Dogecoin: Apa dan Bagaimana Cara Berinvetasi Dogecoin?

Definisi dan Sejarah Dogecoin

Dogecoin merupakan mata uang kripto terdesentralisasi dan mata uang kripto open source yang memiliki blockchain-nya sendiri. Berbeda dengan mata uang kripto lainnya seperti Bitcoin atau Ether, yang dibuat untuk tujuan spesifik dalam mengatasi masalah di dunia nyata, dogecoin memiliki asal muasal yang cukup unik yaitu muncul sebagai lelucon dan berasal dari meme.

Apa dan Bagaimana Cara Berinvetasi Dogecoin?

Meme Dogecoin

Meme yang menyebabkan kemunculan Dogecoin, dikenal secara populer dengan sebutan doge. Gambar tersebut menunjukkan seekor anjing Shiba Inu dengan frasa yang ditumpangkan, umumnya mengekspresikan sesuatu dengan nada lucu atau ironis.

buff doge coin
Sumber: coindesk.com

Meskipun pada awalnya dianggap sebagai proyek yang tidak serius atau “lelucon”, mata uang kripto yang disebut “meme” ini berhasil masuk ke peringkat Top 10 pada pasar berkat dukungan dari komunitasnya dan tokoh internasional seperti Elon Musk dan Snoop Dogg.

Para pengikutnya mencirikannya sebagai “mata uang kripto yang ramah”, dengan komisi rendah, penambangan non-kompetitif, dan dukungan dari sekelompok orang dengan niat baik.

Siapa Pencipta Dogecoin?

Dogecoin dirancang oleh insinyur sistem Jackson Palmer dan Billy Markus dan diluncurkan ke publik pada bulan Desember 2013.

Maksud dari para pakar teknologi ini adalah agar mata uang kripto menjadi sindiran atas lahirnya segala jenis altcoin (mata uang kripto selain bitcoin) yang memiliki nilai kecil.

Mereka mengkritik tujuan spekulatif yang dimiliki oleh banyak mata uang kripto ini dan hampir secara tidak sengaja, mereka membentuk dogecoin sebagai lelucon terhadap fenomena tersebut.

Sejarah Pendiri

Palmer, yang saat itu bekerja di Adobe, bertanggung jawab atas gagasan tersebut. Dia pertama kali memulai dengan menyebutkan “dogecoin” yang masih belum ada di Twitter: “Ini pasti akan menjadi hal besar berikutnya,” tulisnya.

Lelucon itu diterima dengan baik sehingga dia memutuskan untuk membuat situs dogecoin.com. Situs Dogecoin tersebut sangat sukses sehingga Markus yang merupakan seorang insinyur perangkat lunak IBM menghubunginya untuk membentuk mata uang kripto yang “ramah” dan “lucu” yang semula hanyalah lelucon.

Jackson Palmer meninggalkan proyek Dogecoin pada tahun 2015. Ia tidak hanya menjauhkan diri dari industri mata uang kripto, tetapi dia secara terbuka “menyerang” mereka setiap memiliki kesempatan. Pada bulan Mei 2022, dia mengatakan bahwa dia ingin dunia mata uang kripto runtuh karena memungkinkan orang menghasilkan uang “tanpa melakukan apa pun.”

Sementara itu, Billy Markus juga mengkritik adanya proyek-proyek tidak serius yang hanya bertujuan untuk mengambil uang dari investor yang sebagian besar tidak tahu tentang proyek tersebut. Meskipun dia tidak lagi terlibat dalam pengembangan mata uang kripto, dia mengakui menjadi bagian dari komunitas Dogecoin (seperti yang ditunjukkan di profil Twitter-nya dengan nama samaran Shibetoshi Nakamoto) dan mengaku memiliki 220,000 DOGE. “Saya akan membela mereka yang saya yakini secara aktif memperbaiki ruang ini,” tulisnya di akun Twitter-nya.

Apakah Dogecoin punya Pemilik?

Terlepas dari niat awal penciptanya, dogecoin mencapai popularitas yang masif pada tahun 2020, setelah beberapa tahun yang biasa-biasa saja.

