Apa itu Kinerja Keuangan?

Apa itu kinerja keuangan? Sebelum menjawabnya, Anda perlu tahu konsep kinerja terlebih dahulu. Kinerja merupakan suatu pengertian yang mengacu pada kondisi mendapatkan keuntungan, manfaat atau kegunaan dari suatu hal. Biasanya berhubungan dengan biaya atau modal yang telah diinvestasikan. Hal tersebut merupakan istilah yang cukup luas serta dapat Anda bisa menerapkan pada berbagai bidang dan situasi yang berbeda.

Memahami Istilah Kinerja di Dunia Keuangan

Saat membahas kinerja keuanga berarti kita mengharapkan keuntungan. Secara sederhana, keuntungan atau imbal hasilnya adalah keuntungan yang Anda peroleh dengan berinvestasi pada aset keuangan seperti saham dan indeks saham.

Ketika kita berbicara tentang keuangan dan ekonomi, profitabilitas dan kinerja merupakan hal yang setara serta dapat Anda gunakan secara bergantian. Perbedaannya, profitabilitas merupakan konsep yang secara khusus mengacu pada konsep ekonomi. Sebaliknya, kinerja merupakan istilah yang lebih luas seperti yang telah kami katakan di atas.

Sebagai contoh, kita dapat melihat kinerja seorang pelari maraton berdasarkan prestasi dari kompetisi yang telah ia ikuti. Demikian pula, Anda bisa melihat kinerja suatu komputer dari seberapa efisien komputer tersebut beroperasi.

Contoh lainnya, suatu perusahaan dapat mengukur kinerja karyawannya dengan melakukan evaluasi pada hasil pekerjaannya.

Dalam dunia keuangan, yield digunakan untuk mengukur imbal hasil atau keuntungan suatu obligasi atau saham. Tidak perlu heran ketika kita menemukan istilah tersebut dalam sumber-sumber lain dalam bahasa kita.

Sebagai tambahan, hal yang perlu diingat adalah kinerja suatu aset atau investasi apa pun itu, sangat erat dengan risiko yang dimilikinya. Ini berarti, semakin tinggi imbal hasilnya akan semakin tinggi juga tingkat risikonya. Oleh karena itu, obligasi dengan skor kredit yang rendah dengan memberikan bunga yang tinggi, disebut dengan obligasi dengan bunga yang tinggi (obligasi high-yield).

Apa yang dimaksud dengan Kinerja Keuangan

Kinerja keuangan merupakan istilah yang menggambarkan saat ada operasi tertentu, perusahaan atau investor mendapatkan keuntungan. Misalkan saja ada proyek bisnis atau investasi pasar saham

Untuk melakukan penghitungan kinerja keuangan, Anda hanya perlu membandingkan investasi awal dengan keuntungan yang Anda terima setelah jangka waktu tertentu. Hal tersebut memiliki arti menghubungkan antara manfaat yang Anda hasilkan dengan sumber daya yang Anda perlukan untuk dapat memperolehnya.

Misalnya, seorang investor menaruh uangnya sebesar Rp 120 juta pada reksa dana. Satu tahun kemudian, hasilnya menjadi Rp 135 juta, berikut cara menghitung kinerjanya:

Pertama, kita menghitung keuntungannya:

  • Rp 135 juta – Rp 120 juta = Rp 15 juta

Kemudian, bagi keuntungan tersebut dengan investasi awal dan kalikan dengan 100%

  • (Rp 15 juta : Rp 120 juta) x 100% = 12,5%

Jadi, laba atas investasi adalah 12,5%. Dengan kata lain, ketika kita berinvestasi Rp 1 juat, maka kita akan memperoleh keuntungan Rp 125 ribu.

Yang telah kita lakukan di atas adalah menghitung Return of Invesment (ROI).

Investasi sebaiknya dilakukan apabila memiliki keuntungan finansial yang bersifat positif. Jika tidak, maka hal tersebut bukanlah hal yang menguntungkan.

Rumus Menghitung Kinerja Keuangan

Di bawah ini kami akan menyajikan dua rumus yang dapat digunakan untuk menghitung ROI

Dalam artikel tentang ROI, kami menjelaskan bagaimana menghitung kinerja atas investasi. Dua rumus dapat digunakan, yaitu:

Rumus Return of Invesment (ROI)
Rumus Pertama
Rumus Return of Invesment (ROI)
Rumus Kedua

Dengan:

  • IVF = Nilai akhir investasi
  • VI = Nilai awal investasi

Secara singkat, menghitung kinerja keuangan selalu dilakukan dengan mencari selisih antara nilai akhir investasi dengan nilai awal investasi kemudian membaginya dengan nilai awal investasi.

Dengan memperhitungkan imbal hasil dengan cara tersebut, akan lebih mudah untuk membandingkan pilihan investasi yang berbeda dalam bentuk persentase. Perlu ditekankan bagi Anda untuk selalu mempertimbangkan semua biaya terkait dengan operasi sehingga meperoleh hasil yang akurat.

Kinerja keuangan: Saham

Kinerja keuangan dalam hal ini saham bisa dilihat dari yield dividen. Adapun yield dividen adalah tingkat keuntungan dari suatu saham yang dibayarkan oleh perusahaan penerbit yang dibagi dengan harga pasar saham tersebut.

Untuk melihat keuntungan tersebut, Anda bisa lihat melalui laba kotor maupun bersih. Laba bersih tidak seperti laba kotor. Laba bersih memperhitungkan pajak dan biaya lain yang ditambahkan pada dividen. Sehingga dapat mengurangi keuntungan dari pemegang saham.

