanan dan produk
  • Menawarkan fitur yang dapat memudahkan Anda melakukan transfer uang
  • Menawarkan transparansi biaya

Beberapa kriteria penting di atas harus bank miliki sehingga menambah rasa percaya kita dalam melakukan transaksi terutama transfer uang. Bahkan, ada bebera bank yang memberikan promo gratis biaya transfer beda bank dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Dalam artikel ini, kami akan memberikan Anda rekomendasi bank yang menawarkan biaya transfer antar bank yang murah. Tidak hanya itu, rekomendasi ini juga terdiri dari bank-bank dengan keamanan dan reputasi yang sudah tidak perlu kita ragukan lagi.

Mari kita mulai pembahasannya!

Apa itu Biaya Transfer Beda Bank?

Supaya mudah memahaminya, biaya transfer yang ada di bank dapat kita ibaratkan sebagai fee perantara atau. Sehingga, biaya transfer adalah biaya yang dikenakan oleh bank karena telah menjadi perantara yang memfasilitasi transaksi tersebut. Biaya ini bisa bervariasi, tergantung jenis transaksi yang Anda pilih.

apa itu biaya transfer antar bank

Dalam bisnis perbankan, biaya transfer yang bank kenakan kepada para nasabahnya setiap melakukan transfer ke beda bank menjadi salah satu sumber pendapatan mereka. Namun, nilainya tidak sebesar pendapatan yang berasal dari bunga pinjaman.

4 Jenis Transfer Uang di Bank, Mulai dari Termurah hingga Termahal

Dalam melakukan transfer uang, bank memberikan beberapa pilihan metode transfer bagi para nasabahnya. Berikut daftar beserta penjelasannya:

BI Fast

Apa itu BI Fast?

BI Fast adalah jenis layanan yang lansung dikembangkan dan diawasi oleh Bank Indonesia (BI). Layanan BI Fast menjadi metode transfer uang dengan biaya termurah di Indonesia. Untuk sekali melakukan transfer dengan menggunakan BI Faset, biaya transfernya sebesar Rp 2.500 per transaksi.

Berikut keunggulan dari metode transfer BI Fast:

  • Menjadi metode dengan biaya transfer beda bank termurah
  • Tidak ada hari libur, Anda dapat menggunakan metode ini selama 24/7
  • Waktu transaksi tergolong cepat, dalam hitungan detik
  • Transaksi BI Fast tidak selalu membutuhkan nomor rekening, Anda juga dapat menggunakan nomor HP atau email yang sudah terdaftar (proxy address).
  • Tingkat keamanan yang tinggi
  • Anda dapat mengaksesnya melalui mobile banking, ATM, Fintech, dan teller bank

Kliring (SKNBI)

Metode transfer lain yang bisa Anda gunakan ketika ingin mentransfer uang adalah kliring (SKNBI). Dalam memproses transaksi nasabah, jenis transfer uang ini membutuhkan waktu setidaknya 2-4 jam atau lebih dan tidak real time. Nasabah bisa menggunakan layanan transfer ini untuk cek, bilyet giro, nota debit, atau untuk kebutuhan transfer berkala.

Untuk sekali transfer melalui kliring (SKNBI), bank akan mengenakan biaya transfer mulai dari Rp 2.900 - Rp 3.500. Kisaran biaya transfer ini lebih mahal dari biaya transfer BI Fast.

Umumnya, sistem kliring (SKNBI) banyak digunakan perusahaan untuk membayar gaji karyawan. Nasabah bisa mengakses metode transfer ini melalui mobile banking atau internet banking, dan kantor cabang bank.

Berikut keunggulan dari metode Kliring (SKNBI):

  • Limit transaksi besar hingga Rp 1 miliar
  • Cocok untuk transfer ke banyak orang
  • Aman untuk transaksi dengan limit kecil hingga menengah

Real Time Online (RTO)

Di saat layanan BI Fast sedang mengalami kendala, metode transfer Real Time Online (RTO) adalah solusinya. Melalui jenis transfer ini, Anda tidak perlu khawatir uang yang dikirimkan mengalami delay. Ini karena proeses transaksi terjadi secara instan atau langsung masuk ke rekening penerima.

Umumnya, bank akan mengenakan biaya transfer antar bank kepada nasabah sebesar Rp 6.500 per transaksi dan punya limit yang lebih besar daripada BI Fast.

