logo RankiaIndonesia

Kinerja Reksa Dana Pasar Uang Terbaik Indonesia 2026

Reksadana pasar uang menawarkan likuiditas tinggi dan risiko rendah, ideal bagi investor konservatif. Pelajari cara memilih RDPU terbaik dan karakteristik utamanya untuk investasi aman.
Daftar reksa dana pasar uang terbaik di Indonesia

Temukan reksa dana pasar uang (RDPU) terbaik di tahun ini, ideal bagi investor yang mencari stabilitas dan likuiditas. Pelajari karakteristik utamanya antara lain rendah risiko, likuiditas yang tinggi dan kinerja yang stabil.

Daftar Reksa Dana Pasar Uang Terbaik Indonesia

Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada penutupan Desember 2025, reksa dana memiliki nilai total kelolaan atau nilai aktiva bersih (NAB) total mencapai Rp 679,24 triliun. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 35,06% secara tahunan (YoY).

RDPU menjadi jenis reksa dana dengan pertumbuhan AUM tertinggi kedua setelah reksa dana pendapatan tetap. Reksa dana jenis ini mengalami pertumbuhan 60,03% sepanjang 2025 yaitu mencapai Rp 144,8 triliun.

Tetapi, apa saja reksa dana pasar uang terbaik di Indonesia? Berikut ini, kami akan memberikan rekomendasi reksa dana pasar uang terbaik.

👉 Reksa Dana Terbaik Indonesia 2025, Ini Rekomendasinya!

Apa itu reksa dana pasar uang?

Market monetary fund atau reksa dana pasar uang adalah salah satu jenis dana investasi atau reksadana (investment fund/mutual fund). Reksa dana pasar uang adalah jenis reksa dana yang berfokus pada investasi dalam instrumen pasar uang jangka pendek, seperti obligasi pemerintah, sertifikat deposito, dan surat berharga komersial.

Reksa dana ini menawarkan likuiditas tinggi dan risiko rendah. Memberikan kepada investor opsi yang relatif aman untuk menyimpan uang mereka sambil mendapatkan imbal hasil yang moderat.

👉🏻 Reksa dana adalah istilah lokal yang ada di Indonesia. Aset ini kita kenal dengan istilah investment fund atau mutual funds atau dana investasi: Dana Investasi: Panduan Lengkap Klasifikasi dan Jenis-jenisnya

Karakteristik utama reksa dana pasar uang

  • Menawarkan likuiditas tinggi:
    • Reksa dana pasar uang memungkinkan investor menarik uang mereka kapan saja tanpa penalti signifikan, yang menjadikannya opsi yang sangat likuid.
  • Risiko rendah:
    • Dengan berinvestasi dalam instrumen utang jangka pendek yang diterbitkan oleh entitas pemerintah dan korporasi berkualitas tinggi, reksa dana ini memiliki risiko kehilangan modal yang rendah.
  • Imbal hasil moderat:
    • Walaupun imbal hasil reksa dana pasar uang umumnya lebih rendah dari jenis reksa dana lainnya, mereka menawarkan stabilitas yang membuatnya menarik bagi investor konservatif.
    • Reksa dana pasar uang berinvestasi dalam berbagai instrumen pasar uang, yang membantu mendiversifikasi risiko.

👉🏻 Tips Memilih Dana Investasi yang Menguntungkan untuk Investor Pemula

Cara memilih reksa dana pasar uang terbaik?

Ketika memilih reksa dana pasar uang terbaik, sangat penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor untuk memastikan bahwa dana tersebut selaras dengan tujuan keuangan dan profil risiko Anda. Berikut ini adalah aspek utama yang perlu Anda perhatikan:

Aspek yang perlu Anda pertimbangkan dalam memilih reksadana pasar uang terbaik 🔍👀