Pada saat itu, komunitas yang kuat diciptakan melalui jejaring sosial yang memberikan dukungannya terhadap mata uang kripto ini sehingga menjadikannya salah satu favorit dan menyumbangkan uang untuk membelinya

Namun, meskipun terdapat sejumlah besar orang yang bertanggung jawab atas pemeliharaan dan mendukung Dogecoin, jaringan dan mata uang kriptonya tidak memiliki pemilik. Hal ini merupakan inisiatif yang terdesentralisasi dan dengan demikian, tidak ada seorang pun yang memiliki kendali mutlak.

Pada awal 2023, komunitas pengembang Dogecoin yang disebut dengan Dogecoin Core, dipimpin oleh Ross Nicoll. Dalam organisasi ini ia didampingi oleh Michi Lumin dan Maximillam Keller.

Sebagian besar kesuksesan dogecoin sebagai salah satu dari 10 mata uang kripto teratas di dunia, disebabkan oleh ledakan popularitas dari mata uang kripto ini. Mata uang kripto “meme” menjadi fenomena sehingga mencapai tingkat tertinggi di dunia korporat dan seni.

Contohnya adalah pengusaha Elon Musk, rapper Snoop Dogg, dan penyanyi serta bassis band rock Kiss, Gene Simmons.

Apa hubungan antara Elon Musk dan Dogecoin?

Elon Musk merupakan salah satu pendiri Paypal dan direktur perusahaan seperti Tesla, SpaceX, dan Twitter adalah salah satu tokoh besar yang bergabung dengan komunitas yang mendukung Dogecoin. Tentu saja, pengaruhnya lebih besar dan banyak pernyataannya mengenai mata uang kripto ini telah “mendorong” harganya ke atas.

elon musk dogecoin
Sumber: Coin Edition

Orang Amerika ini memiliki pendapatnya sendiri untuk mempercayai Dogecoin. Dalam percakapan dengan berbagai media, dia menyoroti bagaimana Dogecoin melipatgandakan kecepatan transaksi Bitcoin dan caranya mengurangi komisi yang harus dibayarkan untuk menggunakannya.

Oleh karena itu, pria yang dianggap sebagai salah satu orang terkaya di dunia ini bercanda dengan gelar “CEO Dogecoin” yang diberikan komunitas kepadanya melalui survei pada “Hari April Mop”.

Namun ia juga memberikan dukungannya dengan tindakan nyata. Pada tahun 2021, Musk mengumumkan bahwa dealer Tesla akan menerima pembayaran dengan Dogecoin. Dengan demikian, harga mata uang kripto ini mengalami kenaikan yang sangat tinggi, ke titik tertinggi sepanjang masa. Tak lama setelah itu, mata uang kripto ini terjatuh ketika pengusaha tersebut menyebut Doge “penipuan” dalam sketsa televisi di Saturday Night Live.

Selanjutnya, Musk juga menegaskan bahwa merchandise dari perusahaannya SpaceX dapat dibeli dengan membayar menggunakan Dogecoin. Sekali lagi, hal ini berdampak pada harga aset kripto tersebut meskipun dengan dampak yang lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya. Kemungkinan karena pasar bearish (dalam tren pelemahan) yang dialami industri mata uang kripto pada tahun 2022.

Tidak sampai di situ, Elon Musk tak menutup kemungkinan terhadap layanan internet satelit yang sedang ia kembangkan yaitu Stairlink, dapat dibayar dengan menggunakan Dogecoin di masa depan.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Pertama-tama, harus dijelaskan bahwa Dogecoin adalah aset kripto yang terdesentralisasi. Artinya, tidak ada satu entitas pun yang mengendalikan mata uang kripto tersebut. Sebaliknya, DOgecoin diatur oleh kode mata uang kripto itu sendiri (yang bersifat terbuka dan oleh karena itu siapa pun dapat mengaudit dan mengujinya). Kode tersebut merupakan turunan dari kode Bitcoin.