Berikut keunggulan dari Real Time Online (RTO):

  • Transfer dana instan
  • Anda dapat mengaksesnya selama 24/7
  • Tingkat keamanan yang tinggi
  • Limit cukup besar untuk nasabah ritel, bisa mencapai Rp 50 juta atau lebih per transaksi tergantung kebijakan bank
  • Dapat Anda akses melalui mobile banking, internet banking, ATM, dan fintech.

Real Time Gross Settlement (RTGS)

Metode transfer uang di bank yang terakhir adalah Real Time Gross Settlement (RTGS), yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transfer dana secara instan dalam jumlah yang sangat besar. Nasabah bisa menggunakan layanan transfer ini jika ingin mentransfer uang minimal Rp 100 juta dengan biaya transfer antar bank berkisar Rp 25.000 - Rp 50.000 per transaksi.

Berikut keunggulan RTGS:

  • Transfer dana instan
  • Limit transaksi sangat besar
  • Memberikan kepastian bahwa transaksi yang Anda buat tidak bisa dibatalkan
  • Dapat Anda akses melalui mobile banking, internet banking, atau kantor cabang bank.

Perbedaan BI Fast, SKNBI, RTO, dan RTGS

Kami sudah merangkum perbedaan antara keempat metode transfer dalam tabel berikut

BI Fast, RTGS, dan SKNBI sendiri dapat dibedakan berdasarkan 3 hal berikut:

Nominal TransaksiLimit transaksi hingga Rp 250 juta (bahkan bisa lebih tergantung kebijakan bank). Ini berlaku gabungan.Limit transaksi hingga Rp 1 miliar (tergantung kebijakan bank). Ini berlaku gabungan.Limit transaksi mencapai Rp 50 juta atau lebih (tergantung kebijakan bank)Minimal Rp1 00 juta untuk sekali transaksi.
Waktu layananAkses selama 24/7.Jam operasional mulai pukul 06.30 - 16.30 WIB.Akses selama 24/7.Jam operasional mulai pukul 06.30 - 16.30 WIB.
Kanal pembayaranMobile banking, internet banking, fintech, dan counter bank.Mobile banking, internet banking, dan counter bankMobile banking, internet banking, ATM, dan fintech.Counter bank, mobile banking, dan internet banking.
Biaya transfer antara bankMaksimal Rp 2.500 per transaksi (tergantung kebijakan bank).Rp 2.900 - Rp 3.500 per transaksi (tergantung kebijakan bank).Rp 6.500 per transaksiRp 25.000 - Rp 50.000 per transaksi (tergantung kebijakan bank).

Rincian Biaya Transfer Antar Bank: 10 Bank Terbesar di Indonesia

1Bank Mandiri
2Bank BRI
3Bank BCA
4Bank BNI
5Bank BTN
6Bank Syariah Indonesia (BSI)
7Bank CIMB Niaga
8Bank OCBC NISP
9Bank Permata
10Bank Danamon

Detail Biaya Transfer Antar Bank 2026

#1 Bank Mandiri

Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, selain punya aset hingga ribuan triliun, Bank Mandiri juga memiliki puluhan juta pengguna di Indonesia. Tercatat hingga akhir Juni 2025, jumlah pengguna aplikasi Livin' by Mandiri mencapai 32,9 juta pengguna dan mencatatkan 2,23 miliar transaksi atau setara Rp2.097 triliun secara year on year (YoY).

Berikut rincian biaya transfer Mandiri ke bank lain:

BI FastRp2.500Rp100 juta/transaksi dan Rp250 juta/hari
RTGSRp30.000Rp500 juta/hari
SKNBIRp2.900Rp200 juta/hari
RTO Rp6.500Rp250 juta/hari dan Rp50 juta/transaksi

👉🏻 Apa itu Danantara & Dampaknya ke BBRI, BMRI dan BBNI

#2 Bank BRI

Bank BRI adalah big banks di Indonesia yang punya jumlah nasabah hingga September 2025 mencapai 160 juta nasabah. Anda bisa melakukan berbagai jenis transaksi melalui aplikasi BRImo, mulai dari top up e-wallet, membayar tagihan, hingga melakukan investasi (reksa dana, saham, atau emas).