  • Kinerja keuangan atau profitabilitas:
    • Evaluasi riwayat kinerja reksadana. Meskipun RDPU biasanya memiliki hasil yang rendah, penting untuk memilih yang memiliki riwayat yang konsisten dan solid.
  • Komisi:
    • Komisi cenderung mengurangi profitabilitas dana secara signifikan. Cari dana dengan komisi dan biaya rendah, dan pastikan Anda mengetahui semua biaya tambahan, seperti biaya langganan atau penebusan.
  • Tingkat likuiditas:
    • Periksa kebijakan penarikan dan jangka waktu yang setiap reksadana perlukan untuk memastikan Anda dapat mengakses uang Anda saat dibutuhkan tanpa penalti.
  • Kualitas kredit:
    • Sangat penting untuk mengevaluasi kualitas kredit dari aset yang diinvestasikan oleh reksa dana. Teliti peringkat kredit dari penerbit dan kebijakan manajemen risiko dana. Anda dapat mengecek 5 sampai 10 besar obligasi yang diinvestasikan reksa dana melalui fund fact sheet.
  • Diversifikasi:
    • Sebuah reksadana dengan portofolio yang terdiversifikasi yang berinvestasi pada berbagai penerbit, dapat menawarkan stabilitas yang lebih besar dan risiko yang lebih rendah. Diversifikasi adalah kunci untuk mengurangi paparan terhadap risiko spesifik.
  • Reputasi manajer investasi:
    • Pertimbangkan pengalaman dan riwayat manajer investasi. Seorang manajer dengan riwayat hasil yang baik dapat meningkatkan kepercayaan dalam pengelolaan dana.
  • Ukuran dana:
    • Reksa dana dengan dana kelolaan besar biasanya jauh lebih stabil, meskipun besarnya dana membuat pengelola dana kurang fleksibel dalam kondisi yang berubah.
  • Peringkat reksa dana:
    • Periksa penilaian yang diberikan oleh lembaga independen yang mengevaluasi kualitas dan risiko dari reksa dana.
  • Kondisi pasar:
    • Pertimbangkan lingkungan ekonomi dan suku bunga saat ini, karena ini secara langsung mempengaruhi kinerja reksa dana.

👉🏻 Investasi Reksa Dana: Kupas Tuntas Kelebihan dan Kekurangannya

Rekomendasi reksa dana pasar uang terbaik Indonesia 2026

Reksa dana terbaik berdasarkan imbal hasil dan rasio Sharpe, adalah sebagai berikut:

Reksa Dana Pasar Uang TerbaikKinerja YTDImbal Hasil 3 TahunImbal Hasil 5 TahunSharpe Ratio
Insight Money Syariah0,49%18,04%28,74%0,8158
Pinnacle Money Market Fund0,48%17,45%27,63%0,6923
Insight Money0,50%18,57%31,26%0,5795

Daftar reksadana pasar uang 2025 akan berbeda dengan daftar reksa dana pasar uang terbaik 2026. Hal ini disebabkan oleh aset yang juga berfluktuasi. Namun, karena sifat instrumen pasar uang yang tidak se-fluktuatif pasar saham, maka perubahannya tidak akan terlalu banyak.

Lalu apa itu rasio sharpe (sharpe ratio)? Rasio Sharpe adalah rasio untuk menunjukkan besarnya imbal hasil setelah kita kurangi dengan imbal hasil bebas risiko. Jadi, misalkan rasio sharpe 0,8158 pada RDPU Insight Money Syariah. Artinya atas 1% risiko yang melekat pada instrumen investasi, produk ini menawarkan 0,8158% lebih besar daripada return yang ditawarkan oleh aset bebas risiko.

👉🏻 Kami juga memiliki artikel Reksa Dana Pendapatan Tetap Terbaik untuk hasil investasi yang lebih tinggi dari pada reksadana pasar uang.

1. Insight Money Syariah

Reksa dana pasar uang syariah Insight Money Syariah merupakan produk dari PT Insight Investment Management. Manajer investasi akan mengelola dana dari para investor sesuai dengan prinsip syariah sehingga bebas dari unsur riba dan aktivitas non-halal lainnya.

Tujuan dari RDPU syariah terbaik ini adalah memberikan pertumbuhan investasi yang optimal sesuai dengan tingkat risiko yang dapat investor terima. Kemudian, memiliki fokus investasi pada beberapa instrumen syariah seperti deposito syariah, sukuk negara maupun sukuk korporasi dengan jatuh tempo tidak lebih dari 1 tahun, serta instrumen pasar uang syariah dalam negeri lainnya.

Reksa dana terbaik ini meletakkan 80% investasinya pada sukuk. Adapun porsi terbesar sukuk PT Oki Pulp & Paper Mils (16%), sukuk Bank Syariah Indonesia (13,35%) dan pasar uang di Bank Bukopin Syariah (13,09%).