Mata uang kripto ini adalah cabang dari Luckycoin (mata uang kripto yang sudah tidak ada lagi), yang merupakan cabang dari Litecoin, cabang pertama dari Bitcoin.

Cabang-cabang ini terdiri dari pembuatan satu proyek (dalam kasus ini mata uang kripto) yang memiliki kode sumber yang sama dengan proyek lainnya. Namun, dipecah menjadi dua proyek berbeda pada titik tertentu. Dengan demikian, masing-masing melanjutkan jalannya sendiri tanpa mempengaruhi yang lain.

Dogecoin Memiliki Blockchainnya Sendiri

Memiliki jaringan sendiri berarti mata uang kripto ini memiliki buku besar terdistribusi di mana transaksi dan saldo dari semua alamat dicatat. Setiap node-nya, yang berjumlah 850 di seluruh dunia, memiliki salinan buku besar ini yang diperbarui setiap 1 hingga 2 menit.

Node sangat penting untuk memungkinkan desentralisasi suatu proyek, karena tidak satupun dari mereka dapat mengubah atau menghapus data secara sewenang-wenang dan tanpa konsensus dari pihak lain. Demikian pula, kegagalan atau gangguan pengoperasian beberapa node tidak akan mempengaruhi jaringan, sehingga membuatnya lebih terdesentralisasi.

Untuk membedakan antara Dogecoin sebagai jaringan dan Dogecoin sebagai aset kripto, Dogecoin ditulis dengan huruf kapital, sedangkan dogecoin ditulis dengan huruf kecil.

Seberapa aman koin Doge ini?

Seperti mata uang kripto di jaringan lain seperti Bitcoin atau Litecoin, blok yang membentuk blockchain Dogecoin dibuat melalui mekanisme yang disebut bukti kerja.

Sama seperti di jaringan lain seperti Bitcoin atau Litecoin, blok yang membentuk blockchain Dogecoin dibuat melalui mekanisme yang disebut Proof of work (PoW).

Untuk melaksanakannya, sekelompok orang yang disebut penambang, meminjamkan komputer mereka untuk memecahkan persamaan kompleks dan dengan demikian menguraikan hash (kode) yang memungkinkan transaksi divalidasi dan ditambahkan ke chain selamanya.

Penambang sangat penting dalam menentukan keamanan Dogecoin sebagai sebuah jaringan. Hal ini karena semakin banyak penambang yang bergabung dan kekuatan komputasi jaringan tumbuh, semakin sulit bagi oknum jahat untuk mendapatkan kekuatan pemrosesan mayoritas dan mengendalikannya. Jenis serangan ini disebut “serangan 51%”.

Saat ini, jaringan Dogecoin memiliki kekuatan pemrosesan 688 TH/s (terahash per detik). Ini adalah salah satu titik tertinggi sepanjang sejarahnya, walaupun tidak sempurna namun lebih aman dari sebelumnya sepanjang riwayat. Faktanya, Dogecoin sebagai jaringan tidak pernah mengalami gangguan signifikan pada sistemnya dan tidak mengalami peretasan yang membahayakan dana penggunanya.

Aset apa yang mendukung mata uang kripto ini?

Tidak seperti beberapa mata uang kripto yang didukung oleh mata uang nasional, komoditas, atau bahkan aset kripto lainnya, dogecoin didukung oleh kepercayaan penggunanya dan mereka yang berinvestasi pada mata uang kripto tersebut.

Seperti bitcoin, nilai dogecoin sebagai aset kripto terutama didasarkan pada keamanan dan fungsionalitasnya yang diberikan oleh penambang dan node ke jaringan. Jika kekuatan pemrosesan menurun atau tingkat sentralisasinya meningkat karena kurangnya node, kegunaan dan kepercayaan terhadap mata uang kripto ini akan menurun. Tentu saja, nilainya juga akan ikut terpengaruh dalam skenario itu.

Di sisi lain, jika dogecoin tidak lagi digunakan karena alasan apa pun dan minat serta permintaan terhadap mata uang kripto turun maka harganya juga akan turun.