Berikut rincian biaya transfer BRI ke bank lain:

Jenis TransferTarif/TransaksiLimit Transaksi
BI FAST Rp2.500Rp250 juta/transaksi dan Rp250 juta/hari
RTGSRp30.000Maksimal Rp5 miliar
SKNBIRp2.900Maksimal Rp500 juta
RTORp6.500Rp50 juta/transaksi dan Rp100 juta/hari

👉 Bagaimana Cara Beli Saham BRI (BBRI)? Temukan penjelasannya dalam artikel tersebut!

#3 Bank BCA

Bank BCA adalah bank swasta terbesar di Indonesia yang melayani lebih dari 42 juta rekening nasabah hingga Juni 2025. Jadi informasi biaya transfer antar bank BCA sangatlah penting.

Nah, nasabah BCA bisa dengan mudah melakukan berbagai transaksi seperti cek saldo, bayar tagihan, dan transfer melalui aplikasi BCA Mobile.

Selain aplikasi BCA Mobile, Anda juga bisa menggunakan myBCA. Aplikasi myBCA lebih cocok bagi nasabah yang suka berinvestasi karena memiliki fitur investasi beserta pengelolaan portofolionya.

Berikut rincian biaya transfer BCA ke bank lain:

BI FASTRp2.500Rp150 juta/hari
RTGSRp25.000Di atas Rp100 juta
SKNBIRp2.900Maksimal Rp1 miliar
RTORp6.500150 juta/hari

Jadi, biaya transfer BCA ke Bank Jago kena biaya berapa? Sesuai dengan pilihan jenis layanan transfer. Apabila menggunakan BI-FAST maka biaya transfer BCA ke Bank Jago sebesar Rp 2.500 tanpa minimal jumlah uang yang akan dikirim.

👉 Cara Beli Saham BBCA untuk Pemula, Lengkap & Praktis!

#4 Bank BNI

Total pengguna digital banking BNI per Maret 2025 mencapai 24,4 juta pengguna. Melalui aplikasi Wondr by BNI, nasabah bisa melakukan berbagai jenis transaksi keuangan seperti melakukan transaksi harian, pengelolaan kartu kredit, investasi, hingga membaca analisis keuangan. Pada kuartal 1 2025, aplikasi Wondr by BNI mencatatkan jumlah transaksi mencapai 283 juta transaksi.

Berikut biaya transfer BNI ke bank lain:

BI FASTRp2.500Rp250 juta/hari
RTGSRp25.000Rp125 juta/transaksi
SKNBIRp5.000Rp250 juta/hari
RTORp6.500Rp200 juta/hari

👉 Begini lo Kinerja, Prospek & Cara Beli Saham BBNI!

#5 Bank BTN

Bagi Anda yang pernah mengambil KPR untuk membeli rumah, Anda pasti sangat mengenal bank satu ini. Bank BTN memang sangat populer dengan berbagai program KPR bagi masyarakat. Selain menjadi KPR Bank terbaik di Indonesia, Bank BTN memiliki jutaan nasabah di seluruh Indonesia dan sudah ada 2,8 juta nasabah yang sudah terintegrasi ke aplikasi Bale by BTN hingga Juni 2025.

Di aplikasi Bale by BTN, Anda bisa melakukan berbagai jenis transaksi keuangan seperti transfer antar bank, bayar tagihan, mengelola keuangan, hingga mencari rumah baru.

Berikut biaya transfer BTN ke bank lain:

BI FASTRp2.500Rp100 juta/transaksi dan Rp250 juta/hari
RTGSRp25.000Rp200 juta/transaksi dan Rp250 juta/hari
SKNBIRp2.900Rp100 juta/transaksi dan Rp100 juta/hari
RTORp6.500Rp50 juta/transaksi dan Rp250 juta/hari

#6 Bank Syariah Indonesia (BSI)

Bank Syariah Indonesia atau BSI adalah bank syariah terbesar di Indonesia yang berasal 3 bank BUMN syariah dan menjadi jadi satu. Tiga bank BUMN syariah tersebut adalah BNI Syariah, Mandiri Syariah, dan BRI Syariah. Hingga Oktober 2025, jumlah nasabah Bank Syariah Indonesia mencapai 22,6 juta nasabah dan Anda bisa menggunakan Beyond by BSI untuk melakukan berbagai jenis transaksi seperti investasi, transfer, donasi, dll.