Artinya, saat bicara dividen bersih kita membicarakan laba bersih. Sehingga dividen bersih yaitu dividen yang Anda terima sudah dikurangi pajak dan biaya lainnya yang kemudian dibagi dengan harga saham.

Apabila ekspektasi investasi bersifat jangka panjang dan saham juga dimiliki oleh investor, maka investor akan mencari kemungkinan untuk mendapatkan imbal hasil tertinggi pada saham. Hal ini dikarenakan investor memperoleh keuntungan dari pembayaran dividen.

Namun, apabila saham bukan bagian dari kepemilikannya, investor akan lebih tertarik untuk mengevaluasi perilaku harga dari waktu ke waktu, terlepas dari dividen yang dibayarkan.

Lalu, “bagaimana bisa berinvestasi pada saham tanpa harus membelinya?” Anda bisa melakukan ketika terjadi short sale. Anda sebagai investor akan “meminjam” sejumlah saham lalu menjualnya dengan harapan dapat membelinya kembali dengan harga yang lebih rendah (berekspektasi pada kondisi bearish).

Contoh Menghitung Kinerja Saham

Imbal hasil pada sebuah saham yang dikenal dengan yield, biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase. Berikut merupakan rumus untuk melakukan penghitungan kinerja saham:

  • Yield = (dividen : harga saham) x 100%

Misalnya, Anda memiliki 20 saham dari perusahaan yang membayar dividen Rp 100 ribu per tahun, saham perusahaan tersebut diperdagangkan pada bursa saham dengan harga Rp 500 ribu. Maka, penghitungan imbal hasilnya adalah sebagai berikut:

  • Yield = (Rp 100 ribu : Rp 500 ribu) x 100% = 20%

Dengan melakukan penghitungan imbal hasil, Anda dapat membandingkan saham satu dengan yang lain sehingga dapat membuat keputusan investasi pada portofolio Anda.

* Contoh tersebut diasumsikan baik dividen dan yield adalah laba kotor

Kinerja keuangan: Obligasi

Untuk menghitung kinerja keuangan dalam hal ini imbal hasil dari suatu obligasi, Anda dapat menggunakan Yield to Maturity (YTM) yang merupakan total imbal hasil pada suatu instrumen investasi ketika sudah jatuh tempo.

Cara lain untuk menjelaskan indikator ini adalah tingkat imbal hasil internal dari sebuah obligasi apabila obligasi tersebut memenuhi pembayaran yang telah disepakati dan dinyatakan dalam jangka waktu tahunan.

Berikut merupakan rumus untuk menghitung YTM:

Rumus Yield to Maturity (YTM)

atau

Rumus Yield to Maturity (YTM)

Dengan:

  • V = nilai nominal
  • P = harga obligasi saat ini
  • n = masa berlaku obligasi
  • C = bunga yang dibayarkan obligasi tiap tahun

Mengukur kinerja keuangan dengan Rasio Profitabilitas

Saat kita menganalisis suatu perusahaan, salah satu yang harus didalami adalah kinerja keuangannya. Bagaimana cara tahu kinerja keuangan perusahaan? Rasio keuangan merupakan alat yang sangat baik untuk digunakan.

Untuk melihat imbal hasil, kita memiliki alat yang dinamakan rasio profitabilitas (ingat bahwa profitabiltas dan kinerja merupakan hal yang serupa dalam hal ekonomi dan keuangan). Berikut merupakan hal-hal yang dijadikan indikator kinerja keuangan:

Net Profit Margin atau Margin Bersih

Dilakukan dengan menghitung berapa banyak keuntungan pada setia unit moneter dalam pendapatan.

Rumus Net Profit Margin (Margin Bersih)

Return on Assets (ROA)

Melakukan pengukuran profitabilitas suatu perusahaan atas asetnya.

Rumus Return on Assets

Return on Equity (ROE)

Melakukan pengukuran efisiensi dari sebuah perusahaan atas kontribusi yang diberikan oleh mitranya.

Rumus Return on Equity (ROE)

Saat bicara rasio profitabilitas, sebenarnya kita membahas sebagian dari fundamental perusahaan. Oleh karena itu jika Anda ingin membaca lebih dalam soal fundamental perusahaan, berikut artikelnya: Bagaimana Cara Menilai Perusahaan Berdasarkan Analisis Fundamental?

Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ)

Bagaimana cara agar dapat mempertimbangkan kinerja keuangan pada suatu saham?

Untuk dapat melakukan perbandingan kinerja satu saham dengan saham lainnya, Anda dapat menggunakan rumus untuk mencari imbal hasil dari investasi (ROI). Cara tersebut dilakukan dengan membagi keuntungan dengan nilai investasi awal kemudian dikalikan dengan 100%. Cara tersebut merupakan cara yang paling mudah untuk menilai kinerja keuangan dari suatu saham.

Bagaimana cara menentukan invesasi tersebut menguntungkan dari ROI?

Agar dapat melihat suatu investasi tersebut menguntungkan atau tidak, Anda dapat melihat nilai persentase yang didapatkan dari penghitungan ROI. Apabila nilai persentase tersebut positif, maka bisa dibilang bahwa investasi tersebut menguntungkan. Sebaliknya, apabila nilai investasi tersebut bernilai negatif, maka investasi tersebut tidak menguntungkan.

.

Artikel Terkait