Untuk apa Dogecoin?

Di situs resminya, dogecoin menampilkan profilnya sebagai “mata uang kripto rakyat.” Menurut uraian ini, Dogecoin merupakan mata uang digital yang ditujukan untuk perdagangan peer-to-peer (P2P).

Dogecoin bahkan memiliki manifesto yang menyatakan bahwa hal ini adalah “gerakan kripto yang tidak disengaja yang membuat orang tersenyum.” Berdasarkan ciri khasnya, teks tersebut menyoroti beberapa hal seperti kegunaan, “dengan kegunaan dibandingkan kecemerlangan teknis” dan keandalan “menghargai solusi yang bekerja melebihi kecepatan.”

Selain itu, proyek ini memberikan pernyataan yaitu memprioritaskan masyarakat dibandingkan pendapatan ekonomi dan terbuka bagi siapa saja yang ingin berkolaborasi.

Di mana saya bisa membelanjakan Dogecoin?

Dogecoin terutama digunakan untuk mengirim uang secara online dengan cepat, langsung, dan dengan komisi yang sangat rendah. Berkat ciri khasnya tersebut, Dogecoin biasanya digunakan untuk memberikan tips di platform internet atau memberikan donasi ke organisasi amal, meski ada juga bisnis yang menerimanya sebagai alat pembayaran.

Mengenai kegiatan amal dogecoin, perlu dicatat bahwa komunitasnya mengorganisir pengumpulan dana dalam jumlah yang besar pada tahun 2014. Sejumlah US$ 30.000 dikumpulkan agar tim kereta luncur Jamaika dapat melakukan perjalanan untuk berkompetisi di Olimpiade Sochi, dan jumlah yang sama untuk membiayai pembuatan sumur air di Kenya.

Pada saat itu, mata uang kripto ini menjadi aset investasi dikarenakan popularitasnya yang semakin meningkat. Harganya naik secara eksponensial pada tahun 2021 ketika Elon Musk menyatakan ketertarikannya pada pada mata uang kripto ini sehingga dengan begitu menempatkan dogecoin menjadi salah satu mata uang kripto yang paling populer di pasar.

Mengapa Dogecoin mengalami kenaikan harga di pasar?

Di pasar mata uang kripto, dogecoin diidentifikasikan dengan ticker atau simbol DOGE. Seperti kebanyakan mata uang kripto lainnya, nilai pasarnya ditentukan oleh faktor-faktor berikut:

• Penawaran dan permintaan mata uang kripto.
• Tren pasar secara umum, yang selalu dipimpin oleh bitcoin.
• Berita terkait proyek dan perkembangannya.

Berapa harga Dogecoin saat dirilis?

Seperti yang terlihat pada grafik di bawah, pada tahun-tahun pertama keberadaannya (dari tahun 2013 hingga akhir tahun 2020), fluktuasi harganya sangat kecil selain beberapa guncangan sporadis. Nilainya hampir selalu di bawah satu sen dolar AS selama periode itu. Secara khusus, kuotasi pertama yang tercatat adalah US$ 0,00005.

harga doge coin
Sumber: Google

Dua minggu setelah peluncurannya, harga dogecoin meroket hingga 300% hanya dalam waktu 72 jam. Namun, harga dari dogecoin segera mengalami rebound hingga turun 80%.

Popularitasnya akhirnya meledak pada tahun 2021, menyusul pengumuman bahwa Tesla (produsen mobil dan properti Elon Musk) akan menerima mata uang kripto tersebut sebagai alat pembayaran. Saat itu, nilainya berlipat ganda sehingga bernilai US$ 0,73 pada 8 Mei 2021.

Pada tahun 2022 ketika mata uang kripto mengalami tren pelemahan pasar yang sangat kuat, harga DOGE terpengaruh dan mencapai titik terendah US$ 0,05 pada bulan Juni. Meski begitu, mata uang kripto “meme” ini sempat mengalami sedikit rebound pada bulan November, ketika Musk dikabarkan akan menerapkannya di Twitter, media sosial yang baru saja ia akuisisi.