Berikut rincian biaya transfer BSI ke bank lain:

BI FASTRp2.500Maksimal Rp250 juta/transaksi
RTGSGratis (jika punya saldo rekening tabungan minimal Rp10 juta) untuk tabungan bisnisDi atas Rp100 juta/transaksi
SKNBIRp2.900Rp500 juta/hari
RTORp6.500Di atas Rp100 juta/transaksi

👉 Investasi Halal: Sekuritas Syariah Terbaik

#7 Bank CIMB Niaga

Dikutip dari Kompas, dalam 3 tahun terakhir jumlah nasabah CIMB Niaga mengalami kenaikan dari 6,6 juta nasabah menjadi 9,1 juta nasabah. Untuk memudahkan nasabah untuk mengakses berbagai layanan dan produk di CIMB Niaga, nasabah bisa menggunakan aplikasi Octo Mobile. Hingga September 2025, jumlah pengguna aplikasi Octo Mobile mencapai 3,8 juta pengguna.

Ini biaya transfer antar bank CIMB Niaga:

BI FASTGratisRp250 juta/transaksi dan Rp500 juta/hari
RTGSRp25.000Rp1 miliar/transaksi dan Rp1 miliar/ hari
SKNBIRp2.900Rp500 juta/transaksi dan Rp500 juta/hari
RTORp6.500Rp250 juta/transaksi dan Rp500 juta/hari

#8 Bank OCBC NISP

Bank berikutnya yang juga termasuk bank besar di Indonesia adalah Bank OCBC NISP. Bank OCBC NISP adalah bank global yang beroperasi di berbagai negara seperti Indonesia, Singapura, dan sejumlah negara lainnya. Untuk melakukan transfer uang ke beda bank, Anda bisa menggunakan aplikasi OCBC Mobile.

Pada Oktober 2024, tercatat jumlah nasabah OCBC NISP mencapai 1,84 juta nasabah dan sebagian besar nasabahnya aktif menggunakan aplikasi OCBC Mobile.

Ini biaya transfer antar bank di OCBC NISP:

BI FASTRp2.500Rp250 juta/transaksi dan Rp1 miliar/hari
RTGSRp25.000Rp1 miliar/transaksi dan Rp1 miliar/hari
SKNBIRp2.000Rp200 juta/transaksi dan Rp1 miliar/hari
RTORp6.500Rp100 juta/transaksi dan Rp200 juta/hari

#9 Bank Permata

Berdasarkan laporan perusahaan, jumlah pengguna mobile banking PermataMobile X kurang dari 2 juta nasabah pada September 2024. Sebelum diakuisisi Bangkok Bank pada tahun 2020, Permata Bank pernah menjadi bagian dari Astra Group.

Setelah resmi diakuisisi Bangkok Bank, Permata Bank kini punya fokus bisnis untuk mengembangkan layanan digital banking dan layanan wealth management untuk nasabah kaya raya di Indonesia.

Berikut biaya transfer Permata ke bank lain:

BI FASTGratisRp50 juta/transaksi dan Rp250 juta/hari
RTGSRp25.000Di atas Rp100 juta/transaksi dan Rp500 juta/hari
SKNBIRp2.900Rp500 juta
RTORp7.500Rp50 juta

👉🏻 Superbank IPO, Ini Daftar Saham Bank Digital & Kinerjanya!

#10 Bank Danamon

Bank terbesar di Indonesia terakhir yang kami rekomendasikan kepada nasabah dan juga menawarkan biaya transfer antar bank yang kompetitif adalah Bank Danamon. Sebagai nasabah Bank Danamon, Anda bisa melakukan transaksi keuangan harian melalui D-Bank PRO dan berikut detail biaya transaksinya.

BI FASTRp2.000Rp250 juta
RTGSRp25.000Rp500 juta/transaksi dan Rp1 miliar/hari
SKNBIRp2.900Rp500 juta/transaksi dan Rp1 miliar/hari
RTORp5.000 + biaya transferRp100 juta/transaksi dan Rp200 juta/hari

👉Ketahui juga jenis-jenis bank yang ada di Indonesia dan perbedaannya: Ini lo Jenis-Jenis Bank & Perbedaannya!