Investasi di reksa dana terbaik ini membuat portofolio Anda terdiversifikasi di produk pasar keuangan dan sukuk sektor keuangan, pulp & kertas dan sawit. Pendekatan ini bertujuan untuk mempertahankan likuiditas yang tinggi, risiko yang rendah, dan stabilitas investasi.

Reksa dana pasar uang syariah ini cocok untuk jenis investor konservatif yang mengutamakan keamanan modal dan likuiditas yang tinggi.

Berikut grafik YTD Insight Money Syariah:

RDPU syariah terbaik
Sumber: Bareksa

👉🏻 Tips Investasi untuk Pemula, Bisa Dapat Cuan!

2. Pinnacle Money Market Fund

Pinnacle Money Market Fund menjadi salah satu RDPU terbaik saat ini dengan imbal hasil mencapai 27,62% dalam 5 tahun. RDPU ini merupakan produk dari PT Pinnacle Persada Investama yang telah meluncur sejak September 2016. Manajer investasi Pinnacle menginvestasikan dana investor dalam instrumen pasar uang dan surat utang jangka pendek dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun.

Produk ini berfokus pada alokasi di instrumen berjangka pendek dengan risiko yang rendah. Sehingga, fluktuasi nilainya relatif lebih rendah namun likuiditasnya tinggi, cocok untuk investor konservatif atau investor pemula. Per Desember 2025, total dana kelolaan Pinnace Money Market Fund mencapai Rp 804,86 miliar.

Reksa dana pasar uang terbaik ini menginvestasikan dananya pada 71% instrumen pasar uang. Terutama pada deposito Bank Capital Indonesia (10%), MNC International (8,6%) dan Bank National Nobu (8,5%).

Berikut grafik YTD dari Pinnacle Money Market Fund:

Reksa dana pasar uang terbaik Indonesia
Sumber: Bareksa

3. Insight Money

RDPU Insight Money adalah reksa dana yang memberikan solusi investasi jangka pendek dan berpartisipasi aktif dalam sosial kemanusiaan. Per Desember 2025, total dana kelolaan dari RDPU ini mencapai Rp 383,08 miliar.

Berinvestasi dalam berbagai instrumen pasar uang dan utang jangka pendek dengan kualitas kredit tinggi, berusaha menawarkan pengelolaan kas perusahaan yang efisien. Prioritas dana ini adalah keamanan modal dan likuiditas tinggi, memungkinkan perusahaan mengakses dana mereka dengan mudah saat membutuhkan.

Menerapkan strategi aktif dan hati-hati, berfokus pada pelestarian modal dan pencapaian hasil yang sederhana namun konsisten. Diversifikasi portofolio dalam berbagai instrumen pasar uang dalam negeri yang berkualitas tinggi sehingga meminimalkan risiko dan memaksimalkan stabilitas.

RDPU terbaik saat ini
Sumber: Bareksa

Adapun reksadana pasar uang terbaik ini meletakkan investasinya pada 57% obligasi dan 42% pasar uang. Memberikan diversifikasi yang seimbang. Saat ini portofolio paling besar adalah deposito pada bank digital Bank Aladin Syariah (6,13%) dan Bank National Nobu (6,13%) serta Obligasi TBS Energi Utama (5,77%). Memberikan eksposur kepada sektor keuangan, pulp & kertas, logam & mineral dan green energy.

Reksadana ini ideal untuk investor yang mencari pengelolaan aset likuid yang andal, menggabungkan keamanan, likuiditas, dan manajemen profesional yang berpengalaman.

👉🏻 Manajemen Keuangan yang Efektif: Strategi Praktis untuk Sukses Finansial

Investasi reksadana di Bibit

Dengan Bibit Anda dapat memiliki portofolio yang terdiri dari reksadana pasar uang terbaik. Mulai dari Rp 10.000 Anda dapat memanfaatkan situasi suku bunga saat ini di Indonesia dengan teknologi robo-advisor.

Selain itu, portofolio tidak memiliki jangka waktu tertentu, jangka waktu ini Anda tentukan secara fleksibel sesuai kebutuhan Anda. Anda dapat menambahkan uang kapanpun Anda mau, atau menariknya saat Anda membutuhkannya.