Saat artikel ini ditulis, dogecoin memiliki harga pasar US$ 0,2195,. Dengan kapitalisasi pasarnya sebesar US$ 31,93 Miliar, sekitar 2,8% dari total kapitalisasi Bitcoin yang melebihi US$ 1,39 Triliun. Berdasarkan data dari CoinGecko, dogecoin berada pada peringkat 9 dengan kapitalisasi terbesar di pasar, sehingga dapat dikatakan bahwa dogecoin termasuk dalam mata yang kripto yang menjadi salah satu terpopuler dari 10 mata uang kripto teratas di dunia.

Berapa banyak Dogecoin yang beredar?

Perbedaan utama antara Dogecoin dan Bitcoin terletak pada penerbitannya. Penerbitan Dogecoin tidak memiliki batasan serta sebanyak 10.000 DOGE dikeluarkan setiap menit. Hal tersebut dikarenakan dengan nilai tersebut, jaringan memberi penghargaan kepada para penambang yang melakukannya. Saat ini, terdapat 143,64 Miliar DOGE yang beredar.

Sedangkan pasokan bitcoin tidak akan pernah melebihi 21 juta. Saat ini, ada 6,25 BTC yang dikeluarkan setiap 10 menit. Jumlah ini akan dikurangi setengahnya setiap empat tahun dalam proses yang disebut halving Bitcoin, memastikan bahwa penerbitan mata uang kripto berlanjut hingga tahun 2140.

Berapa Nilai Dogecoin dalam Rupiah?

Saat artikel ini ditulis, nilai Dogecoin untuk setiap unit pada pasar adalah

Saat baris ini ditulis, nilai pasar setiap unit dogecoin adalah USD 0,20. Hal ini apabila diubah ke dalam kurs Rupiah, jika Anda ingin berinvestasi Dogecoin, harga setiap unit dari mata uang kripto ini adalah Rp 3.197,9 per 31 Maret 2024.

Sekarang, Anda harus ingat bahwa Dogecoin adalah aset kripto yang mudah berubah dan harganya dapat berubah dalam waktu singkat. Misalnya, antara 30 dan 31 Januari 2023, DOGE memiliki variasi positif sebesar 8,8% pada harganya.

Bagaimana Cara Berinvestasi Dogecoin?

Ada dua cara untuk berinvestasi di dogecoin. Yang pertama adalah membelinya. Mata uang kripto tersebut dapat ditukar dengan mata uang nasional dari banyak negara atau bahkan dengan mata uang kripto lainnya pada platform exchange seperti Tokocrypto.

Metode kedua adalah dengan “memproduksi” Dogecoin. Seperti dijelaskan sebelumnya, cara ini dilakukan melalui peralatan yang ditempatkan pada jaringan untuk memproses operasinya. Jika Anda ingin menambang Dogecoin, Anda perlu membeli peralatan khusus untuk melakukan penambangan Dogecoin.

Apa yang dibutuhkan untuk menambang?

Jaringan Dogecoin menambahkan blok baru ke rantainya setiap menit. Penambang yang bertanggung jawab memvalidasi transaksi di blok ini menerima hadiah sebanyak 10,000 DOGE atas kerjasama mereka.

Imbalan ini dapat diberikan kepada penambang tunggal atau dibagikan kepada semua orang yang berpartisipasi. Dalam hal ini, ada yang disebut kumpulan penambangan, di mana setiap penambang memberikan kontribusinya untuk menambah daya komputasi bersama dengan yang lain dan dengan demikian dapat meningkatkan kinerja dan profitabilitasnya.

Untuk menambang mata uang kripto ini, Anda perlu memiliki kartu grafis (GPU) atau peralatan khusus (disebut ASIC, singkatan dari “circuit integrated application specific”) yang didedikasikan untuk tujuan penambangan ini. Anda juga dapat melakukannya dengan komputer pribadi Anda, namun perlu diingat bahwa kebutuhan akan sumber daya sangat besar dan tidak semua mesin dapat menanganinya.