Informasi Penting yang Wajib Diketahui Nasabah tentang Biaya Transfer Antar Bank

Pada dasarnya seluruh biaya transfer antar bank dan limit transaksinya sudah diatur oleh Bank Indonesia (BI), namun dalam penentuannya masing-masing bank memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Perbedaan biaya transfer antar bank di masing-masing bank karena beberapa faktor berikut ini:

  • Jenis tabungan: Untuk rekening tabungan individu dan bisnis pasti memiliki perbedaan dari segi biaya serta limit transfer antar bank.
  • Platform yang digunakan nasabah: Biaya dan limit transfer antar bank bisa berbeda di suatu bank berdasarkan kanal pembayaran yang nasabah gunakan, apakah menggunakan mobile banking, ATM, counter bank, atau internet banking.

Selain kedua faktor utama tersebut, ada faktor lainnya yang dapat mempengaruhi biaya transfer antar bank di suatu bank seperti jenis transfer domestik atau internasional, serta mata uang dan nilai tukar. Ada pula tambahan biaya-biaya lainnya yang mungkin akan dibebankan kepada nasabah saat menggunakan layanan transfer uang di bank.

Cara Hemat Biaya Transfer Antar Bank untuk Investasi

Bagi Anda yang punya kebiasaan berinvestasi setiap bulan, pasti akan memindahkan uang di rekening tabungan ke Rekening Dana Nasabah (RDN) sebelum menginvestasikannya ke reksa dana, obligasi, atau saham. Untuk menghemat biaya transfer saat melakukan pemindahan uang dari tabungan ke RDN, pastikan Anda sudah mempertimbangkan beberapa hal berikut ini.

Pilih RDN Bank yang Sama

Keuntungan memilih RDN bank yang sama dengan rekening pribadi adalah bebas biaya transfer. Hal ini bukan hanya menguntungkan bagi investor saat melakukan top up RDN, melainkan investor juga bisa memaksimalkan cuan investasi saat melakukan penarikan profit investasi dari RDN ke rekening bank tanpa terkena biaya transfer.

Selain itu, top up atau penarikan dana yang dilakukan di RDN bank yang sama dengan rekening tabungan juga menawarkan kecepatan transaksi karena masih di dalam satu ekosistem bank yang sama.

Gunakan BI Fast

BI Fast untuk hemat biaya transfer antar bank

Namun, bagaimana jika Anda terlanjur membuat RDN bank yang tidak sama dengan rekening bank? Solusinya, Anda bisa menggunakan jenis layanan transfer BI Fast untuk menghemat biaya transfer antar bank ke RDN. Dengan biaya Rp2.500/transaksi, dana investasi Anda akan terkirim dan diterima secara real time di RDN dan tidak membuat Anda sampai ketinggalan momentum pasar saat ingin berinvestasi.

Cara ini bisa Anda lakukan, asalkan bank pengirim dan RDN telah menjadi peserta layanan BI Fast.

Gunakan Bank yang Menawarkan Gratis Biaya Transfer ke Bank Lain

Ada beberapa bank di Indonesia yang menawarkan bebas biaya admin transfer antar bank dengan BI Fast seperti Bank CIMB Niaga dan Permata Bank bagi nasabah. Kedua bank tersebut bisa Anda gunakan untuk melakukan transfer uang ke RDN yang beda bank. Namun, umumnya bank yang memberikan gratis biaya transfer kepada nasabah memiliki kuota serta ada ketentuan dan syarat yang berlaku.

Daftar bank yang memberikan admin transfer antar bank GRATIS lainnya adalah:

  • Blu by BCA dengan layanan BI-FAST ke BCA. Serta tersedia bonus transfer gratis dari Blu ke bank lain sesuai level keanggotaan.
  • Biaya transfer Seabank ke bank lain gratis 100x setiap bulan
  • Biaya transfer Bank Jago ke bank lain gratis sesuai dengan level keanggotaan, maksimal 150x per bulan.
  • Biaya transfer Superbank ke bank lain gratis sesuai dengan level keanggotaan, maksimal 200x per bulan.

👉Jika investor masih bingung bagaimana cara membuat RDN untuk memulai investasi di pasar modal, Anda bisa mengikuti panduan selengkapnya di artikel berikut: Apa itu Rekening Dana Nasabah (RDN) dalam Investasi Saham & Cara Bukanya!

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) tentang Biaya Transfer Antar Bank

.

Iklan
Artikel terkait