Dengan Bibit, Anda dapat memanfaatkan fitur robo-advisor yang akan mengetahui profil risiko investasi secara langsung. Memudahkan Anda mengoptimalkan investasi sesuai tingkat risiko yang bisa Anda terima sekaligus memanfaatkan investasi reksadana tanpa pajak.

Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang Robo-advisor, Anda memiliki semua informasi di artikel ulasan kami:

Investasi reksadana di Bareksa

Investasi di Bareksa memberikan akses tak terbatas pada reksadana dana pasar uang terbaik Indonesia. Aplikasi investasi reksadana ini terkenal memiliki paling banyak aset RDPU.

Bareksa juga menyajikan banyak data mulai dari peringkat reksadana, profil risiko dan rekomendasi khusus dari manajer investasi berpengalaman.

Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang investasi reksadana pasar uang di Bareksa:

Reksadana pasar uang terbaik 2026

Dalam lanskap investasi saat ini, reksadana pasar uang terus menjadi pilihan terbaik bagi investor yang mencari keamanan, likuiditas, dan stabilitas dalam portofolio mereka.

Pada tahun 2025, beberapa reksadana menonjol karena kemampuannya untuk mengelola kas secara efektif dan memberikan hasil yang konsisten dalam jangka pendek.

Reksadana seperti Insight Money telah menunjukkan kekuatannya dalam hal menjaga modal dan likuiditas, menjadi pilihan ideal bagi investor konservatif dan perusahaan yang perlu mengelola arus kas mereka secara efisien.

👉🏻Trump Trade: 5 Saham AS yang Menarik Imbas Kemenangan Donald Trump

Kelebihan dan Kekurangan berinvestasi dalam dana pasar uang

Reksadana pasar uang memiliki serangkaian kelebihan dan kekurangan, di antaranya adalah:

Likuiditas tinggi: Ini adalah salah satu karakteristiknya yang paling menarik, karena memungkinkan akses cepat dan mudah ke uang Anda, ideal untuk kebutuhan jangka pendek.Hasil rendah: Umumnya, menawarkan pengembalian yang lebih rendah dibandingkan jenis dana investasi lainnya, yang mungkin tidak cukup untuk mengatasi inflasi dalam jangka panjang. Selain itu, biasanya tidak melebihi tingkat inflasi, sehingga kepemilikan jangka panjangnya dapat mengakibatkan kehilangan daya beli.
Risiko kehilangan modal rendah: Dengan berinvestasi dalam instrumen yang aman dan berkualitas tinggi, reksa dana pasar uang menjamin kelestarian modal.Dampak komisi dan biaya: Jika tidak memilih reksadana pasar uang yang tepat, komisi dan biayanya dapat secara signifikan mengurangi keuntungan bersih.
Diversifikasi investasi jangka pendek: reksa dana pasar uang membantu meminimalkan risiko spesifik dengan tidak bergantung pada satu jenis investasi saja.Dampak kondisi pasar: Dalam lingkungan suku bunga rendah, imbal hasil dari RDPU cenderung sangat rendah.
Stabilitas dalam nilai likuidasi: Volatilitas reksadana pasar uang tidak tinggi, sehingga menjamin stabilitas nilai likuidasinya.
Pengelolaan arus kas: ini adalah instrumen yang sangat baik untuk mengelola arus kas karena likuiditas yang tinggi.

Singkatnya, reksadana pasar uang terbaik tahun 2025 tidak hanya menawarkan keamanan dan likuiditas yang investor inginkan, tetapi juga menyesuaikan dengan berbagai kebutuhan, mulai dari pengelolaan kas perusahaan hingga investasi yang bertanggung jawab.

Saat mengevaluasi reksadana ini, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti kinerja historis, komisi, kualitas kredit aset, dan reputasi manajer untuk membuat keputusan yang tepat dan selaras dengan tujuan keuangan.

Dengan pemilihan yang cermat, investor dapat menjadikan reksadana pasar uang alat yang efektif untuk melestarikan modal dan mendapatkan hasil yang moderat dalam lingkungan risiko rendah.

👉🏻 Pahami Perbedaan Reksa Dana dan Saham

Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ)

Iklan
Artikel terkait