Dogecoin menggunakan algoritma Scrypt, algoritma yang sama yang digunakan oleh jaringan lain, seperti Litecoin. Dengan begitu, Anda dapat melakukan penambangan pada kedua jaringan secara bersamaan.

Hal ini membuat penambangan mata uang kripto ini memperoleh keuntungan. Meskipun imbalan bagi para penambang dalam Dogecoin tinggi dan didistribusikan setiap menit, harga mata uang kripto yang rendah dan tingginya biaya operasional para penambang menjadikannya pilihan yang tidak selalu menguntungkan.

Bagaimana cara membeli dan menjual Dogecoin?

Dogecoin dapat dibeli di berbagai bursa mata uang kripto. Apapun yang Anda gunakan, kemungkinan besar Anda akan memiliki peluang untuk memperoleh aset kripto tersebut, baik dengan menukar mata uang kripto lainnya atau dengan alat pembayaran lain, seperti transfer bank, kartu kredit, debit, dan bahkan uang tunai.

Di sebagian besar platform ini, Anda harus memberikan informasi pribadi Anda untuk membuat akun. Hal ini karena peraturan negara tempat mereka berada mengharuskan platform perdagangan tersebut untuk mematuhi undang-undang KYC (Know Your Customer).

Ada beberapa bursa yang tidak mengharuskan penggunanya untuk mendaftar dan memvalidasi identitasnya. Hal ini berkat ada perusahaan yang memfasilitasi perdagangan peer-to-peer (P2P). Dalam hal ini, perusahaan hanya menghubungkan penjual dan pembeli. Banyak yang memiliki sistem reputasi bagi penggunanya, namun masih kurang aman dibandingkan bursa konvensional. Tentu saja, Anda mendapatkan privasi lebih saat mengoperasikannya.

Terakhir, opsi yang kurang aman untuk privasi perdagangan adalah melakukannya secara langsung dengan orang lain melalui media sosial, aplikasi perpesanan, atau secara langsung. Sekali lagi, penting untuk diingat bahwa metode ini tidak selalu aman dan Anda harus berhati-hati saat menggunakannya.

Bagaimana Membeli Dogecoin di Indonesia dengan Tokocrypto?

  • Masuk ke Akun Tokocrypto Anda, kemudian pilih menu Pertukaran
  • Di halaman pertukaran, ketik “doge” pada kolom pencarian untuk memilih pasangan perdagangan.
  • Pilih DOGE/BIDR (Tokonauts akan memiliki BIDR setelah melakukan deposit di Tokocypto).
tokocrypto dogecoin
  • Pilih menu pesanan Limit atau Pasar atau Stop-Limit, lalu masukkan jumlah yang Anda ingin beli pada kolom pilihan Beli.
  • Klik tombol hijau untuk Beli DOGE.
  • Tunggu sampai pemberitahuan”Berhasil” muncul dan masuk ke Order Book.
  • Kemudian, jika sudah berhasil beli akan masuk ke Riwayat Pesanan. Lakukan pengecekan dengan klik Riwayat Order.
  • Transaksi akan muncul di Riwayat pesanan.

Bagaimana Memilih Wallet untuk Dogecoin?

Untuk menyimpan DOGE Anda dengan aman, sebaiknya jangan meninggalkannya pada bursa atau platform tempat Anda membelinya, melainkan pindahkan ke wallet Anda.

Dengan cara ini, Anda menghindari pendelegasian hak pengamanan aset kripto Anda kepada pihak ketiga (perusahaan) yang membuat mereka bergantung pada apa yang mereka tentukan dalam syarat dan ketentuan penggunaannya. Sebagai contoh ketika bursa Amerika FTX (dengan volume perdagangan tertinggi ketiga di dunia) bangkrut pada November 2022, penggunanya kehilangan semua aset kripto yang mereka simpan di sana.

Selain dompet eksklusif seperti Dogecoin Core, ada banyak dompet multi-coin yang mendukung Dogecoin. Beberapa diantaranya adalah Trust Wallet dan Legder.

Bagaimana memilihwallet yang tepat?

Semuanya akan tergantung pada apa yang Anda sukai:

  • Perangkat: untuk ponsel, komputer, atau cold wallet.
  • Sistem Operasi: Android atau iOS untuk ponsel; Linux, Mac, atau Windows untuk komputer.
  • Jenis Pengguna: Apakah Anda pengguna baru atau sudah memiliki pengalaman dengan perangkat teknologi tersebut?
  • Jenis Penyimpanan: Apakah Anda ingin menyimpan kunci pribadi untuk mengakses aset kripto Anda (self-custodial) atau jika Anda lebih suka pihak ketiga mengelolanya untuk Anda (custodial). Apabila pihak ketiga yang melakukan pengelolaan, Anda dapat mengakses wallet hanya dengan kata sandi, pengenalan wajah atau sidik jari Anda.
  • Fitur lainnya: beberapa wallet menambahkan fitur seperti autentikasi dua faktor, multi-tanda tangan (untuk dibagi oleh beberapa pengguna, seperti rekening bank) dan open source, dan masih banyak lainnya.

Kesimpulan: Apa yang Diharapkan?

Dengan teknologi yang “muda” dan banyaknya jalan yang harus ditempuh di masa depan, sulit untuk memprediksi apa yang mungkin terjadi pada teknologi tersebut di masa depan. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti faktor peraturan, kemungkinan perubahan dalam protokolnya, dan peristiwa yang mungkin mempengaruhi pasar, seperti yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir dengan adanya pandemi atau konflik bersenjata internasional.

Dalam jangka pendek, Dogecoin dapat dikatakan memiliki komunitas kuat yang mendukung dan juga menunggu pengumuman yang mungkin menjadi peristiwa kunci dalam sejarahnya. Misalnya, ada rumor yang menyebutkan bahwa mata uang kripto ini dapat digunakan sebagai metode pembayaran antar pengguna di jejaring sosial Twitter, yang baru-baru ini diakuisisi oleh Elon Musk. Spekulasi seperti ini saja menyebabkan harga cryptocurrency naik 10% hanya dalam beberapa jam.

Apakah Berinvestasi Dogecoin Menguntungkan?

Keputusan untuk berinvestasi Dogecoin atau tidak akan bergantung sepenuhnya pada masing-masing pengguna. Ketika akan melakukannya, Anda harus memperhitungkan jumlah uang yang ingin Anda investasikan dan strategi apa yang akan Anda ikuti.

Di sisi lain, Anda juga harus memilih metode pembelian mana yang paling sesuai untuk Anda, atau apakah Anda lebih suka berinvestasi pada peralatan yang dapat digunakan untuk menambang Dogecoin (atau mata uang kripto lainnya nanti).

Pada akhirnya, hal ini merupakan jalan di mana Anda harus mengambil banyak keputusan. Hal terbaik dalam kasus ini adalah jangan terbawa oleh kata “guru” atau “ahli” dan seperti yang mereka katakan dalam jargon “dunia kripto”, DYOR atau “Lakukan riset Anda sendiri ”.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara mendapatkan Dogecoin?

Terdapat dua cara untuk mendapatkan DOGE, yaitu dengan membelinya pada bursa perdanganan seperti Tokocrypto atau Anda dapat menambang Dogecoin dengan imbalan akan mendapatkan 10.000 DOGE.

Apa yang membuat Dogecoin berharga?

Seperti aset lainnya, pasar memberikan nilai kepada DOGE berdasarkan penawaran dan permintaan . Mengingat pasokan yang besar dan terus bertambah, permintaan harus meningkat pesat untuk mendorong nilai setinggi yang terjadi saat ini.

Apakah jumlah Dogecoin terbatas?

Tidak seperti Bitcoin, yang dibatasi jumlah peredarannya hanya sebanyak 21 juta koin saja. Jumlah peredaran dengan jumlah yang tidak terbatas sehingga Dogecoin dapat ditambang sebanyak-banyaknya.

Artikel Terkait